Laman

Minggu, 09 Oktober 2011

tarawih 15 malam khatam 30 juz

Nama    :   Moh. Abdul Ghoni
Nim       :   2022110047
Prodi     :   PBA B

Pada tahun 2009, tepatnya bulan puasa. Pengalaman pertama yang tidak mungkin terlupakan, saat itu seminggu sebulan puasa aku pergi ke sebuah desa di kota Pati namanya Kajen yang terletak di kecamatan Margoyoso, saya mengikuti pengajian khusus bulan ramadhan di sebuah ponpes yang terkenal yaitu pondok pesantren Maslakhul Huda yang di asuh oleh K.H. Sahal Mahfudz, ada sesuatu yang buat aku tidak bisa lupa disana, yaitu pengalaman solat teraweh disana, saat pesantren sudah mulai banyak orang-orang yang datang untuk mengikuti pengajian khusus bulan romadhan, kami saling berkenalan, dan berbagi pengalaman, hingga tiba waktu solat teraweh pertama di sana, saat pertama solat teraweh, barisan di penuhi para anak-anak yang mengikuti pengajian, namun pada teraweh selanjutnya barisan tiba-tiba tidak ada separo dari solat teraweh pertama, dikarenakan dalam teraweh di pondok, semalam khatam 2 juz, sungguh solat teraweh yang super lama yang pertama kali aku lakukan seumur hidup. Banyak di antara teman-teman yang pindah tempat teraweh hanya karena mereka mencari jama’ah yang cepat selesai
Mereka pindah dari satu musolla ke musolla lain, awalnya mereka mengajak aku terus dengan bilang kalau solat teraweh di musolla lain lebih enak, namun aku tetap bertahan, aku ingin merasakan bagaimana solat jamaah teraweh bisa khatam 30 juz selama 15 hari, malam demi malam aku lalui, memang sangat membosankan karena harus berdiri lama karena semalam harus 2 juz, tiap malam anak-anak juga makin mengeluarkan jurus jitu mereka agar aku ikut mereka saat solat teraweh, namun aku coba bersabar, dan Alhamdulillah bisa sampai malam ke 15 dan itu artinya khatam 30 juz, suatu pengalaman yang tidak pernah aku sangka, bisa solat jama’ah teraweh dalam 15 malam khatam 30 juz, pengalaman pertama seumur hidup dengan penuh perjuangan dan godaan, semoga bukan menjadi yang terakhir, namun menjadi awal dan bisa berlangsung kembali, kini aku rindu akan pengajian ramadhan, ingin sekali jika ada kesempatan pergi ke pondok pesantren untuk menimba ilmu dan siapa tau bisa mendapatkan pengalaman yang berharga dan tak terlupakan dan tentunya bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar