new post

zzz

Rabu, 20 Maret 2013

c6-3 robiatul adawiyah: makhluk Metafisik : Syetan


MAKALAH
MAKHLUK METAFISIK

Disusun guna memenuhi tugas :
                                    Mata kuliah           : Hadits Tarbawi2
                                    Dosen pengampu  : Ghufron Dimyati,M.S.I







Disusun oleh :
Kelas C

                                              Robi’atul Adawiyah (2021 111 107)


JURUSAN TARBIYAH PAI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) PEKALONGAN
2013



BAB I
PENDAHULUAN

Dunia Metafisik adalah Hal-hal yang berhubungan dengan dunia metafisik yang ada disekeliling dan diatas manusia. Tak diragukan lagi bahwa manusia tidak sendirian berada di dunia ini ,ada makhluk lain yang juga bersama-sama dengan kita menghuni alam semesta.
Uraian tersebut di atas secara tersirat menunjukkan bahwa masalah metafisis adalah masalah universal, yang mengandung arti bahwa bermetafisis dan metafisika itu berlangsung sejak manusia ada hingga manusia yang mendatang
Dan dalam makalah ini akan membahas sedikit tentang “MAKHLUK METAFISIK” lebih jelasnya akan dibahas dalam halaman selanjutnya.
Semoga Makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua, amin ya Robbal Alamien.





















BAB II
PEMBAHASAN
Hadits ke1
A.  Materi Hadits
 حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالَ عَمْرٌو حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ : { يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ ثَلَاثَ عُقَدٍ إِذَا نَامَ بِكُلِّ عُقْدَةٍ يَضْرِبُ عَلَيْكَ لَيْلًا طَوِيلًا فَإِذَا اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عَنْهُ عُقْدَتَانِ فَإِذَا صَلَّى انْحَلَّتْ الْعُقَدُ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ وَإِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ} . (رواه مسلم فى الصحيح, باب ما روى فيمن نام.

  1. Terjemah Hadits
Telah menceritakan kepada kami Amru An Naqid dan Zubair bin Hareb Amru berkata, telah menceritakan kepada kami sufyan bin uyainah dari Abu Zainad dari Abu Hurairah Sampai Pada Nabi S.A.W (Bahwa Beliau Bersabda) “Setan akan mengikat tengkuk salah seorang dari kalian saat ia tidur dengan 3 ikat, dengan setiap ikatan ia akan membisikan padamu bahwa malam masih panjang, Jika ia terbangun lalu berzikir kepada Allah lepaslah dua ikatan. Dan jika ia melanjutkan dengan shalat, maka lepaslah seluruh ikatan itu, Sehingga pada pagi harinya ia  mulai dengan penuh kesemangatan dan jiwanya pun sehat “namun jika tidak, maka dia akan memasuki waktu pagi dengan jiwa yang keji dan penuh kemalasan.

C.     Mufrodat
Masih panjang =طويلا
Malas=كسلان               
Tali ikatan=عقد
Mengingat=فذكر
Dirinya sendiri=النفس
Tidur=نام
Setan=الشيط
Waktu pagi=فاصبح
Malam=ليلا
Bersih=نشيطا

D.    Biografi Perowi
v  Abu Hurairah
Abu Hurairah ialah Rahman ibn Sakhr At Dausy At Tamimy. Beliau lahir 21 sebelum H/602M. Abu Hurairah datang ke madinah pada tahun khaibar yakni pada bulan Muharam tahun 7 H, lalu memeluk agama islam. Setelah beliau memeluk islam , beliau tetap bersama nabi dan menjadi ketua jam’ah Ahls Suffah karena inilah beliau mendengar hadist dari Nabi.
Menurut pentahqikan Baqy ibn Makhlad, sepeti yang dikutip oleh ibn Dausy, beliau meriwayatkan hadist sejumlah 5374 hadist, menurut Al-khirmani 5364. Dari jumlah tersebut 325 hadist disepakati oleh bukhori dan muslim. Bukhori sendiri meriwayatkan 93 hadist dan muslim sendiri seumlah 189 hadist.
Abu Hurairah meriwayatkan hadist dari Nabi sendiri dan dari sahabat diantaranya islah Abu bakar, umar Al adlel ib abbas ibn Abdl munththalib, ubay ibn ka’ab, usamah ibn zaid, aisyah
Abu Hurairah pernah menjadi gubernur madinah pada masa pemerintahan umar, beliau diangkat menjadi gubernur di bahrain, kemudian beliau diberhentikan.[1]

