Laman

Kamis, 20 Oktober 2011

tahan godaan ya wanita sholikhah

Mareta Shofiana
NIM : 2021 111 273
 
BAHAGIANYA MENJADI WANITA YANG SHOLEHAH

           Dilahirkan sebagai seorang wanita adalah anugerah yang sangat indah dari Allah Ta’ala.Sebuah anugerah yang tidak dimiliki oleh seorang pria. Terlebih anugerah itu bertambah menjadi muslimah yang mukminah yaitu wanita muslimah yang beriman kepada allah. Nabi Muhammad SAW bersabda:
 
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholekhah” 
(HR.Muslim)
 
          Menjadi wanita muslimah yang beriman kepada allah tentu tidak mudah, karena banyak sekali godaan-godaan dalam mencapainya. Dikarenakan balasan yang allah janjikan pun tidak terbandingkan dan semua wanita pun menginginkan. Godaan-godaan untuk menjadi wanita shalihah sering kali datang dan menggebu-gebu saat kita menginjak usia remaja,dimana masa puberitas seorang wanita ada dimasa ini. Bukan hal yang mudah pula bagi remaja muslim dalam melewati masa ini,namun sungguh sangat indah bagi para remaja yang bias dikatakan lilies dalam melewati masa pubertas yang penuh godaan ini
          Salah satu godaan yang amat besar pada usia remaja adalah “rasa ketertiban terhadap  lawan jenis”.Memang,rasa tertarik terhadap lawan jenis adalah fitrah manusai,baik wanita/lelaki.Namun kalau kita tidak bisa memenej peraasaan tersebut ,maka akan menjadi mala petaka yang amat besar,baik untuk diri sendiri ataupun untuk yang kita sukai. Sudah Allah tunjukan dalam sebuah hadits Rasulullah
“Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adsalah dengan berbicara. Zina tangan adalah denngan meraba. Z ina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan mendengarkan atau mengingkari yang demikian”(HR.Muslim) 
          Sebagai wanita muslimah kita harus yakin bahwa kehormatan kita harus dijaga dan di rawat, terlebih ketika berkomunikasi atau bergaul dengan lawan jenis agar tidak ada madhorot (bahaya) atau bahkan fitnah. 
 
Di bawah ini etika bergaul dengan lawan jenis:
 
1.   Dilarang untuk berkholwat (berdua-duaan)
 
TTM, teman tapi mesra, kemana-mana bareng, ke kantin bareng, berangkat sekolah bareng, pulang sekolah bareng. Hal ini merupakan gambaran remaja pada umumnya saat ini, di mana batas-batas pergaulan di sekolah umum sudah sangat tidak wajar dan melanggar prinsip islam. Namun tidak mengapa kita sekolah di sekolah umum jika kita tetap bisa menjaga adab-adab bergaul dengan lawan jenis. Jika ada seorang perempuan denga laki-laki berduaan maka yang ketiga adalah setan sebagai pendampingnya.
 
Tentu sebagai wanita yang cerdas, kita akan lebih memilih di damping oleh maliakat yaitu melakukan kegiatan seperti menuntut ilmu agama, mengaji insya Allah malaikat lah yang akan mendampingi kita.
 
2.  Menundukan pandangan
 
Pandangan  laki-laki terhadap perempuan atau sebaliknya adalah termasuk panah-panah setan. Kalau Cuma sekilas saja atau tidak sengaja masalah pandangan mata tersebut, pandangan pertama tidak sengaja diperbolehkan namun selanjutnya adalah haram. Ketika melihat lawan jenis, maka cepatlah kita tundukan pandangan,sebelum iblis mempengaruhi pikiran kita dan hati kita. Segera memohon kepada Allah agar tidak mengulangi pandangan itu.
 
3.  Jaga aurat terhadap lawan jenis
 
Jagalah aurat kita dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya. Yang tidak termasuk mahram seperti teman sekolah, teman bermain, bahkan teman dekat pun kalau bukan mahram kita maka kita wajib menutup aurat kita dengan sempurna. Maksud sempurna disini yaitu kita menggunakan jilbab yang menetutupi dada kita. Pakaian kita pun tidak boleh tipis, tidak boleh sempit, dan tidak boleh membentuk lekuk tubuh kita. Adapun yang bukan termasuk aurat wanita adalah kedua telapak tangan dan wajah.
 
4. Tidak boleh ikhtilat (campur baur antara pria dan wanita )
 
Ikhtilat itu adalah campur baurnya antara wanita dengan laki-laki di suatu tempat tanpa adanya hijab. Dimana ketika tidak ada hijab atau kain pembatas masing-masing wanita atau laki-laki tersebut bisa melihat lawan jenis dengan sangat mudah dan sesuka hatiya, apabila memang keadaannya seperti itu maka hendaklah kita sebagai wanita muslimah harus menundukan pandangan kita, demikian pun yang laki-laki mempunyai kewajiban yang sama untuk menundukan pandangan terhadap wanita yang bukan mahramnya, karena ini adalah perintah Allah dalam Al-Qur’an .
 
5.  Menjaga kemaluan.
 
Menjaga kemaluan juga bukan hal yang mudah, karena saat ini banyak sekali remaja yang terjebak ke dalam pergaulan dan seks bebas. Sebaga muslim maka kita wajib tahu bagaimana caranya menjaga kemaluan, antara lain dengan tidak melihat gambar-gambar yang senonoh ata membangkitkan nafsu syahwat, tidak terrlalu sering berbicara dan berkomunikasi dengan lawan jenis, baik nicara langsung (tatap muka) ataupun melalui telepon, SMS, chatting, dan media komunikasi lainnya.
 
          Jadi menurut saya sudah selayaknya sebagai seorang muslim-muslimah baik remaja atau dewasa, kita mempunyai niat yang sungguh-sungguh untuk mematuhi etika bergaul dengan lawan jenis tersebut,agar kita bisa mendapatkan ridho dari Allah,dan bisa menjaga karunia dari Allah. Semoga Allah memudahkan usaha kita. Amiiin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar