Laman

Sabtu, 03 Maret 2012

Kelas H, Nur Faizah, 4: ILMU AKAL DAN AMAL



MAKALAH ILMU AKAL DAN AMAL




 






Mata kuliah : Hadist Tarbawih II
Dosen Pengampu : Muhammad Ghufron, M .A.G

Nur faizah
2021110347

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGRI
STAIN PEKALONGAN
2012


PEMBAHASAN
A.Materi Hadits

عن عائشة قالت :< قلت يا رسول اللة بائ شيء يتفا ضل النا س في الىنيا ؟ قا ل : با لعقل ,فلت ففي الاخرة ؟ قا ل: با العقل , فقا لت عا ئشة : انما يجزون باعمالهم ؟قا ل و هل عملواالا بقد ر ما اعطا هم الله من العقل فبقد ر ما اعطوا من العقل كا نت اعمالهم وبقد   ما عملوا ىجزون>
رواه : الحارث فى المسند,
٢: ٨٠۵ 
B.Terjemah Hadits
Artinya:’’ Diriwayatkan dari Aisyah Ra,dia berkata : saya bertanya kepada Rasulullah SAW dengan apa manusia bisa unggul ketika di dunia.Rasulullah SAW berkata dengan akal , Aisyah bertanya lagi kalau di akhirat? Rasulullah SAW menjawab dengan akal Maka Aisyah bertanya lagi : ( bukankah ) manusia sesungguhnya manusia itu dibalas hanya karena amal – amalnya ? Rasulullah SAW menjawab: dan tidaklah manusia – manusia beramal kecuali dengan sekedar yang Allah SWT berikan yaitu akal. Maka dengan sekedar apa yang telah diberikan kepada mereka (akal) itulah amal – amal mereka,dan atas sekedar apa yang mereka kerjakan , maka mereka mendapat balasan.
C.Keterangan hadits
Hadits ini menerangkan bahwa perbeda’an antara akal manusia dengan hewan,karena manusia adalah makhluk yang sempurna yang diberi akal oleh Allah SWT untuk berfikir.Karena akal adalah salah satu cara untuk berfikir terutama mengenai masalah ilmu,kemudian ilmu masuk kedalam hati,kemudian ilmu bertanya kepada akal kapan saya akan diamalkan, kalau akal menjawab sekarang juga, anggota badan menimpli keselamatan,Untukmu wahai akal apabila akal menjawab nanti saja! Anggota tubuh akan mengingatkan ilmu yang tidak diamalkan berkurang barokahnya.akal menjawab aku tadi sedang lalai semoga Allah mengampuni kelalaianku,kalau begitu akan kuamalkan sekarang juga. Anggota badan menimpali keselamatan untukmu wahai akal.



D. Biografi Perowi
Aisyah Binti Abu Bakar As-Shidiq adalah ibu dari orang orang mukmin. Beliau adalah perempuan yang paling ahli dalam bidang fikh.Dan merupakan istri Nabi yang paling utama selain khadijah, mereka berdua memiliki kemasyuran yang berbeda terdapat perbeda’an berdua bahwa ia wafat pada 57 H. Menurut Qoul shahih[1].

E.Aspek Tarbawi
Dalam kitab lisan Al- Arabi (العقل) artinya sesuatu sesuatu yang membedakan antara manusia dengan semua jenis hewan.Sedangkan yang dibutuhkan seperti bangunan,rumah,pertanian,penjagaan,dan lain-lain[2].
Kata asal berasal dari bahasa arab yaitu al- aql berarti pikiran atau intelek (daya)atau proses pikiran yang lebih tinggi berkenaan dengan ilmu pengetahuan.Dimana akal merupakan akal yang menampung akidah,syariah serta akhlak dan menjelaskannya.Dan dengan menggunakan akal secara baik dan benar sesuai dengan petunjuk Allah SWT.Kemudian akal tersebut akan menghasilkan ilmu dan akan berkembang.[3]
Mengenai ilmu , akal yang telah berproses menghasilkan ilmu.Dimana ilmu adalah salah satu cara untuk menolong manusia dalam perjalanannya menuju Allah SWT.Dengan bantuan ilmu seorang muslim dapat bertakorub kepada Allah SWT.Dan kreteria ilmu yang berguna adalah ilmu yang dijadikan alat untuk  pengetahuan tentang Allah  SWT keridhoan dan kedekatan kepada-Nya.
Mengenai amal,ilmu  yang telah di dapat,diaplikasikan keedalam perbuatan,jadi amal merupakan aplikasi ilmu di dalam kehidupan dan setiap amal yang dikerjakan seseorang hendaknya bermanfaat bagi orang lain.Tetapi baik dan tidaknya suatu amal di tentukan oleh niat orang yang beramal.