v  Imam Muslim
Nama lengkap Imam Muslim adalah Abu Al Husain Muslim bin Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naisaburi. Dia adalah salah seorang di antara panji-panji ahli hadits yang berkedudukan sebagai imam, hafidz, dan kuat posisinya. Menurut Al Hafidz Ibnu Al Ba’i di dalam kitabnya ‘ulamau Al Anshari, bahwa Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 206 H & dibesarkan lingkungan keluarga berpendidikan yang haus akan ilmu hadits. Dia telah  menyusun kitab shahihnya yang populer & karya-karyanya yang lain. Masahidupnya dicurahkan sepenuhnya untuk mencari ilmu, mengajar, menemui, guru-guru & menyusun kitab sampai meninggal dunia pada tahun 261 H di Naisabur dalam usia 55 tahun.
Shahih muslim merupakan kitabnya yang populer di seluruh dunia & namanya terkenal dimana-mana. Dalam menyusun kitabnya itu, dia menghabiskan waktu 15 tahun, dan di dalam kitabnya itu ia menghimpun sebanyak 12.000 hadits yang diseleksinya dari 30.000 hadits.[2]

E.     Keterangan Hadits

يَعْقِدُ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ ثَلَاثَ عُقَدٍ
Di dalam hadist diatas yang dimaksud dengan قَافِيَةِ  yaitu ujung rambut ulama’ berbeda pendapat dalam mengartikan  عُقَدٍ ada yang berkata  عُقَدٍ  bermakna ikatan hakiki yaitu sihir syaitan kepada manusia sehingga dia malas untuk bangun tidur. Ada yang juga berkata  عُقَدٍ mengandung arti sebuah pekerjaan. Sebagaimana perbuatannya wanita-wanita penyihir yang mengikat perbuatannya. Ada yang berkata عُقَدٍ berarti mengikat hati seakan-akan dia di bisiki syaitan bahwa”malamu masih panjang maka kalau manusia mendengarkan bisikan itu,dia akan terlambat bangun.
Ada yang berkata عُقَدٍ itu bermakna “perumpamaan”, diumpamakan ikatan syaitan yang menghalang-halangi manusia untuk qiyamul lail.
فَإِذَا اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَ
ةٌSabda Nabi diatas mengandunga beberapa faedah diantaranya , anjuran untuk dzikir kepada Allah ketika bangun tidur. Anjuran untuk segera berwudlu ketika bangun tidur

وَإِذَا تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عَنْهُ عُقْدَتَانِ
Maksudnya ketika orang itu berwudlu maka lepaslah ikatan yang kedua , maka sempurnalah lepas dua ikatan tersebut.
فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْس
ِMaksudnya gembira karena diberi sesuatu kemulyaan dari Allah dari ketaanya. Serta balasan dari perbuatannya yaitu sesutu yang memberi barokah untuk dirinya karena dia melakukan yang diperintahkan ,maka godaan ikatan syaitan akan terlepas semuanya.
إِلَّا أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلَانَ
Artinya dia masih terbelenggu oleh ikatan dan godaan syaitan, sehingga bekasnya masih terasa. Dhohirnya hadist itu mengatakan sesungguhnya orang yang tidak mau mengumpulkan tiga perkara tersebut (dzikir kepada Allah, wudlu dan sholat) maka orang tersebut termasuk dalam kategori”ketika pagi datang jiwanya kotor dan bermalas-malasan” dan hadist diatas tidak ada yang menyangkal.
Kalau Al-bukori dita’wil beliau menghendaki bahwa penhertian “ tutuplah iktan syaitan “itu untuk orang yang meninggalkan sholat dan menjadikan orang yang melakukan sholat akan terlepas ikatan syaitan tersebut sebagaimana dia tanpa ikatan dan bekas-bekasnyanya.[3]

F.      Aspek Tarbawi
Dari berbagai Uraian diatas maka dapat diambil beberapa aspek tarbawinya, yaitu:
Ø  Selalu mengingat Allah dalam keadaan apapun dan dimanapun, meskipun pada saat istirahat
Ø  Setiap Bangun tidur untuk selalu berdzikir.
Ø  Setiap langkah hidup manusia itu pasti digoda syaitan dan memang syaitan itu tugasnya mengganggu manusia dan mengajak manusia untuk melakukan hal buruk yang dibenci Allah makanya kita harus kalahkan godaan syaitan.
Ø  Makruh hukumnya, jika kita semalaman tidur tanpa mendirikan sholat sunah. Hendaklah setiap malam senantiasa mendirikan sholat sunah.[4]

