Laman

Jumat, 25 Maret 2016

HT M 6 D "FLORA DAN FAUNA"



Hadits Tarbawi
"FLORA DAN FAUNA" 


ARVIYANA
2021214481
Kelas : M

JURUSSAN TARBIYAH / PAI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) PEKALONGAN
2016

           
KATA PENGANTAR.
Puji syukur alhamdulilah saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena ridhonya saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ‘’flora dan fauna’’. Saya juga berterimakasih kepada Bapak dosen atas di berikannya tugas dengan judul ini, walaupun saya tahu bahwa dalam pembuatan tugas makalah ini masih terdapat banyak kekurangan.
Dalam makalah yang saya buat ini menyajikan apa saja manfaat flora dan fauna dalam kehidupan manusia dan di maksudkan untuk kita lebih mengenal ,mensyukuri, dan mengetahui nikmat Allah atas segala karunia yang Allah berikan dari berbagai macam jenis yang Allah berikan untuk keberlangsungan hidup manusia di bumi.maka dari itu saya berharap  Agar kita sebagai manusia dapat secara arif dan bijaksan mengelola sumber daya alam flora dan fauna.      
            Sekian dan terimakasih, harapan saya semoga makalah ini mampu di pahami dan memberikan sedikit penjelasan dari begitu banyaknya penjelasan baik dari Alquran dan Hadist mengenai tumbuh tumbuhan dan hewan.


Hormat saya

                                                                                                                                     Arviyana






BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Islam adalah Agama yang rahmatanlilalamin yang di dalamnya tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya saja akan tetapi pada lingkungan sosial juga dan juga pada lingkungan alam sekitar kita baik benda hidup seperti binatang dan tumbuhan atau benda mati harus dijaga kelestariannya, karena apabila lingkungan yang ada disekitarnya tidak dipelihara, maka kemungkinan akan membawa mudharat bagi kita, sebaliknya jika dipelihara maka akan memberi kesejahteraan bagi kita.
Di negara kita yang subur ini Allah S.W.T telah menganugerahkan kekayaan alam berupa flora dan fauna yang dapat dimanfaatkan, baik secara langsung maupun tidak. Dari tumbuh tumbuhan tersebut dapat kita manfaatkan sebagai makanan sehari hari, obat, dan sebagainnya. Oleh karena itu sudah selayaknya kita menjaga dan memelihara flora dan fauna sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah S.W.T.












BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian.
kata flora dalam kamus besar bahasa indonesia, diartikan dengan segala tumbuh tumbuhan yang terdapat dalam suatu daerah atau masa. Sedangkan fauna diartikan keseluruhan kehidupan hewan dalam suatu habitat tertentu atau daerah.[1]
Al Qur’an menyebutkan secara terperinci kegaiban tuhan dalam dunia tumbuh tumbuhan dan bagaimana ia tumbuh karena air. Tanah yang gersang dan mati menjadi hidup kembali, di penuhi dengan bermacam macam tumbuhan apabila mendapat air hujan. Begitu juga dalam dunia hewan mengungkap kebesaran dan ke Agungan maha pencipta dalam dimensinya yang baru, serta dapat menarik perhatian manusia kepada dunia hewan, agar dapat mengamati dan mempelajari serta memikirkan tentang kegaiban Tuhannya, mengambil manfaat dari padanya seraya membesarkan nama Tuhannya karena rahmat dan karunia Nya yang tak terhitung banyaknya.
B.     Hadist atau Ayat Pendukung.
Ayat pendukung terdapat dalam surah yang artinya ‘’Dia lah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagainya  menjadi minuman dan sebagiannya menyuburkan tumbuh tumbuhan ,yang pada tempat tumbuhnya kamu menggembalakan ternakmu . dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam tanaman,zaitun,korma,anggur dan segala macam buah buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar benar terdapat kekuasaan Allaah bagi kaum yang memikirkan’’.
‘’ kami telah menciptakan binatang binatang yang jinak untuk mereka ,sebagian mereka tunggangi sebagian mereka makan.dan mereka memiliki kegunaan yang lain. Dan susu untuk di minum. Maka apakah mereka tidak bersyukur?’’ (Qs yasin: 72-73)
Dunia tumbuhan yang di ciptakan Allah tidak hanya penuh dengan buah buahan dan hasil panennyaAkan tetapi juga menjaga keseimbangan dan pola yang tetap. Terdapataneka ragam warna buah buahan ,bunga, dan hasil panen,akan tetapi tetap berada di dalam susunan aturan yang ketat dari Allah.[2]

