Laman

Jumat, 09 Maret 2012

E52. Nofi Hidayati, 25. SUNNAH SUMBER ILMU PENGETAHUAN


MAKALAH
SUNNAH SUMBER ILMU PENGETAHUAN
Disusun guna memenuhi tugas:
Dosen Pengampu: Muhammad Hufron, M.S.I
Mata Kuliah: Hadits Tarbawi II

Disusun Oleh:
NOFI HIDAYATI
2021110211
E
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
( STAIN ) PEKALONGAN
2012
PENDAHULUAN
As- Sunnah merupakan sumber kedua setelah Al-qur'an dalam bidang tasri', demikian pula sunnah merupakan sumner konsepsional dalm bidang ilmu pengetahuan dan peradaban atau kebudayaan yang telah teruji dan terimplementasikan dalam tataran historis kultural.
Dalam As- Sunnah, terutama pada ,masa modern di era sains dan teknologi serta informasi sekarang ini, sangat memerlukan kepada usaha penggalian kembali dan penyelaman lebih dalam lagi dalam persoalan IPTEK dan aspek- aspek peradaban atau kebudayaan.













PEMBAHASAN
A.    HADITS

عَنْ العِرْ بَا ضِ بْنِ سَا رِ يَةَ ا لسُّلَمِيِّ قَا لَ : نَزَ لْنَا مَعَ ا لنَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَمْ خَيْبَرَ وَمَعَهُ مَنْ مَعَهُ مِنْ اَصْحَابِهِ وَكَانَ صَاحِبُ خَيْبَرَ رَجُلًا مَا رِدًا مُنْكَرًا فَأَقْبَلَ إِلَى النبي صلى الله عليه وسلم فقال يا محمدُ أَلَكُمْ أَنْ تَذْبَحُوْا حُمُرَنَا وَتَأْكُلَوْا ثَمَرَنَا وَتَضْرِبُوْا نِسَاءَنَا  فَغَضِبَ يَعْنِي النبي صلى الله عليه وسلم وقال يا ابْنَ عَوْفِ ارْكَبْ فَرَسَكَ ثُمّ نَادِ ألاَ اِنَّ الجَنَّةَ لاَ تَحِلُّ إِلَّا لِمُؤْمِنٍ وَأَنْ إجْتَمِعُوْا لِصَلَاةِ قال فَاجْتَمِعُوْا ثُمَّ صَلَّى بِهِمْ النبي صلى الله عليه وسلم ثم قامَ فقال أَيَحْسَبُ أَحَدُكُمْ مُتَّكِئًا عَلَى أَرِيْكَتِهِ قَدْ يَظُنَّ ان الله لم يحرمُ شيئا اِلَّا مَا في هذا القرآنِ أَلَا واِنِّي واللهِ قد وعَظْتُ وأَمَرْتُ ونَهَيْتُ عن أشياءَ اِنَّهَا لَمِثْلُ القرآنِ أو اَكثًرُ وإن اللهَ عزوجلَّ لَمْ يُحِلَّ لكم ان تدخلوا بُيُوْتَ اَهْلِ الْكِتَابِ اِلّا بِإِذْنِ ولا ضَرْبَ نسائهم ولا اَكْلَ ثِماَرِهِمْ اِذَا اَعْطَوْكُمْ الَّذِي عليهم  [1]
B.     TERJEMAH