Hadits ke2

A.    Materi Hadits
 حَدَّثَنِي مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ حُيَيٍّ قَالَتْ : {كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُعْتَكِفًا فَأَتَيْتُهُ أَزُورُهُ لَيْلًا فَحَدَّثْتُهُ ثُمَّ قُمْتُ فَانْقَلَبْتُ فَقَامَ مَعِي لِيَقْلِبَنِي وَكَانَ مَسْكَنُهَا فِي دَارِ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ فَمَرَّ رَجُلَانِ مِنْ الْأَنْصَارِ فَلَمَّا رَأَيَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَسْرَعَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رِسْلِكُمَا إِنَّهَا صَفِيَّةُ بِنْتُ حُيَيٍّ فَقَالَا سُبْحَانَ اللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنْ الْإِنْسَانِ مَجْرَى الدَّمِ وَإِنِّي خَشِيتُ أَنْ يَقْذِفَ فِي قُلُوبِكُمَا سُوءًا أَوْ قَالَ شَيْئًا}. (رواه البخارى فى الصحيح, كتاب بدء الخلق, باب صفة إبليس وجنوده  

B.     Terjemah Hadits
Mahmud bin Ghailan menyampaikan kepada kami dari Abdurrazaq yang mengabarkan dari ma’mar dari azzuhri dari ali bin Husain dari syafiyyah binti huyay yang berkata “saat Rosulullah sedang I’tikaf di masjid aku pernah menemui beliaudi malam hari. Aku berbicara dengan beliau, kemudian aku berdiri dan hendak kembali, beliau berdiri bersamaku untuk mengantarku pulang. Syafiyyah tinggal dirumah usamah bin zaid. Saat itulah, ada 2 orang laki-laki dari anshar lewat melihat Rosulullah, merekapun mempercepat langkah. Maka nabi bersabda, pelan-pelan! Dia ini syafiyyah binti huyay. Mereka berdua berkata, Maha Suci Allah, Wahai Rosulullah; Beliau bersabda “ Sungguh, aku khawatir setan itu melesatkan keburukan ke dalam hati kalian berdua.[5]

C.      Mufrodat
Sedang I’tikaf = معتكفا
Menemui = ازور
Berdiri = قمت
Hendak kembali  فانقلبت=
Sesungguhnya =انّ
Dua orang laki2 رَجُلاَنِ=
Jalan  يَجْرِىْ=
Takut =خشيت
Jelek  سوأ=
Aliran = مَجْر
Darah =الدّم

D.    Biografi Perowi
Imam Al-Bukhori
·         Nama lengkap Imam Al-Bukhori adlah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin mughirah bin bardizbah Al-ju’fi Al-bukhori. Ju’fi adalah nama suatu daerah di negeri yaman, dimana kakek imam Al-Bukhori, Mughirah adalah seorang tokoh islam yang disegani di daerah itu. Dan oleh karenaitu, seluruh keturunannya berbangga dengan daerah itu, dan dipakai sebagai pelengkap nama-namanya, termasuk Imam Al-Bukhori.
Imam Al-Bukhori dilahirkan pada hari Jum’at malam tanggal 13 syawwal 194H dalam sebuah keluarga diberkahi, yang berhias ilmu dan taqwa. Ayahnya bernama Ismail.
      Imam Al-Bukhori telah menuntut ilmu kepada ahli-ahli hadits yang popular pada masa itu diberbagai Negara, yaitu Hijaz, Syam, Mesir, dan irak. Dia meninggal dunia pada malam selasa tahun 255H.  dalam usia 62 tahun kurang 13 hari, dengan tidak meninggalkan seorang anak pun.[6]
Syafiyyah
·         Syafiyyah binti huyyay adalah salah satu istri Rosulullah. Dia adalah shafiyyah binti huyay ibnu akhthab,pemimpin khaibar ketika kaum muslimin membuka tanah khaibar,shafiyyah termasuk diantara para tawanan ,lalu menjadi bagian nabi SAW ,maka beliau memerdekakannya dan langsung menikahinya.[7]

E.     Keterangan Hadits
Sesungguhnya syaitan dan balatentaranya berjalan menggoda manusia sebagaimana berjalannya aliran darah pada tubuh manusia, manusia tidak merasakanya, sehingga tidak merasa bahwa dia dalam genggaman godaan syaitan .
Hadits bukhori menyebutkan bahwa Allah Ta’ala kuasa menciptakan makhluk yang lembut yang bisa masuk kedalam tubuh manusia sebagaimana bercampur dengan aliran darah, karena syaitan itu juga diciptakan dari api dan manusia dari tanah, apabila manusia selalu ingat Allah maka dia tidak akan tergoda dan juga sebaliknya, syaitan itu meniupkan godaannya kepada orang yang dipilih lewat nafsu amarah dengan melewati aliran darah. Dan obat yang baik dari godaan syaitan tersebut adalah memutuskan aliran-aliran itu dengan rasa lapar serta puasa.[8]
F.      Aspek Tarbawi
Ø  Bahwa kita harus selalu mengingat Sang Kholik supaya kita terhindar dari godaan syaitan.
Ø  Harus selalu bisa menahan amarah.
Ø  Menganjurkan kita untuk puasa supaya kita bisa menahan hawa nafsu.























BAB III
PENUTUP
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa :
ü  Makruh hukumnya semalaman tidur tanpa mendirikan sholat sunah. Bagi seorang, hendaklah setiap malam senantiasa mendirikan sholat sunah, baik sebelum maupun setelah bangun tidur.
ü  Sesugguhnya syaitan dan bala tentaranya berada disekeliling kita,hendaklah kita selalu mengingat Allah dan jangan menyekutukan-Nya.

























Daftar Pustaka


v  Abdullah, Abu Muhammad bin Ismail Al-Bukhori, 2011. Shahih al Bukhori. Jakarta: PT.Niaga
v  Abdullah, Abu Muhammad bin Ismail Al-Bukhori, 2011. Shahih Bukhori Jilid I. Jakarta Timur: Almahira
v  Alawi, Muhammad al Maliki, Prof.dr, 2006. Ilmu Ushul Hadits. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
v  Mudjab, Ahmad Mahali, K.H, 2004. Hadits-hadits Muttafaq ‘alaih. Jakarta: Kencana
v  Syekh Mansur, Ali Nashif, 1994. Mahkota Pokok-Pokok Hadits Rosulullah SAW jilid III. Bandung: Sinar Baru Algensindo
v  Ali Baydoun,Muhammad,1971.Shahih muslim.Basyarakh nawawi.Libanon:Dar Al-kotob Al-ilmiyah.


[1] Teunku M. Hasbi Ash Shidieqy,Ilmu Hadist(semarng:PT Pustaka Riski Putra,1997),hlm.254

[2] Muhammad alawi al-maliki,ilmu usul hadits cet.1(Yogyakarta:pustaka pelajar,2006),hlm.264
[3] kitab Shohih muslim,hlm.404-405
[4] Ahmad mudjabmahalli,hadits-hadits muttafaq ‘alaih cet.1 bagian ibadat(jakarta:Kencana,2004)hlm.381
[5] Abu Abdullah Muhammad bin ismail al bukhori.shahih bukhori jilid1(Jakarta timur:Almahira.2011)hlm.767-768
[6] Muhammad alawi,op.cit
[7]  Syekh masyur ali nashif,mahkota hadits-hadits Rosul jilid3(bandung:sinar baru algensindo,2011)
[8] Kitab Faidhul qodir, hlm.453

32 komentar:

  1. Nama:Umu Aisyiatul Maqbulah
    Nim:2021 111 094

    Assalamu'alaikum..
    melihat realita sekarang manusia menafsirkan makhluk metafisik adalah setan yang sering menakuti manusia seperti berwujud orang yang sudah meninggal dll.. nah bagaimana pemaklah melihat masalah ini dan bagaimana caranya agar kita tidak terlalu percaya pada hal-hal tersebut, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa’alaikum salam wr wb
      Terimakasih untuk pertanyaannya.
      Menurut saya, Bahwa sebenarnya yang menakut-nakuti dan Bergentayangan dimana-mana itu bukan orang yang meninggal,tetapi itu sebenarnya setan yang menyerupai orang yang meninggal itu.
      Alam ghaib itu sebenarnya memang ada,jadi percaya tidak percaya itu memang ada,tergantung bagaimana kita menyikapinya,, syaitan itu hanya menggoda orang-orang yang lemah imannya dan manusia yang hatinya tidak terpaut kepada Allah dan kita jangan takut kepada mereka,karena yang patut kita takuti hanyalah Allah SWT.