DAFTAR PUSTAKA
Zuhri,Moh.1992.Terjemah Sunah At-Tirmidzi.Semarang:CV Asy-Syifa.
Hajar Al- Asqolani,Ibnu.1995.Taqrib Ast-Tahzib.Beirut:Dar Al Fikr
Muhammad,Al-Hafidz Abi Ali.1979 M.Tuhfatul Ahmadi Syaih Sunah At-Tarmidzi.Beirut:Lebanon,Dar Al-Fikr.
Golshani,Mehdi.2003.Filsafat menurur Al-Quran.Bandung:Mizan utama.
Mandzur,Ibnu.1990.Lisan Al-Arab,Jilid I.Bairut :Dar Sidar
Daud Ali,Moh.2006.Pendidikan Agama Islam.Jakarta :PT.Grafindo Persada.

 PENDAHULUAN

Fenomena yang terjadi pada saat ini banyak orang sudah banyak menggunakannya untuk mencari ilmu,namun setelah mereka memperbolehkannya sangat jarang dari merea yang mau mengamalkannya
Beramal secara ikhlas bukanlah pekerjaan yang mudah.karena sifat manusia yang terkadang ingin di ketahui ingin dia dianggap dan lain sebagainya.Beramal bukan krena hal melainkan karena gengsi dan mencari sensasi,itu adalah hal-hal yang bersifat riya yang kita tahu dan merupakan salah satu dari sekian banyak perbuatan Ilmu merupakan proses manusia menjawab ketidak tahuannya mengenai berbagai hal  dalam hidupnya. Akal yang telah berproses akan menghasilkan ilmu ,ilmu yang telah di dapat diaplikasikan kedalam perbuatan atau amal. Jadi,amal merupakan aplikasi dari ilmu.
Dalam hal ini,hubungannya ketiganya (akal ,ilmu dan amal) sangat erat. Amal yang baik karena adanya ilmu yang bermanfaat,sedangkan ilmu  yang bermanfaat didapat atau hasil dari proses pemikiran akal yang benar.














KESIMPULAN
Ilmu merupakan proses manusia menjawab ketidak tahuannya mengenai berbagai hal  dalam hidupnya. Akal yang telah berproses akan menghasilkan ilmu ,ilmu yang telah di dapat diaplikasikan kedalam peerbuatan atau amal. Jadi,amal merupakan aplikasi dari ilmu.
Dalam hal ini,hubungannya ketiganya (akal ,ilmu dan amal) sangat erat. Amal yang baik karena adanya ilmu yang bermanfaat,sedangkan ilmu  yang bermanfaat didapat atau hasil dari proses pemikiran akal yang benar.

















[1] Ibnu Hajar ,Taqrib Ast – Tahzib. (Bairut Dar Al Fikr ,1995)hal.869
[2] Ibnu Mandzur,Lisan Al – Arabi.Jilid I.(Beirut Dar sidar ,1990).hal.459-475
[3] Moh Daud Ali,Pendidikan agama islam,(Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada,2006),hal 385

24 komentar:

  1. NAMA :Karimatul khasanah
    NIM :2021110361
    KELAS:H
    Lebih memilih mana antara ilmu dengan akal
    ,kalau ke-2 nya saling bertentangan? misal ilmu mengatakan kalau ada kehidupan setelah mati,Tapi itu sulit di terima oleh akal.

    BalasHapus
  2. Nama : Dewi Ana
    NIM : 2021110370
    Kelas: H

    1. Manakah yang harus didahulukan antara ilmu dengan amal? apakah boleh masih mempelajari suatu ilmu belum sepenuhnya menguasai tetapi sambil diamalkan?

    BalasHapus
  3. Bagaimanakah seseorang bisa menumbuhkan kesadaran untuk beramal melalui ilmunya?

    M. Nurul Amin
    Kls H (202 111 0383)

    BalasHapus
  4. nama:mei andriyanti
    nim:2021110384
    bagaimana caranya agar seseorang dapat mengamalkan ilmunya sedangkan dirinya sendiri memilki ilmu tapi tidak mengamalkan nya?dan bagaimana cara-cara kita ntuk menyatukan antara teori dan praktek?

    BalasHapus
  5. Nama: Krisna ayu diana
    NIM: 2021110348

    Bagaimana kaitan antara ilmu dengan amal? jelaskan!

    BalasHapus
  6. Nama : M Mastur Hilmi
    2021110368
    Saya belum paham tentang penjelasan dari keterangan hadits anda, tolong jelaskan lebih rinci lagi dan mudah di pahami,,

    BalasHapus
  7. nama : irfaqiyah
    nim : 2021110354

    ada yang mengatakan ilmu yang tidak di amalkan bagai pohon tidak berbuah.....
    bagaimana pandangan pemakalah dengan hal tersebut?

    BalasHapus
  8. 2021110375

    Bagaimanakah kedudukan AKAL dalam Islam??

    FAJARWATI Y.R

    BalasHapus
  9. bagaimana ketentuan mengamalkan ilmu?
    Apakah seseorang yang mau mengamalkan ilmunya harus memenuhi semua ketentuan yang telah ditentukan untuk mengamalkan ilmu tersebut?


    muhammad rizqon(2021110369)

    BalasHapus
  10. bagaimana jika akal yg kita miliki kurang dalam hal memahami ilmu (lola atau ga pahaman). lalu bagaimana kita bisa memperoleh amalan dari hal mengamalkan ilmu sedang ilmu yang kita miliki pas2an...

    BalasHapus
  11. Nama :anis akhifatul khasanah
    NIM :378

    bagaimana solusi jika kita mengamalkan ilmu yang sudah kita pelajari kepada orang yang tidak ciap untuk menerima ilmu tersebut

    BalasHapus
  12. Nama :Anis akhifatul khasanah
    NIM :378
    bagaimana solusi jika kita mengamalkan ilmu yang sudah kita pelajari kepada orang yang tidak ciap untuk menerima ilmu tersebut?

    BalasHapus
  13. Nama :Wafiudin.K
    NIM :202110336
    Maksud ilmu akal itu apa?ilmu logika manusia seperti matematik atau gimana.

    BalasHapus
  14. bolehkah kita mengamalkan ilmu yang belum kita kuasai secara penuh??

    bagaimana jika ilmu yang kita amalkan itu terdapat kesalahan di dalamnya, tetapi kita tidak mengetahuinya. apakah kita akan mendapatkan dosa??

    BalasHapus
  15. ida rosyida
    2021110351
    bolehkah kita mengamalkan ilmu yang belum kita kuasai secara penuh??

    bagaimana jika ilmu yang kita amalkan itu terdapat kesalahan di dalamnya, tetapi kita tidak mengetahuinya. apakah kita akan mendapatkan dosa??

    BalasHapus
  16. http://www.facebook.com/profile.php?id=100000483930643Rabu, 07 Maret 2012 11.14.00 WIB

    Nadiya milati(2021110332)
    bagaimana jika kita belum menguasai ilmu yang dipelajari untuk mengamalkaanya?

    BalasHapus
  17. Linda puspitasari
    202111344
    H

    bagaimana menyeimbangkan atau menselaraskan antara ilmu dan amal, karena tidak sedikit bahwa orang yang mengetahui ilmu tanpa mengamalkannya?

    BalasHapus
  18. siti mutoharoh
    2021110346

    bagaimana cara memaksimalkan akal dan ilmu sehingga amal yang dihasilkan adalah amal perbuatan yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama, moral, dan hukum.

    BalasHapus
  19. jawaban dari pertanyaan karimatul khasanah
    menurut saya lbih memilih ilmu karena ailmu adalah tuannya ,,dan ilmu yang brhak mendapat kemuliaan

    BalasHapus
  20. dimakalah dituliskan bahwasannya "Anggota badan menimpali keselamatan untukmu wahai akal"

    jelaskan ..
    apa ??
    bagaimana ???
    mengapa ??