Dari 'Irbadh bin Sariyah  As Sulami R.A dia berkata : kami pergi ke Khaibar. Beliau disertai sahabat yang menyertainya. Tokoh Khaibar adalah seorang laki-laki durhaka yang cerdik. Dia datang menghadap Nabi Muhammad SAW berkata : "wahai Muhammad, apakah kalian hendak menyembelih keledai- keledai kami, memakan buah- buah kami dan memukuli kaum wanita kami?" mendengar itu Nabi SAW marah dan bersabda : "wahai Ibnu Auf, naikilah kudamu lalu berserulah : Sesungguhnya surga tidak halal, kecuali untuk orang mukmin. Dan hendaklah kamu berkumpul untuk shalat!" Kata 'Irbadh : maka mereka berkumpul, kemudian Nabi SAW mengerjakan shalat bersama mereka, lalu berdiri. Setelah Beliau bersabda : "apakah seseorang di antara kamu mengira seraya duduk- duduk di atas singganannya, bahwa Allah tidak pernah mengharamkan sesuatu kecuali yang terdapat didalam Al- Qur'an ini? Ketahuilah, demi Allah, Sesungguhnya aku telah memerintahkan dan memberi peringatan, dan aku melarang beberapa pekara! Sesungguhnya hal itu adalah seperti Al- Qur'an, atau lebih banyak. Dan sesngguhnya Allah SWT belum pernah menghalalkan untuk kamu memasuki rumah- rumah ahlu kitab, kecuali dengan memiliki izin. Tidak pula memukul kaum wanita mereka, dan tidak pula memakan buah- buahan mereka, apabila mereka telah memberi kewajiban mereka kepadamu ( berupa upeti )."[2]

C.     MUFRODATNYA
Cerdik
ما ر دا
Durhaka
منكرا
Menyembelih
تذ بحو ا
Keledai- keledai kami
حمر نا
Memakan
ثأ كل
Buah- buah kami
ثما ر نا
Memukul
تضرب
Naikilah kudamu
ار كب فر سك
Berkumpul
ا جتمعو ا
Memerintahkan
غظت
Membari peringatan
ا مر ت
Melarang
نهيت
Beberapa perkara
عن ا شيا ء

D.    BIOGRAFI PEROWI
'Irbadh yaitu Ibnu Sariyah As- Salami atau dikenal dengan nama Abu Najih. Beliau adalah salah seorang sahabat yang berasal dari Suffah.
Ada yang mengatakan bahwa Beliau termasuk ahli Suffah yang kemudian tinggal di Negeri Hams. Julukan Beliau adalah Abu Najih. Guru Beliau adalah Abu Ubaididah Ibnu Jaroh. Al- 'Irbadh meninggal pada tahun 75 H.[3]

E.     PENJELASAN
1.      Pengertian Sunnah
As- sunnah secara bahasa artinya menerangkan ( menjelaskan ) perkara. Menurut istilah adalah petunjuk yang telah ditempuh Rasulullah dan para sahabatnya, baik berkenaan dengan ilmu, aqidah, perkataan, perbuatan, maupun ketetapan.[4]
Sunnah adalah sumber hukum islam yang kedua. Sunnah mempunyai hubungan yang sangat kuat dan erat sekali dengan Al-qur'an.
2.      Fungsi Sunnah
a.       Sebagai pengukuh terhadap ayat- ayat Al-qur'an
b.      Sebagai penjelasan terhadap maksud ayat- ayat Al-qur'an
c.       Menetapkan hukum yang tidak disebutkan dalam Al-qur'an.[5]
Sunnah merupakan sumber bagi da'wah dan bimbingan bagi seorang muslim, sunnah juga merupakan sumber ilmu pengetahuan keagamaan, kemanusiaan, dan sosial yang dibutuhkan umat manusia untuk meluruskan jalan mereka, membetulkan kesalahan mereka ataupun melengkapi pengetahuan eksperimental mereka.
Seperti Al-qur'an, sunnah juga mengandung informasi tentang beberapa hakikat yang berkaitan dengan masalah- masalah ghaib. Sunnah juga memuat informasi tentang informasi tentang kejadian- kejadian masa lalu, tentang awal penciptaan, tentang rasul- rasul dan nabi- nabi yang tidak mampu diliput oleh historiografi konvensional dan perangkatnya. Informasi- informasi sejarah masa lalu tersebut tidak diketahui kecuali dengan melalui wahyu. Sunnah juga mengandung informasi- informasi tentang berbagai peristiwa yang berkaitan dengaan masa depan. Demikian juga mengenai hal- hal yang akan terjadi setelah hari kiamat.[6]