      Hapus
  2. Mus'aliyah
    2021 111 087

    Pertanyaan saya, ketika kita tidur mendapat mimpi buruk apkah itu di karenakan tengkuk kita di ikat oleh syetan. Padahal sebelum tidur kita sendiri sudah berdo'a. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih untuk pertanyaannya
      Kalau menurut saya mimpi buruk itu karena saat pikiran kita terfikirkan kepada hal-hal yang buruk , kalau tidak karena kita itu saat mau tidur membayangkan atau membicarakan hal buruk. itu biasanya akan kebawa ke mimpi.
      Didalam hadits ini dijelaskannya kalau tengkuk kita diikat oleh setan itu, kita akan merasa malam masih panjang dan memasuki waktu pagi dengan jiwa yang keji dan penuh kemalasan.

      Dan yang saya dengar bahwa kita tidak boleh menafsirkan mimpi,karena mimpi merupakan aktivitas pikiran alam bawah sadar.

      Hapus
  3. Aji Triyono (2021 111 104)
    Assalamu'alaikum.......
    Pertanyaan:
    1. Apa pengertian dari makhluk metafisik itu sendiri dan siapa saja mereka ?
    2. di dlam aspek tarbawi dijelaskan bahwa :Makruh hukumnya, jika kita semalaman tidur tanpa mendirikan sholat sunah. Hendaklah setiap malam senantiasa mendirikan sholat sunah.pertanaanya bagaimana caranya agar kita itu selalu bisa melakukan sholat sunah lail ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa’alaikum salam wr wb…..
      Terimakasih untuk pertanyaannya
      Jawaban:
      Pertanyaan yang petama: Makhluk metafisik yaitu makhluk yang tidak bisa dilihat oleh panca indra, bisa dikatakan makhluk metafisik adalah makhluk halus.
      Makhluk metafisik itu seperti: malaikat, jin, setan dan bala tentaranya.
      Kemudian yang kedua: Menurut saya, agar kita terbiasa bangun di malam hari untuk mengerjakan shalat sunnah itu yang pertama, kita harus memilki kemauan yang sungguh-sungguh untuk mengerjakan shalat sunnah malam tersebut, kita harus memiliki kemauan yang keras untuk selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan berdo’a dan memohon ampun kepada-Nya, sehingga timbul niat yang ikhlas untuk mengerjakannya. Apabila hal tersebut sudah tertanam di dalam diri kita, pasti kita tidak akan merasa berat untuk bangun di malam hari, sehingga kita akan terbiasa untuk mengerjakan shalat sunnah di malam hari.

      Hapus
  4. aslmkm
    Asyef Nurdianto (2021 111 113)

    ada tidak sunnah-snnah yang bisa kita lakukan agar kita bisa terhindar dari godaan syaitan selain berdzikir tentunya? jelaskan!

    trmkash
    wslmkm

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikumsalam..
      trmksh atas pertnyaannya..

      menurut saya Bahwa sunnah selain berdzikir yaitu
      -Membaca AlQur'an.
      -Wudhu.
      -Mengerjakan Sholat Sunnah.
      -Selalu Berpikir Positif.

      Itulah sunnah-sunnah yang bisa kita lakukan agar kita bisa terhindar dari godaan syaitan selain berdzikir....

      Hapus
  5. Qurrotul Aini (2021 111 098)