    BalasHapus
  21. krisna ayu diana
    ilmu adalah sbuah pengtahuan yg melekat pda teks, ttpi teks itu untuk dikaji pda orng, dan ilmu itu harus melekat pda hdahir dan bathin.
    amal adalh sebuah pkerjaan yg berbuat baik dan tdak menghrapkan sesuatu..
    irfaqiyah
    mksudnya apbila kta pnya ilmu dan amal mka sayogyanya kita memanfaatkan semaksmal mungkin kpda orng yang membtuhkan ilmu, karena bnyak skli orng-orng yg tdak tau mna yang hram dan mna yg haram.
    jadi knpa ilmu apbila tak di amalkan sprti phon tak berbuah.. krena sebaliknya dri pmbhan tdi yaitu tdak memanfaatkan ilmunya kpda orng yg membutuhkannya..
    siti motaharoh
    kita hrus merndahkan dri ( tawadhu ) apbila kta punya ilmu, mngmalkan ilmunya yang sudah dijlankan oleh nabi kita dan kita harus mempunyai jiwa yg bersih...
    linda puspitasari
    yaitu kita menyeimbangkannya dngan mendektkan dri kpda alah da nabi muhammad saw, karena itulah untuk menyeimbangkan ilmu dan amal. kenpa bnyak ilmu tnpa mrngmalkanya karena dia dgn hwa nafsu dan menjahui yg dijlankan oleh nabi muhammad saw..

    BalasHapus
  22. fajarwati yulia rahman
    kedudukan akal dalam islam
    Akal adalah kelebihan yang diberikan Allah kepada manusia dibanding dengan makhluk-makhluk-Nya yang lain. Dengannya, manusia dapat membuat hal-hal yang dapat mempermudah urusan mereka di dunia. Namun, segala yang dimiliki manusia tentu ada keterbatasan-keterbatasan sehingga ada pagar-pagar yang tidak boleh dilewati.

    Pemuliaan Islam Terhadap Akal


    Islam sangat memperhatikan dan memuliakan akal, diantara hal yang menunjukan perhatian dan penghormatan islam kepada akal adalah :


    Islam memerintahkan manusia untuk menggunakan akal dalam rangka mendapatkan hal-hal yang bermanfaat bagi kehidupannya.

    Islam mengarahkan kekuatan akal kepada tafakkur (memikirkan) dan merenungi (tadabbur) ciptaan-ciptaan Allah dan syari’at-syari’atnya sebagaimana dalam firmanNya,


    Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadiaan) diri mereka? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya melainkan dengan (tujuan) benar dan waktu yang telah ditentukan, Dan sesungguhnya kebanyakan diantara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.
    “ Dan dalam qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal”, (Al Baqarah : 184),


    “Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat pada hari Jum’at, maak bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. Jumu’ah : 9).


    Islam melarang manusia untuk taklid buta kepada adat istiadat dan pemikiran-pemikiran yang bathil sebagaimana dalam firman Allah,

    Dan apabila dikatakan kepada mereka, ”Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab, “(tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”, (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka tidak mengetahui sesuatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk? (QS. Al Baqarah : 170).


    Islam memerintahkan manusia agar belajar dan menuntut ilmu sebagaimana dalam firman Allah,

    ”Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama.” (QS. At Taubah : 122).


    Islam memerintahkan manusia agar memuliakan dan menjaga akalnya, dan melarang dari segala hal yang dapat merusak akal seperti khomr, Allah berfirman,

    “Hai, orang-orang yang beriman sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (Al Maidah, 90).

    BalasHapus
  23. M.Nurul Amin

    menurut saya bagaimana cara menumbuhkan kesadaran seseorang agar mengamalkan ilmunnya,yaitu orang tersebut harus sadari ilmu kalau di amalkan akan bermanfaat karena akan bermanfaat ilmunya dan mengalir terus pahalanya kalau ilmunya diamalkan.dan kalau tidak diamalkan orang tersebut akan mendapatkan adzab dari ilmu itu.karena barang siapa yang pelit mengamalkan ilmunya akan mendapat imbalan nya besok di hari akhir

    BalasHapus
  24. Ida Rosyia

    Menurut saya boleh mengamalkan ilmunya secara maksimal mungkin dan bisa dapat bermanfaat untuk orang tersebut.
    dan kalau kita mengamalkan ilmunya terdapat kesalahan tidak berdosa menurur saya,namanya aja tidak tahu dan bisa dimaklumi.

    BalasHapus