F.      NILAI TARBAWI
1.      Dengan sunnah kita dapat mengetahui informasi tentang beberapa hakikat
2.      Sunnah meliputi ilmu pengetahuan religius, humaniora, dan sosial yang dapat dijadikan sumber kedua
3.      Dalam mendidik, jadikanlah sunnah sebagai dasar kedua setelah Al-qur'an
4.      Kita bisa menggunakan sunnah sebagai sumber bagi dakwah dan bimbingan seorang muslim








KESIMPULAN
Sunnah adalah sumber hukum islam yang kedua. Sunnah mempunyai hubungan yang sangat kuat dan erat sekali dengan Al-qur'an. Sunnah merupakan sumber bagi da'wah dan bimbingan bagi seorang muslim.
Aspek Tarbawi :
1.      Dengan sunnah kita dapat mengetahui informasi tentang beberapa hakikat
2.      Sunnah meliputi ilmu pengetahuan religius, humaniora, dan sosial yang dapat dijadikan sumber kedua
3.      Dalam mendidik, jadikanlah sunnah sebagai dasar kedua setelah Al-qur'an
4.      Kita bisa menggunakan sunnah sebagai sumber bagi dakwah dan bimbingan seorang muslim










DAFTAR PUSTAKA
Arifin, H. Bey. 1992. Tarjamah Sunan Abu Dawud. Semarang: CV. Asy- syifa.
Al- Malik, M. Alawi. 2009. Ilmu Ushul Hadis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Al- Atsari, Abdullah bin Abdul Hamid. Aqidah Ahlusunnah wal Jamaah. 2006. Istambul: Pustaka Imam Asy- Syafi’i.
Al- Azhimabadi, Abu al Thayyib Muhammad Syams al Haq. 1979.  Aunul Mabud Syarh Sunan Abi Dawud. Beirut: Dar al fikr.
Al- Qardhawy, Yusuf. 1998. As-Sunnah Sebagai Sumber IPTEK dan Peradaban. Jakarta: Pustaka Al- Kautsar.
http://kehidupanislamy.blogspot.com/2011/01/ringkasan-biografi-al-irbadh-bin.html













[1] Abu al Thayyib Muhammad Syams al Haq al Azhimabadi, Aunul Mabud Syarh Sunan Abi Dawud, ( Beirut: Dar al fikr, 1979 ), hal.301-303
[2] H. Bey Arifin, Tarjamah Sunan Abu Dawud, ( Semarang: CV. Asy- syifa, 1992 ), hal. 673-675
[3]http://kehidupanislamy.blogspot.com/2011/01/ringkasan-biografi-al-irbadh-bin.html
[4] Abdullah bin Abdul Hamid al Atsari, Aqidah Ahlusunnah wal Jamaah, ( Istambul: Pustaka Imam Asy- Syafi’I, 2006 ), hal.51-53
[5] Prof. Dr. M. Alawi Al- Malik, Ilmu Ushul Hadis, ( Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009 ), hal.3-12
[6] Dr.Yusuf Al- Qardhawy, As-Sunnah Sebagai Sumber IPTEK dan Peradaban, ( Jakarta: Pustaka Al- Kautsar, 1998 ), hal.101-102

25 komentar:

  1. nama : Salafudin
    Nim : 202 111 0207
    kelas : E
    saya ingin bertanya dalam aspek tarbawi disebutkan bahwa Dalam mendidik, jadikanlah sunnah sebagai dasar kedua setelah Al-qur'an, mungkin dapat dijelaskan dan dapat juga diberikan contonya???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sunnah sebagai dasar kedua setelah Al-qur'an,
      karena sunnah merupakan salah satu sumber ajaran islam, dan sunnah memang menempati posisi yang kedua. Kemudian, kita sebagai orang muslim juga harus menggunakan kedua sumber tersebut, karena kedua sumber tersebut memang saling berkaitan.
      contoh:
      >>ketika kita tidak menemukan penjelasan suatu hukum yang ada di Al-Qur'an,maka kita menggunakan sunnah.seperti itu jawaban saya, terimakasih....................

