new post

zzz

Rabu, 22 Februari 2012

Kelas H makalah 2 : Menjaga Kehormatan Masjid


MAKALAH
MENJAGA KEHORMATAN DAN FUNGSI MASJID

Disusun sebagai salah satu tugas:
Mata Kuliah : Hadits Tarbawi II
Dosen Pengampu : Bp. Muhammad Ghufron, M. Ag.










Disusun oleh:

MILLATUL IZZAH
2021110334
H


TARBIYAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PEKALONGAN
2012



BAB I
PENDAHULUAN

Masjid bukan sekedar tempat sujud sebagaimana makna harfiahnya, tetapi memiliki beragam fungsi. Menurut pakar kebudayaan Islam asal Palestina itu, sejak zaman Nabi Muhammad Saw. masjid tidak hanya berfungsi hanya sebagai tempat ritual murni (ibadah mahdah seperti shalat dan itikaf. Masjid Nabawi juga berfungsi sebagai pusat pemerintahan, sentral pendidikan, markas militer dan bahkan lahan sekitar masjid pernah dijadikan sebagai pusat perdagangan..
Rasulullah menjadikan masjid sebagai sentral utama seluruh aktivitas keumatan. Baik untuk kegiatan pendidikan yakni tempat pembinaan dan pembentukan karakter sahabat maupun aspek-aspek lainnya termasuk politik, strategi perang hingga pada bidang ekonomi, hukum, sosial dan budaya. Pendek kata, masjid difungsikan selain sebagai pusat kegiatan ibadah rilual juga dijadikan tempat untuk melaksanakan ibadah muamalah yang bersifat sosial.












BAB II
PEMBAHASAN

A.    Materi Hadits

عـن انس بن ملك رضي الله عنه قال قال رسول الله صلي الله عليه وسلم: يأتي علي الناس      زما ن يتحلقون في مسا جدهم وليس همتهم إلا الدنيا ليس لله فيهم حاجة فلا تجا لسوهم.
(رواه الحاكم فى المستد رك,وقال:هذا حد يث صحيح الإسناد ولم يخرجا ه)
                                
B.     Terjemah
       
“ Dari Anas bin Malik ra berkata: Rasulullah SAW bersabda : Akan datang bagi manusia suatu masa di mana orang-orang duduk melingkar (khalaqoh) di dalam masjid mereka, akan tetapi tujuan mereka hanya untuk dunia, Allah tidak butuh terhadap mereka maka janganlah engkau ikut duduk bersama mereka ”.
(HR. Al-Hakim ).

C.     Mufrodat
زمان        : Masa atau waktu
يتحلقون     :Duduk melingkar
همتهم        :Tujuan mereka
الدنيا         :Dunia
حاجة        :Butuh
تجالسوهم   :Duduk bersama mereka

D.    Biografi Perowi
Nama lengkap beliau adalah Anas bin Malik bin Nadzor bin Dhomdom bin Zaid bin Harom bin Jundub bin Amir bin Ghonam bin Adi bin An-Najjar Abu Hamzah Al-Anshori Al-Khazraj. Ibunya adalah Ummu Sulaiman binti Makkah bin Kholid bin Zaid bin Haron, istri Abi Tholhah Zaid bin Sahl Al- Anshori.
Dia adalah seorang pembantu Rosul dan merupakan sahabat ke-3 dari yang meriwayatkan hadits. Rosul juga memberinya gelar kepadanya dengan Abu Hamzah 9 (Singa). Anas lahir 10 tahun sebelum tahun hijriyah yaitu pada tahun 612 M. Wafat tahun 93 H dalam usia melampui 100 tahun.
Dia mendapat banyak ilmu dari Rosulullah, Abu Bakar, Umar, Ustman, Mu’ad, Usaid Al-Hudair, Abi Tholhah, ibunya sendiri, bibi dan suaminya, Abu Dzar, Malik bin Sha’sha’ah, Abi Hurairah dan Fatimah.
Darinya juga mencetak orang-orang penting, diantaranya Al-Hasan, Ibnu Sirin, Asy-Sya’bi, Abu Kilabah, Umar bin Abdul Aziz, Bakar bin Abdillah Al-Mazami, dan masih banayk lagi.

E.     Keterangan Hadits
Hadits diatas menerangkan bahwa suatu saat akan ada segerombol manusia yang berkumpul di masjid, tetapi tujuan mereka berkumpul di masjid tersebut bukanlah untuk kepentingan keagamaan tetapi untuk kepentingan keduniawian yang tak lain adalah untuk kepentingan diri mereka sendiri (materi), yang pada dasarnya masjid bukanlah tempat mencari keuntungan tentang duniawi. Janganlah sekali-kali kalian ikut serta dalam hal tersebut. Karena sesungguhnya Allah sangatlah tidak menyukai hal tersebut, karena yang Allah pertimbangkan kelak bukanlah masalah duniawi tetapi masalah seberapa besar keimanan dan ketaqwaan kita kepada-NYA.