    Assalamualaikum Wr.Wb.
    yang ingin saya tanyakan, kenapa Allah SWT memberikan nafsu kepada manusia jika malah menjadikan jalan bagi syetan, dan bagaimana cara kita agar kita tidak bermalas-malasan dan bisa menahan nafsu/ godaan syetan, kemudian bagaimana sebenarnya pernyataan bahwa syetan masuk lewat perantara darah, apakah hal tersebut hanya kiasan saja atau bagaimana??
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa’alaikum salam wr wb
      Bahwa untuk membedakan antara manusia dengan makhluk-makhluk lain, malaikat diberikan akal saja tetapi tidak mempunyai nafsu, hewan mempunyai nafsu dan akal tetapi mempunyai hati, lha manusia mempunyai akal,nafsu dan hati, itulah kelebihan manusia.
      Agar kita tidak malas-malasan dan bisa menahan nafsu kita harus selalu ingat kepada Allah, dengan seperti itu , kita tidak mudah tergoda dengan godaan syaitan. Dan cara yang dapat dilakukan agar kita selalu teringat dengan allah yaitu :
      1)melakukan shalat wajib tepat waktu, selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah . dengan hal itu insyaAllah hati menjadi lebih tenang dan lebih dekat dengan Allah.
      2)dengan shalat tahajud. dengan shalat tahajut insyaAllah akan mandapatkan perasaan yang tenang, hal ini dimungkinkan ditengah kesunian malam didapatkan kondisi keheningan dan ketenangan suasana .
      3)mengingat kematian yang datang setiap saat. kematian sebenarnya sangat dekat , dan lebih dekat dengan urat leher kita.
      4)membayangkan tidur dalam kuburan yang sangat sempit, gelap dan sunyi saat kita mati nanti.
      5)membayangkan kedahsyatan akan siksa neraka.
      6)mengikuti tausiyah atau pengajian secara rutin dengan mengikuti tausiyah rutin, maka akan bisa meningkatkan keimanan kita karena selalu diingatkan kembali untuk selalu dekat kepada Allaseminggu sekali.
      7)bergaul dengan orang orang yang shalih.
      8)membaca Al_qur'an dan maknanya, itu menjadikan kita akan dekat dengan Allah.
      9)merenung atas semua kejadian alam di sekeliling kita
      10)merasakan kebesaran Allah atas semua ciptaanya.

      Dan cara agar kita dapat mengendalikan hawa nafsu;
      a)Menyadari bahwa nafsu adalah dinding pagar yang mengitari jahannam.Orang yang mengikuti nafsu dikhawatirkan akan lepas dari iman, sementara dia tidak menyadarinya. Mengikuti nafsu bisa menutup pintu taufik bagi manusia dan membuka pintu penyesalan.
      b)memanjakan nafsu berarti merusak akal fikiran dan itu berarti menghianati Allah.
      c)menyadari bahwa menentang nafsu akan menghasilkan kekuatan tubuh , hati dan lidah.
      d)menyadari kita diciptakan bukan karena untuk kepentngan nafsu tetapi unuk sesuatu urusan yang besar yang tidak bis adi capai kecuali dengan memnentangnya

      Ia pernyataan bahwa syetan masuk lewat perantara darah,itu hanya kiasan saja, bahwa manusia disekelilingnya ada syaitan-syaitan yang setiap saat dan setiap waktu untuk menggoda manusia dan hakikat dan tugas manusia adalah untuk menggoda manusia agar manusia jatuh pada kegelapan..

      Hapus
  6. Nama : DEWI SURYANI
    NIM : 2021 111 093

    Assalamu'alaikum wr.wb

    Yang ingin saya tanyakan pada keterangan hadist yang terakhir, apabila manusia selalu ingat Allah maka dia tidak akan tergoda dan juga sebaliknya, syaitan itu meniupkan godaannya kepada orang yang dipilih lewat nafsu amarah dengan melewati aliran darah. Dan obat yang baik dari godaan syaitan tersebut adalah memutuskan aliran-aliran itu dengan rasa lapar serta puasa. Bagaimana jika wanita sedang haid, lalu obat/cara untuk menghinadari nafsu dari syaitan bagaimana menurut Anda... trims

    Wassalamu'alaikum wr.wb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa’alaikum salam wr wb
      Terimakasih untuk pertanyaanya
      Menurut saya Yaitu dengan memperbanyak berdzikir dan bersholawat kepada Allah SWT.
      Dengan memperbanyak bersholawat dan berdzikir kepada Allah SWT . hati dan pikiran kita akan selalu terpaut dengan Allah sehingga kita selalu terhindar dari hal-hal buruk dari godaan syaitan yang terkutuk.