      Hapus
  2. nama : ali mubarok
    nim : 2021110145
    kelas ; D (E)

    sunnah bisa dukatakan sebagai sumber ilmu pengetahuan yang kedua, namun sering kali ada hadits yang bukan mutawatir atau hasan dan ahad bahkan ada yang bisa dikatakn hadits maudhu'
    bagaimana pandapat anda mengenai penggunaan hadits maudhu' dalam proses pendidikan ?
    di bolehkan atau tidak? mengapa demikian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. >>kita liat pengertian dari hadits maudhu' terlebih dahulu, hadits maudhu' itu menurut isti'lah adalah pernyataan yang dibuat oleh seseorang dan kemudian dinisbahkan pada Nabi SAW. dan hadits ini merupakan hadits yang palsu, karena dibuat oleh orang yang pendusta.
      >> jika hadits maudhu' digunakan dalam proses pendidikan, jelas tidak boleh. karena itu merupakan hadits palsu yang tidak bisa kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari- hari.

      Hapus
  3. dalam makalah disebutkan bahwa sunah mengandung informasi yang berkaitan dengan masa depan.contohnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sunnah mengandung informasi yang berkaitan dengan masa depan, contohnya adalah bahwa didalam as-sunnah itu terdapat penjelasan tentang peristiwa- peristiwa pada sa'at menjelang hari kiamat, mengenai hari kebangkitan, mengenai hisab, dan juga mengenai surga dan neraka.

      Hapus
  4. Asslamualaikum, sdri Nofi, anda membahas sunnah sebagai ilmu pengetahuan ya, yang saya ingin tanyakan, tentang sunnah itu ada beberapa macam kan ya, salah satunya adalah al-hadits, nah, dalam ilmu hadits, macam hadits itu ada hadits sahih, trus ke bawah sampai hadits yang dhoif,, pertanyaan saya gini, kan hadits itu tidak selengkap dan sebaik Al-Qur'an, ya terutama karena adanya hadits dhoif tadi, nah, bagaimanakah kita menyikapi hal tersebut?, utamanya dalam sikap kita itu harus gimana,dalam mempedomani sunnah itu, terutama hadits sebagai pedoman kedua kita sebagai seorang muslim, oke saya tunggu ya, dan trim's atas jawabannya .. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hadits dhoif kan memang hadits yang lemah, dan hadits itu dikatakan dhoif bila sanadnya terputus, bisa juga karena periwayatnya tidak adil dan tidak dhabit.
      kita sebagai seorang muslim tentu harus memilah dan memilih hadits mana saja yang akan kita jadikan pedoman hidup, serta alangkah baiknya kita itu memilih atau menggunakan hadits yang shohih.

      Hapus
  5. Uswatun Khasanah
    2021110210
    Kelas E

    bagaiman jika terdapat dua hadits yang isinya itu bertentangan satu sama lain?? apakah keduanya dapat dijadikan sebagai dasar hukum semua??

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika ada dua hadits yang saling bertentangan, maka kita lihat sejarah turunnya hadits tersebut. mungkin bisa kita ambil contoh mengenai adanya hadits tentang larangan berziarah dan selanjutnya itu ada perintah untuk berziarah.
      kalau kita melihat kedua hadits tersebut, maka alangkah baiknya kita menggunakan hdits yang kedua.

      Hapus
  6. Dyah Titis Pratita
    2021110221
    kelas E

    Menurut pemakalah sendiri, apa si kelebihan dan manfaat adanya sunnah sebagai ilmu pengetahuan bagi kehidupan umat muslim?

    BalasHapus
    Balasan
    1. >> kelebihan adanya sunnah sebagai ilmu pengetahuan adalah bahwa sebagai umat islam,kita tentu mendapatkan informasi, pengetahuan, dan penjelasan tentang suatu hukum yang tidak ada didlam Al-qur'an.
      >> manfaat dari sunnah sendiri adalah kita bisa mengetahui tentang suatu hukum yang bisa kita jadikan pedoman hidup agar kita tidak terjerumus.