C.     Teori pengembangan.
Alquran dan sunnah memberikan perhatian yang lebih terhadap lingkungan hidup. Pembicaraan Alquran yang berulang ulang tentang hewan di tunjukkan untuk menarik perhatian orang yang mendengar Alquran,akan unsur hewani agar memanfaatkannya dengan baik dan bersyukur kepada Allah atas nikmatnya.
Juga pembicaraan Alquran mengenai lebah : sarangnya, jenisnya, serta manfaatnya sebagai sumber protein,serta sebagai obat yang mujarab dalam sebuah surat yang di namai sama dengan namanya ( An nahl Lebah )[3]
Juga pembicaraan tentang kurma, anggur dan tanaman yang beragam rasanya. Serta Zaitun dan delima baik yang sama maupun yang berbeda bentuknya. Disini Al Qur’an menunjukan akan dua hal penting ;
·         Menikmati keindahan yang di dalamnya.
·         Memanfaatkan unsur mterialnya sambil menunaikan hak Allah S.W.T.
Mengetahui fauna yang disebut dalam Al Qur’an diantaranya, Lebah madu, unta, nyamuk dan lalat.
1.      Lebah Madu.
Kehidupan lebah di sarang dan produksi madunya sangatlah menajubkan. Sebagaimana yang kita ketahui sumber makanan lebah adalah nektar, yang tidak dijumpai dimusim dingin. Oleh karena itulah lebah mencampur nektar yang mereka kumpulkan pada musim panas dengan cairan khusus yang dikeluarkan oleh tubuh mereka. Campuran itu menghasilkan zat bergizi yang baru  yaitu madu dan menyimpannya untuk musim dingn yang mendatang. Lebah memproduksi madu bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan juga untuk manusia.[4]
Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa erta sejumlah mineral seperti magnesium, kaliu, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6, B3 yang komposisinya berubah ubah sesuai deengan kualitas nektar dan serbuk sari.
Selain itu selama jutaan tahun lebah telah menggunakan struktursegi enam untuk membangun sarangnya . sungguh menajubkan bahwa mereka memilih struktur segi enam, bukan segi delapan atau segi lima. Ahli matematika memberi alasannya ‘’ struktur segi enam adalah bentuk geometris yang paling cocok untuk memanfaatkan setiap area unit secara maksimal. Jika sel sel sarang madu dibuat dengan bentuk yang lain akan terdapat area yg tidak terpakai , sehingga lebih sedikit madu yang bisa disimpan dan lebih sedikit lebah yang mendapatkan manfaatnya.
Kesimpulannya sel berbentuk segi enam memerlukan jumlah lilin paling sedikit dalam pembangunannya dan menyimpan madu paling banyak. Lebah tentu tidak dapat menghitung ini, yang hanya dapat dihitung manusia dengan perhitungan geometris yang rumit. Hewan kecil ini menggunakan bentuk segi enam secara fitrah hanya karena mereka di ilhami oleh Tuhan mereka.
2.      Unta
Mahluk hidup yang di tunjukkan Allah dalam ungkapan Alquran ‘’tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana mereka di ciptakan?”. Ya unta,Yang menjadikan unta  makhluk istimewa adalah setruktur tubuhnya, yang tidak terpengaruh  oleh kondisi alam paling keras sekalipun. Tubuhnya memiliki beberapa keistimewaan , yang memungkinkan unta bertahan hidup berhari hari tanpa air dan makanan,dan mampu mengangkut beban ratusan kilogram selama berhari hari. Dan bahwa ia di sediakan untuk melayani manusia .inilah tanda tanda yang nyata bagi orang orang yang berakal.
Selain itu unta dapat bertahan hidup tanpa makanan dan air selama delapan hari pada suhu 50C dan bertahan terhadap haus adalah adanya mekanisme memungkinkan unta meningkatkan suhu tubuh dalamnya hingga 41C. Unta mampu mengkomsumsi air 30 liter dalam waktu kurang dari 10 menit. Bulu unta mencegah matahari padang pasir yang terik mencapai kulitnya dan menghangatkan unta dalam kondisi cuaca yang membekukan.[5]