      Hapus
  7. Silfina Hayati
    2021111268
    C

    Assalamu'alaikum
    mb saya mau tanya, menurut pandangan mb, kalimat pada aspek tarbawi “Selalu mengingat Allah dalam keadaan apapun dan dimanapun, meskipun pada saat istirahat” itu bagaimana? Kemudian apakah ketika tertidur pun manusia harus senantiasa mengingat Allah? Padahal manusia itu hilang sementara kesadarannya. Apakah ada pengecualian dalam hal tersebut? Mohon jelaskan kembali! hee
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa’alaikum salam wr wb
      Terimakasih untuk pertanyaannya
      Begini mb,maksud dari “Selalu mengingat Allah dalam keadaan apapun dan dimanapun, meskipun pada saat istirahat”itu karena supaya kita tidak digoda syaitan.karena dengan mengingat Allah itu, kita tetap dijaga dalam lindungannya meskipun sedang tidur.
      Ya kita mengingat-Nya sebelum tidur ,mengingat allah dengan berdzikir dan berdoa dahulu.

      Hapus
  8. Nama: Nurul Hiadayah
    NIM: 2021111118
    Assalamualaikum....
    saya mau tanya,
    1). dalam hadits di atas, yang di maksud dengan "ikatan" itu apa ???
    2). bagaimana caranya agar kita biasa terbangun untuk melaksanakan sholat malam, karena biasanya kalau sudah tidurbiasanya terbangun ketika sudah subuh ??
    mohon penjelasannya mb' obix....trimss
    wassalamualaikum..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa’alaikum salam wr wb
      Terimakasih untuk pertanyaannya
      Ikatan pada hadits tersebut adalah godaan yang datang dari syaitan saat kita sedang tidur.
      Pertanyaan yang kedua intinya seperti pertanyaan dari Mas Aji triyono,kalau Menurut saya, agar kita terbiasa bangun di malam hari untuk mengerjakan shalat sunnah itu yang pertama, kita harus memilki kemauan yang sungguh-sungguh untuk mengerjakan shalat sunnah tersebut, kita harus memiliki kemauan yang keras untuk selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan berdo’a dan memohon ampun kepada-Nya, sehingga timbul niat yang ikhlas untuk mengerjakannya. Apabila hal tersebut sudah tertanam di dalam diri kita, pasti kita tidak akan merasa berat untuk bangun malam, sehingga kita akan terbiasa untuk mengerjakan shalat sunnah di malam hari.

      Hapus
  9. Restu Noviani
    2021 111 091
    assalamualaikum...
    saya cuma mau tanya
    supaya kita solat dengan khusyuk itu bagaimana???jika kita solat tidak khusyuk apakah itu diganggu setan???
    wassalamualaikum

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa’alaikum salam wr wb
      Terimakasih untuk pertanyaannya
      Menurut saya, untuk sholat yang khusuk Itu memang susah, tetapi kita berusaha untuk sholat khusuk. Bagaiman kita bisa menata hati agar tidak terfikirkan oleh hal-hal duniawi, semisal Allahuakbar kita membacanya sambil memaknai dan menghayati, kemudian saat kita membaca seperti surat al-fatikhah maupun surat-surat pendek lainnya kita itu diusahakan membacanya itu seakan-akan kita melihat tulisannya langsung.
      Kalau kita tidak khusuk itu memang karena kita digoda setan, kan setan itu menggoda manusia .oleh karena itu kita harus fokus dengan sholat seperti yang saya sebutkan tadi.

      Hapus
  10. marlihatin 2021111123
    assalamualaikum.,,,
    mb mau nanya,,, bagaimana cara kita agar bisa meredakan amarah yang terjadi dalam diri kita supaya diri kita tidak dikuasai oleh amarah yang buruk... terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wassalamualaikum wr wb
      Terimakasih untuk pertanyaannya
      Menurut saya, Ketika kita marah dalam keadaan berdiri, maka kita duduklah, jika masih marah maka berbaringlah dan jika berbaring masih marah maka berwudhulah. Karena dengan berwudhu kita dapat menyegarkan hati dan pikiran kita.

      Hapus
  11. Nama: Peni Puji Purwasih
    Kelas: C
    Nim: 2021 111 105

    Asskum...
    Yang saya mau tanyakan dalam makalah di atas dalam aspek tarbawi hadits pertama dikatakan makruh hukumya bila semalam tidak mengerjakan sholat sunnah, apa yang menjadi latar belakang pernyataan tersebut?
    Terimakasih...:D
    Wassalam...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikumsalam...
      trmksh untuk pertanyaannya..

      bahwa didalam hadits ini djlaskan bahwa kita disuruh untuk melakukan sholat malam untuk melepaskan ikatan yang diikatkan setan di tengkuk manusia.