F.      Aspek Tarbawi
Masjid adalah tempat terbaik di muka bumi dan yang paling dicintai Allah Ta’ala. Ia adalah benteng iman, madrasah pertama bagi seorang muslim, rumah orang-orang yang bertakwa. Masjid berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan dan menimba ilmu agama.
Masjid juga berfungsi sebagai tempat berkumpulnya kaum muslimin, baik yang kaya maupun yang miskin, pejabat maupun rakyat, para ulama maupun orang awamnya. Oleh karena itu, masjid merupakan tempat yang paling strategis untuk meningkatkan ilmu, amal, dan ukhuwah umat Islam dan janganlah sekali- kali menggunakan masjid sebagai tempat untuk mencari materi semata.
Masjid merupakan salah satu syiar Islam yang memiliki kehormatan di sisi Allah SWT. Suatu tempat mulia yang harus diagungkan dan diperhatikan apa saja yang kita lakukan di dalamnya.



BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN

Masjid adalah tempat terbaik di muka bumi dan yang paling dicintai Allah Ta’ala. Ia adalah benteng iman, madrasah pertama bagi seorang muslim, rumah orang-orang yang bertakwa. Masjid berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan dan menimba ilmu agama. Bukan untuk mencari materi atau hal yang berhubungan duniawi. Maka jangan sekali-kali kalian berkumpul di masjid untuk membahas tentang hal itu tetapi berkumpulah untuk hal yang Allah Ridhoi.






















DAFTAR PUSTAKA

Al-Bugha. Musthafa Dieb. Dkk. 2008. Syarah Hadits Arba’in Imam Nawawi. Jakarta:Al-Kautsar.
Ali Nashif. Syekh Mansyur. 1993. Mahkota Pokok-Pokok Hadits Rasulullah SAW. Bandung: CV Sinar Baru.
Mujib. Abdul. 2006. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta:Kencana.

7 komentar:

  1. nama:dhikromah
    nim :2021110363
    kelas:H

    dalam makalah di terangkan bahwa masjid adalah tempat terbaik untuk beribadah kepada Allah, kemudian bagaimana dengan sholat id yang dalaksanakan di lapangan, apakah pahalanya sama dengan yang dilaksanakan di masjid atau tidak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Millatul Izzah
      2021110334

      Menurut sepengetahuan saya sholat ied d masjid tanpa hudzur hukumnya makruh kecuali ada hudzur. Pendapat ini dilandaskan dari riwayat Abu Hurairah yaitu ketika hari raya hujan datang lalu rosulullah memerintahkan agar sholat ied di laksanakan di masjid (Abu Daud).
      Menurut Imam Syafi'i sholat ied lebih utama di masjid karena masjid lebih bersih dan mulia, kecuali masjid tidak dapat menampung semua jama'ah(sempit). Imam Syafi'i melihat bahwa rosul melaksanakan sholat ied di lapangan karena pada saat itu masjid tidak bisa menampung jama'ah akibat banyaknya umat islam di madinah.
      Sebenarnya tempat pelaksanaan sholat ied d masjid/lapangan itu tergantung kita memandangnya dari sisi mana, masalah banyaknya pahala hanya Allah yang tau.

      Hapus
  2. Nama : Nurul Khikmah
    Nim : 2021110355
    Kelas: H
    Pada ringkasan makalah diatas diterangkan bahwa suatu saat akan ada segerombol manusia yang berkumpul di masjid, tetapi tujuan mereka berkumpul di masjid tersebut bukanlah untuk kepentingan keagamaan tetapi untuk kepentingan keduniawian yang tak lain adalah untuk kepentingan diri mereka sendiri (materi), yang pada dasarnya masjid bukanlah tempat mencari keuntungan tentang duniawi.Dan sekarang pun masyarakat banyak yang melakukan hal demikian, yakni dengan tidak adanya gedung serbaguna maka mereka menggunakan masjid sebagai pengantinya. Menurut Pemakalah sendiri bagaimana menyikapi hal itu dan bagaimana cara mengembalikan funngsi masjid sebagaimana mestinya??

    BalasHapus
  3. Nama : Nur faizah
    NIM : 2021110347
    Kelas: H

    Pada hadits diatas disimpulkan bahwa masjid adalah tempat yang dimuliakan Allah SWT,tetapi kadang ada orang yang memanfaatkan situasi dan kondisi didalam keadaan masjid terutama pada tangan - tangan jahil,kadang di Masjid orang kehilangan barang,bagaimana menurut pemakalah sendiri untuk menghindari perbuatan tercela khususnya di tempat yang dimuliakan Allah yaitu masjid merupakan rumah Allah,dan bagaimana cara bertata krama menjadi tamu Allah didalam masjid??

    BalasHapus
  4. Nama : Siti Mutoharoh
    NIM : 2021110346
    Kelas: H

    Pada hakikatnya Masjid adalah tempat yang paling Mulia tempat untuk beribadah,akan tetapi pada zamannya Modern saat iniperan Masjid sering kali disalahgunakan oleh kaum awm seperti kita ini,menurut anda sendiri,bagaimana cara menyikapi hal seperti itu?

    BalasHapus
  5. Nama:Siti Nurokhmah
    Nim:2021110382
    Kelas:H
    Menurut saya pada zaman sekarang kebanyakan orang kurang memiliki rasa memuliakan masjid,Bagaimana cara kita sebagai orang muslim untuk menyadarkan sesama muslim bahwa masjid merupakan tempat yang dimuliakan oleh Allah.

    BalasHapus
  6. nama : wahyu retti rena yusyansari
    kelas : H
    NIM : 2021110352

    Dalam makalah tersebut diatas, masjid tidak boleh digunakan untuk membahas kepentingan duniawi atau untuk mencari materi, kepentingan materi ini meksudnya dalam hal apa? apakah politik, ekonomi atau yang lainnya? tolong jelaskan!

    BalasHapus