kaki unta yang terlalu besar bagi tungkainya secara khusus di desain dan diperlebar untuk membantunya berjalan diatas pasir tanpa terperosok dan kulit kakinya yang tebal merupakan perlindungan terhadap pasir yang membakar.
Sebagaiman makhluk hidup yang lain unta sudah pasti tidak dapat melakukan satupun dari hal hal tersebut dan membuat dirinya bermanfaat bagi manusia, kecuali atas kehendak Sang Pencipta Allah S.W.T.
3.      Nyamuk dan Lalat.
Nyamuk sering dianggap sebagai makhluk hidup yang biasa dan tidak penting. Begitu juga dengan lalat. Namun ternyata nyamuk itu sangat berarti untuk diteliti dan difikirkan, sebab didalamnya terdapat tanda kebesaran Allah. Inilah sebabnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau lalat atau yang lebih rendah dari pada itu.
Seperti firmannya‘’Hai manusia, telah di buat perumpamaan, maka dengarknlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali kali tidak dapat menciptkan seekor lalatpun, walaupun mereka berstu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar benarnya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa. (Qs Al Hajj:73- 74).
Selanjutnya mengetahui Flora dan manfaatnya seperti buah tin, zaitun, dan habbatussauda :
1.      Buah Tin
Buah yang namanya di pakai dalam salah satu surah dalm Alquran yaitu Qs attin yaitu surah ke 95. Buah ini merupakan salah satu buah yang menjadi kesukaan Rasulullah. Di riwayatkan dari Abu zar ra ,bahwa suatu  hari rasulullah mendapat hadiah satu bekas buah tin kemudian rasulullah mengajak para sahabatnya untuk makan dan nabipun juga ikut makan seraya berkata ‘’kalau aku berkata tentang buah yang di turunkan dari surga niscya aku katakan inilah karna buah buahan surga tidak berbiji. Oleh karna itu makanlah buah ini sesungguhnya buah ini mnghentikan penyakit wasir dan menyehatkan badan’’.[6]
2.      Habbatuusauda    
Habbatussauda di sebut juga jinten hitam atau nama latinnya nigela sativa. Habbatussauda oleh Rasulullah di nyatakan seebagai obat segala penyakit kecuali kematian. Sabda manusai suci ini memberikan inspirasi kepada para ahli utuk mengkaji rahasia yang terkandung di dalamnya. Antara lain :
Ø  Habbatussauda sangat kaya akan nutrisi mengandung protein 21%,kabohidrat 35% dan lemak 35-38% . biji bijian ini juga kaya akan asam lemak tak jenuh yaitu asam linoleat dan linolenat,juga mengandung karoten,kalsium,zat besi,potasium dan zodium.[7]
Ø  Habbatussauda memperkut sistem kekebalan tubuh ,anti histamin,anti tumor dan anti bakteri.
Dalam penelitian terhadap kandungan habbatussauda yang begitu nyata secara ilmiah apabila di konsumsi secara rutin efektif sebagai upaya preventif teerhadap serangan patogen berupa virus,bakteri ataupun cacing . dengan kemampuannya sebagai anti oksidan yang dapat memulung radikal bebas  dalam tubuh,timbul dan berkembangnya kanker juga akan berhasil di cegah.
3.      Zaitun
zaitun tertulis jelas dalam Alquran yaitu dalam pada awal surat attin menjadi kewajiban umat untuk menggali secara mendalam manfaat rill bahan nabati ini bagi umat manusia.zaitun dapat di konsumsi secara langsung ataupun di ekstrasi menjadi minyak zaitu.Berikut ini manfaat atau minyak zaitun :
Ø  Menjaga kesehatan pembuluh darah jantung ,karena kandungan senyawa fenol yang berfungsi sebagai anti oksidan yang dapat menjaga elstisitas dinding pembuluh darah arteri.sehingga menurunkan resiko penyakit jantung korroner.
Ø  Menjaga kelembapan kulit ,sebagai moizturizer jika di konsumsi sebagai campuran makanan atau di oles pada kulit.
Ø  Sebagai laksatif ringan untuk memudahkan proses buang air besar.
Sinergi yang demikian kuat dari lisan Rasulullah saw zaitun yang bersumber dari firman Allah Swt dengan habbatussaudah yang dari ajaran nabi saw ,sungguh meneguhkan keyakinan kita bahwa maha benar Allah dan serba benar pula utusanNYA.