      Hapus
  12. Nur Faizatul Khaeriyah
    2021 111 111
    C

    Assalamualaikum.
    pertanyaan langsung pada aspek tarbawi hadits kedua disebutkan bahwa kita harus bisa selalu menahan amarah, bagaimana kiat-kiatnya?
    terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wassalamualaikum wr wb
      Terimakasih untuk pertanyaannya
      tips menahan amarah
      . BERWUDHU & SHOLAT
      . BERSIKAPLAH DEWASA
      . PERGI KE KAMAR MANDI KEMUDIAN CUCI MUKA
      . LEBIH RELIGIUS
      . SERINGLAH TERTAWA
      . TINGKATKAN EMPATI
      . MEMAAFKAN
      . TOLERANSI
      . MEMILIKI SAHABAT KARIB
      DAN LAIN SEBAGAINYA

      Hapus
  13. ASEP ROKHMATUL YAHYA
    2021 111 120
    Assalam,,,Mba obik yg makin,,,, imyut.
    pertanyaan:
    Dalam makalah disebutkan tentang makhluk meta fisik dan jga sdikit menyinggungtentang haw nafsu.. saya ingin bertanya,, apa sih perbedaan antara ajakan ajakan yang berasal dri syetan dan ajakan dari hawanafsu? Jelaskan, sekian dan trimakasih.
    Wassalam,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikum salam wr wb
      terimakasih untuk pertanyaannya
      perbedaan dari ajakan dari setan dan ajakan dari hawa nafsu yaitu: bahwa sebenarnya ajakan syaitan dan ajakan hawa nafsu itu sama-sama dari syaitan,,karena syaitan itu ada disetiap aliran darah manusia , setan menggoda lewat manapun, entah dari bisikan-bisikan, dari hawa nafsu, dll..dan sumber utama ajakan mengajak kepada keburukan yaitu syaitan.

      Hapus
  14. ULFATUL MAULA ( 2021 111 089 )

    Assalamu'alaikum..
    mba obi saya mau tanya nih, didalam aspek tarbawi, salah satunya dikatakan bahwa makhruh hukumnya sepanjang tidur semalaman tidak melaksanakan sholat sunnah.
    yang saya tanyakan kenapa hukumnya makruh? padahal sunnah sendiri itu kan dilaksanakan mendapat pahala, dan jika tidak dilaksanakan tidak apa-apa..

    terimakasih, :)

    Wassalamualaikum

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikum salam wr wb
      terimakasih untuk pertanyaannya

      pertanyaannya mirip dengan pertanyaan dari saudari peni.bahwa didalam hadits ini djlaskan bahwa kita disuruh untuk melakukan sholat sunah malam untuk melepaskan ikatan yang diikatkan setan di tengkuk manusia.
      dikenai hukum makruh karena alangkah baiknya jika kita disela-sela istirahat kita tetap mengingat Allah dan melaksanakan ibadah, agar kita juga terhindar dari godaan setan.:-)

      Hapus
  15. Mirza Fajrian 2021 111 110

    Assalamu'alaikum...

    Bagaimana ketika orang yang mempunyai perlakuan nakal dan jahat diibaratkan dengan syaitan. bolehkah kita mengibaratkan seperti itu... bagaimana menurut pendapat anda....

    trmksh

    Wassalamu'alaikum...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaikum salam wr wb
      terimakasih untuk pertanyaannya yang sangat W.O.W

      menurut saya,,mungkin itu karena anda sering diibaratkan dengan setan.jadi anda ajukan pertanyaan seperti itu kepada saya :-)haha:-p

      .itu tidak boleh,karena manusia lebih mulia dari pada setan dan juga kedengarannya kempresil ditelinga

      Hapus
  16. wa'alaikum salam wr wb
    terimakasih untuk pertanyaannya yang sangat W.O.W

    menurut saya,,mungkin itu karena anda sering diibaratkan dengan setan.jadi anda ajukan pertanyaan seperti itu kepada saya :-)haha:-p

    .itu tidak boleh,karena manusia lebih mulia dari pada setan dan juga kedengarannya kempresil ditelinga.

    BalasHapus
  17. assalamu'alaikum
    nama :Hasn Basri
    kelas : C
    Nim: 2021 111 241

    mba robi saya mau tanya tentang awal penciptaan MAKHLUK METAFISIK?
    dan sebutkan apa saja pembentuk MAKHLUK METAFISIK itu sendiri?

    BalasHapus