      Hapus
  7. Tri Indah P.
    2021110198
    KELAS E
    Dalam makalh anda di sebutkan bahwa fungsi sunnah itu adalah untuk menetapkan hukum yang belum disebutkan didalam al-qur'an. nah, pertanyaan saya bagaimana cara menetapkan hukum tersebut agar tidak melenceng jauh dari hukum yang telah ada ? misalnya tentang hukum merokok, dsb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. cara menetapkan hukum itu tidak bisa dilakukan dengan sembarangan atau asal- asalan, akan tetapi butuh pemikiran yang benar- benar, dan dalam menetapkan suatu hukum setelah Nabi Muhammad SAW.wafat itu adalah dengan cara ijtihad, serta ijtihad tersebut hanya bisa dilakukan oleh para mujtahid.

      Hapus
  8. Nama: Nita Eviana
    Nim: 2021110217
    Kelas: E

    menurut anda bagaimana cara mengamalkan sunnah nabi dalam kehidupan sehari-hari???

    BalasHapus
    Balasan
    1. cara mengamalkan sunnah nabi dalam kehidupan sehari- hari itu bisa kita lakukan dari hal yang paling kecil, misalnya kita bisa melakukan shalat sunnah rawatib, melakukan sunnah tahajud, dan bisa juga melakukan sunnah- sunnah yang lain.

      Hapus
  9. Nama : ELY MUSTAGHFIROH
    Nim : 2021110204
    Kelas : E
    Bagaimana pengamalan sunnah sedangkan sunnah sendiri banyak yang kurang memehami arti sunnah itu sendiri???

    BalasHapus
    Balasan
    1. >> memang sekarang banyak orang yang kurang memahami arti sunnah itu sendiri, karena biasanya mereka melakukan suatu perbuatan dengan mengatasnamakan sunnah rasul.
      >> berbicara tentang pengamalan sunnah, mungkin kita bisa melakukan hal- hal kecil yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari- hari, misal dengan melakukan shalat sunnah dhuha, dll.

      Hapus
  10. Nama: Muh.Bagus.Yudistira
    Nim : 2021110214
    Kelas: E

    Jelaskan posisi, fungsi, dan manfaat sunnah dalam kehidupan masyarakat yang anda pahami???

    BalasHapus
    Balasan
    1. >> posisi sunnah itu sudah saya jelaskan dimakalah, bahwa sunnah menempati posisi yang kedua setelah Al-qur'an.
      >> fungsi sunnah itu sebagai pedoman hidup kita sebagai seorang muslim.
      >> manfaat sunnah itu sendiri adalah bahwa sunnah itu dapat menuntun kita dan menjalani kehidupan dengan lurus dan benar.

      Hapus
  11. Laelatul Masruro
    2021110224
    kelas E

    Apakah denngan adanya sunnah sebagai sumber ilmu pengetahuan maka sumber ilmu pengetahuan menjadi lebih lengkap? kemudian adakah sunnah yanng bertentangan dengan al-qur'an? yang sehingga malah membuat sumber ilmu tersebut masih diragukan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. >> dengan adanya sunnah sebagai sumber ilmu pengetahuan bisa dikatakan lengkap, akan tetapi belum sepenuhnya, karena suatu hukum itu belum tentu ada aturannya didalam Al-qur'an ataupun sunnah. dan seperti yang sudah anda ketahui bahwa setelah Al-qur'an dan as-sunnah itu ada ijma' dan qiyas.
      >> setahu saya tidak ada sunnah yang bertentangan dengan Al-qur'an, karena salah satu fungsi sunnah sendiri itu sebagai penjelas terhadap ayat Al-qur'an.

      Hapus
  12. af'idatun nisa'
    2021110199
    kelas E

    hadits merupakan sumber kedua, lalu jelaskan fungsi2 hadits sebagai sumber ilmu pengetahuan !!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. fungsi hadits sebagai sumber ilmu pengetahuan itu maksudnya adalah, bahwa didalam sunnah itu dijelaskan atau disebutkan menegenai keagamaan, kemanusiaan, dan sosial yang dibutuhkan umat manusia untuk meluruskan jalan mereka, membetulkan kesalahan mereka ataupun melengkapi pengetahuan eksperimental mereka.

      Hapus
  13. ismaroh
    2021110142
    kelas:D

    bagaimana penggunaan as-sunah dalam kegiatan pembelajaran,boleh atau tidak?jelaskan!!!!!!!!!!!

    BalasHapus