D.    Nilai Tarbawi.
Aspek yang tarbawi yang dapat kita ambil adalah:
·         Memanfaatkan Flora dan fauna yang ada sesuai kebutuhan dan bijak dalam menyikapinya.
·         Dilarang membunuh hewan jika tidak untuk dimakan dan tidak melakukan penganiayaan terhadap hewan serta tidak melakukan penganiayaan terhadap hewan sert tidak membunuhnya untuk kesia siaan.
·         Keharusan menjaga lingkungan hidup dari kepunahan dan kerusakan  untuk keseimbangan alam.
·         Kewajiban memelihara dan melindungi flora dan fauna yang ada.
















BAB III
PENUTUP

E.     Kesimpulan.
Semua mahluk hidup dan sistem kehidupan yang telah di ulas meneguhkan bahwa ke Maha kuasaan Allah SWT Telah menciptakan seluruh alam semesta dan semua penghuninya . setiap mahluk termasuk flora dan fauna di hidupkan oleh Allah SWT.
Seluruh apa yang diciptakan oleh Allah di muka bumi ini semata mata untuk kehidupan dan kemanfaatan manusia. Sudah selayaknya manusia sebagai makhluk yang paling mulia menjaga dan memanfaatkannya sebaik mungkin apa yang telah Allah SWT karuniakan.






















DAFTAR PUSTAKA

 Rahman, Afzalur.2000. Al Qur’an sumber ilmu Pengetahuan. Jakart; PT Rineka Cipta
Qardhawi, Yusuf. 1998. Sunnah Rasul sebagai sumber ilmu dan peradaban . Jakarta : Gema Insani Press.
Yahya, Harun. 2002. Menyingkap Rahasia alam semesta.  Bandung: Dzikra.
Majid, Busyroni.2009. mujarab teknik penyembuhan penyakit dengan Bekam berbasis wahyu bersendi fakta ilmiah. Yogyakarta : Penerbit Mutiara Medika.















Tentang penulis.


Nama saya Arviyana, lahir di Pemalang jawa Tengah. Saya anak kedua dari empat bersaudara dan saya mempunyai saudara kembar perempuan juga yang bernama Arviyani.
Masa kecil saya Menempuh pendidikan di sekolah yang berbeda beda, karena keluarga yang sering berpindah pindah. Pernah menempuh pendidikan di SDN 028 Sungai kuning, indra gili hulu, RIAU. Kemudian melanjutkn di SDN 01 Banjaran, Taman Pemalang. Lanjut di SMPN 2 Taman, SMPN 1 Lamandau, Kalteng dan Mts Al Munawaroh Pemalang dan terakhir SMA NU Taman Pemalang, dan sekarang sedang menempuh S1 Pendidikan Agama islam di STAIN Pekalongan.




Teks Materi hadist.

عن آبي هريرة انّ رَسُو الله صلى اللهُ عليه وسلم قال مَا مِن داءٍ إلاّ فِي الحَبَّةِ السّوداء مِنهُ شفاءٌ إلاّ السّامَ. (رواه مسلم فى الصحيح كتاب السلام باب التداوي بالحبة السوداء)
Dari Abi Hurairah , sesungguhnya Rosulullah SAW bersabda : tidak ada obat kecuali dalam habbatussauda , darinya dapat menyembuhkan kecuali kematian. HR. Imam muslim

عن عبدالله بن عمر وبن العاس انّه ما سمعَا رسوالله صلى الله عليه وسلّم قاَل : اِنّ مَثَل المو من لَكمَثلِ النّحلةِ أكلَت طَيباً  وَوَضَعت طَيباً  وَوَقَعت فَلَم تُكسر وَلَم تُفسَد .( رواه احمد فى المسند مسند المكثر ين من الصحا بة مسند عبد الله بن عمر وبن العاص
Abdullah amru bin ash bahwa ia mendengar dari Rosulullah SAW bersabda : sesungguhnya perumpamaan seorang mukmin seperti lebah. Dia memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik, hinggap namun tidak memecah dan merusak. HR.Ahmad


[1]www.kbb.id
[2]  Afzalur rahman , Alquran sumber ilmu pengetahun, ( jakarta : pt rineka cipta, 2000 ) hlm 169 -170
[3] Dr Yusuf qardawi, sunnah rosul sumber ilmu pengetahuan dan peradapan ,( jakarta : gema insani press ,1998) hlm 251 -252
[4] Harun Yahya, menyikap rahasia alam semesta, (Bandung: PT Syamil cipta media, 2002) hlm 18-29.
[5] Harun Yahya , Op. Cit, hlm. 31-37
[6]www. Bersatulah.com/ islam kesehatan.
[7]Bukhori majid,mujarab teknik penyembuhan penyakit dengan bekam berbasis wahyu bersendi fakta ilmiah (yogyakarta: mutiara media, 2009)hlm 63-64.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar