new post

zzz

Selasa, 26 Februari 2013

a3-4 riskul khasanah: media eksternal & internal

MEDIA PUBLIK:
Dikalangan eksternal
Disusun guna memenuhi tugas hadis 2
Dosen Pengampu: M.Hufron,M.Si









Riskul Khasanah        2021111022
Kelas         A

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI(STAIN)
PEKALONGAN
JURUSAN TARBIYAH
2013


BAB I
PENDAHULUAN
Pendidikan sangat penting bagi kehiduapan kita karena dengan pendidikan kita bisa mengetahui isi dunia ini. Pendidikan tidak hanya diperoleh di lembaga formal tapi juga bisa di lembaga informal. Lembaga formal meliputi sekolah, masjid, madrasah dan lain – lain. Sedangkan lembaga informal sendiri meliputi media publik dan media – media lainnya.
Dalam makalah ini akan menyampaikan lembaga pendidikan dengan media publik.


















BAB II
PEMBAHASAN
A.      Materi Hadits
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَاللَمَّا نَزَلَتْ{ وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ }وَرَهْطَكَ مِنْهُمْ الْمُخْلَصِينَ خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى صَعِدَ الصَّفَا فَهَتَفَ يَا صَبَاحَاهْ فَقَالُوا مَنْ هَذَا فَاجْتَمَعُوا إِلَيْهِ فَقَالَ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخْبَرْتُكُمْ أَنَّ خَيْلًا تَخْرُجُ مِنْ سَفْحِ هَذَا الْجَبَلِ أَكُنْتُمْ مُصَدِّقِيَّ قَالُوا مَا جَرَّبْنَا عَلَيْكَ كَذِبًا قَالَ فَإِنِّي نَذِيرٌ لَكُمْ بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيدٍ قَالَ أَبُو لَهَبٍ تَبًّا لَكَ مَا جَمَعْتَنَا إِلَّا لِهَذَا ثُمَّ قَامَ فَنَزَلَتْ{ تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ }وَقَدْ تَبَّ هَكَذَا قَرَأَهَا الْأَعْمَشُ يَوْمَئِذٍ
B.       Terjemahan Hadis
“Dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas RA, dia berkata, “Ketika turun ‘Dan berilah peringatan keluargamu yang paling dekat, dan kelompokmu di antara mereka yang ikhlash’, Rasulullah SAW keluar hingga naik ke shafa, lalu berteriak, ‘ya shabahaah’. Mereka bersabda, ‘Siapa ini?’ Mereka pun berkumpul kepadanya. Beliau bersabda,’ Bagaimana pendapat kalian jika aku mengabarkan bahwa pasukan berkuda keluar dari balik bukit ini, apakah kalian membenarkanku?’ Mereka berkata, ‘Kami tidak pernah mencoba dusta kepadamu’. Beliau bersabda, Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan dihadapan adzab yang pedih’. Abu Lahab berkata, Binasalah kamu, kamu tidak mengumpulkan kami kecuali untuk ini?’ Kemudian dia berdiri. Maka turunlah ayat, ‘Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa’, yakni sungguh binasa. Demikian dibaca oleh Al A’masy pada hari itu
C.       Mufrodat Hadis
Dari Ibnu Abbas RA
Dia Berkata: Ketika turun
Dan berilah peringatan kelugarmu yang paling dekat
 Dan kelompokmu diantara mereka yang ikhlas

Rasullah SAW keluar
Hingga naik ke shafa kemudian berteriak
“Yaa shabahah
Mereka bersabda:
Siapa ini ?
Mereka pun berkumpul kepadanya, beliau bersabda:
Bagaimana pendapat kalian jika aku mengabarkan
Bahwa pasukan berkuda keluar dari balik bukit ini
Apakah kalian membenarkanku
Mereka berkata, kami tidak pernah mencoba dusta kepadamu
Beliau bersabda, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan
Dihadapan adzab yang pedih
Abu Lahab berkata
Binasalah kamu,kamu tidak mengumpulkan kami kecuali untuk ini
Kemudian dia berdiri,maka turunlah ayat
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa
Yakni sungguh binasa
Demikian di baca oleh Al A’masy pada hari itu
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا
قَاللَمَّا نَزَلَتْ
وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ

وَرَهْطَكَ مِنْهُمْ الْمُخْلَصِينَ

خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
حَتَّى صَعِدَ الصَّفَا فَهَتَفَ
يَا صَبَاحَاهْ
فَقَالُوا
مَنْ هَذَا
 فَاجْتَمَعُوا إِلَيْهِ فَقَالَ

أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَخْبَرْتُكُمْ

أَنَّ خَيْلًا تَخْرُجُ مِنْ سَفْح هَذَا الْجَبَلِ

أَكُنْتُمْ مُصَدِّقِيّ
قَالُوا مَا جَرَّبْنَا عَلَيْكَ كَذِبًا

قَالَ فَإِنِّي نَذِيرٌ لَكُمْ
بَيْنَ يَدَيْ عَذَابٍ شَدِيد


قَالَ أَبُو لَهَبٍ
تَبًّا لَكَ مَا جَمَعْتَنَا إِلَّا لِهَذَا


ثُمَّ قَامَ فَنَزَلَتْ

تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ
وَقَدْ تَبَّ

هَكَذَا قَرَأَهَا الْأَعْمَشُ يَوْمَئِذ





D.      Biografi Hadis
Abdullah adalah sahabat kelima yang banyak meriwayatkan hadis sesudah Sayyidah Aisyah. Ia meriwayatakan hadis sebanyak 1660 hadis.[1]
Dia adalah putra paman Rasulullah SAW (saudara sepupu Rasulullah ). Ayahnya adalah Al Abbas bin Abdul Mutholib dan ibunya adalah Ummul Fadhl Lubabah binti Al Harits Al Hilaliyyah saudari ummul mukminin dan Ibnu Maimunah.
Abdullah lahir tiga tahun sebelum hijriyah, dan Nabi SAW mendoakannya:”Ya Allah, berilah ia pengertian dalam bidang agama dan berilah ia pengetahuan ta’wil (tafsir ).” Allah mendengar do’a nabinya, dan Ibnu Abbas belakangan terkenal  dengan penugasan ilmunya yang luas dan pengetahuan fiqhnya yang mendalam, menjadikannya orang yang dicari untuk dimintai fatwa  dan riwayat.
Ibnu Abbas pernah mengikuti perang Hunain,Thaif, penaklukan dan haji  Wada’. Ia menyaksikan penaklukkan Afrika bersama Ibnu Abu Sharah, perang Jamal dan perang Siffin bersama Ali bahkan mengangkatnya sebagai penggantinya di Basrah.
Pada hari-hari  terakhir dari kehidupannya Ibnu Abbas terserang penyakit mata, sebagaimana diderita oleh ayah dan kakeknya. Ia wafat di Tha’if pada tahun 68 H Ibnu Al Hanifah ikut menyembahyangkannya.
E.       Keterangan Hadis
Abu lahab adalah Ibnu Abdul Mutholib. Namanya adalah Abdul Uzza, dan ibunya adalah Khuzaiyah. Al Fakihin meriwayatkan dari jalur Abdullah bin Katsir, dia berkata, “dia dinamai Abu Lahab, karena wajahnya putih bersih karena ketampananya. Al Waqidi berkata, Abu Lahab adalah manusia paling memusuhi Nabi SAW. Hal itu dikarenakan Abu Tolib berkelahi dengan Abu Lahab.
Abu lahab meninggal setelah peristiwa Badar,dia tidak menghadiri perang Badar,tetapi hanya mengirim pengganti. Ketika sampai kepadanya apa yang menimpa kaum Quraisy dia pun meninggal karena kalut.
Dalam riwayat Ibnu Mardawaih disebutkan dari jalur lain dari Al A’masy, maka Allah menurunkan تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ (binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sungguh binasa). Dia berkata, yakni merugi dan binasa, maksudnya dia merugi serta apa yang di usahakanya, yaitu anaknya. Abu Ubaidah berkata tentang firmanya dalam surah Al Mukmin ayat 37 (dan tipu daya fir’aun itu tidak lain hanyalah membawa kerugian), yakni kebinasaan.
(Tatbiib artinya kehanciran). Abu Ubaidah berkata tentang firmanya dalam surah Huud ayat 101 (dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka), yakni kehancuran
Dari Ibnu Abbas RA berkata, ketika turun dan berilah peringatan keluargamu yang dekat dan kelompokmu diantara mereka yang ikhlas). Demikian tercantum dalam riwayat Abu Usamah dari Al A’masy.pembahasan tentang ini sudah dipaparkan pada tafsir surah Asy-Syu’rah.[2]
F.        Aspek tarbawi
Media merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audien (siswa) sehingga dapat mendorong terjadinya proses pada belajar pada diriya. Media sendiri dapat disampaikan dengan berbgai cara yaitu, media visual, audio, media audio-visual, dan sebagainya.3
Dalam hadis ini Allah menurunkan ayat tentang peringatan adzb yang pedih terhadap keluarga terdekat. Peringatan tersebut datang karena akan muncul bala tentara yang mereka. Namun peringatan tersebut dibantah oleh abu lahab yang mana dalam surat Al Lahab akan dijelaskan Abu Lahab akan binasa.
Dalam hadis yang berisi peringatan tersebut merupakan sebuah media rasulullah SAW dalam menyampaikan wahyu. Yang mana Rasulullah dengan secara terang – terangan menyampaikan dakwahnya walaupun akhirnya penyampaian tersebut akan memperoleh hinaan dari orang yang tidak menyukainya. Dengan media ini kita mempunyai sikap berani dalam menyampaikan argumen – argumen kita.























BAB III
PENUTUP
Media merupakan sesuatu yang bersifat menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audiens (siswa) sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya. Media sendiri dapat disampaikan dengan berbagai macam media yaitu media visual, audio, lingkungan dan lain – lain.
Hadits diatas  menyampaian materi dengan media publik atau kemasyarakatan. Dalam penyampainnya Rasulullah memberi peringatan yang diambil dari wahyu Allah secara terang – terangan meskipun beliau mendapat hinaan dari Abu Lahab tetapi ia tetap tegar. Dan sesungguhnya umat manusia juga mempunyai sifat seperti Rasulullah.















DAFTAR PUSTAKA

Al – Asrolani, Ibnu Hajar. 2008. Fatkhul Bahri, Jakarta : Pustaka Azzam
Ash – Shalih, Subkhi. 2002. Membahas Ilmu Hadits, Jakarta : Pustaka Firdaus
Usman, M. Basyiruddin. 2002. Media Pembelajaran, Jakarta : Ciputat Press.


















[1] Subkhi Ash – Shalih. Membahas Ilmu Hadits. (Jakarta :Pustaka Firdaus, 2002) hal.
[2] Ibnu Hajar Al asrolani. Fathul Bahri. (Jakarta:Pustaka Azzam, 2008).hal.
3 Basyiruddin usman, Media Pembelajaran  (Jakarta:Ciputat press,2002), hal. 11-12

25 komentar:

  1. Sejauh mana fungsi media publik pada zaman sekarang dibandingkan dengan zaman dahulu dalam hal penyebaran ilmu pengetahuan kepada kalangan eksternal?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya media publik zaman sekarang pastinya lebih membantu dan berkembang dan dengan media ini dapat memperluas ilmu pengetahuan dengan cepat serta merata seperti televisi sendiri kan sudah tidak disebut barang mahal lagi dan banyak masyarakat sudah memilikinya sehingga dapat dikatakan sebagai media publik untuk sarana penyebaran ilmu pengetahuan.

      Hapus
  2. zaenal arifin
    202109251
    Assalamualaikum...
    Dijaman serba cangih, dimana pun dan kapan pun seseorang bisa mengakses apa yang mereka inginkan, asalkan mereka terhubung dengan internet, tidak adanya batasan antara orang dewasa dan anak-anak, wilayah dan tempat, bagaimana peran media eksternal dijaman sekarang, mohon jelaskan.

    Terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. peran media tentunya yang seperti kita tahu punya peran negatif dan positif, hal ini tidak dapat dipungkiri lagi karena dengan adanya peran-peran tersebut manusia juga disuruh untuk dapat berfikir memanfaatkan media dengan sebaik mungkin,sedangkan media yang canggih-canggih seperti sekarang tentunya terdapat dampak yang sangat pesat terhadap perkembangan dan nilai penyalahgunaan jika tidak ditempatkan pada tempatnya, jadi peran semuanya segitu penting untuk orang tua, guru, anak bahkan diri kita dalam memanfaatkan teknologi agar kita tidak terjebak pada teknologi yang salah

      Hapus
  3. sejauhmana peran penting media dalam proses belajar mengajar,kemudian apa perbedaan antara media dan alat pembelajaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Peran media sangat penting dan membantu dalam pembelajaran,seperti:
      .Dapat mengatasi batas-batas kelas
      .Dapat mengatasi perbedaan pribadi peserta didik
      .Membuat pembelajaran lebih menarik
      .Meningkatkan mutu pembelajaran
      .Mempermudah dalam menyampaikan informasi
      Perbedaan media dan alat pembelajaran terletak fungsi dan subtansinya,misal media sebagai sumber belajar dan alat peraga sendiri sebagai alat bantu dalam pembelajaran tersebut.

      Hapus
  4. Assalammualaikum,
    Menurut pandangan pemakalah apa yang dimaksud dengan media publik itu sendiri??? dan apa pengaruh media publik dalam dunia pendidikan, kemudian apa kelebihan serta kelemahan media publik bagi pendidikan???? mohon jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami....
    Wassalamualaikum.....:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. media publik adalah sarana pendidikan untuk memudahkan penyamapaian informasi kepada masyarakat
      pengaruh media dalam dunia pendidikan sangat besar. Kita jangan memandang bahwa media itu tidak hanya yang berbau elektronik saja, papan tulis, buku paket LKS, modul itupun termasuk media yaitu media sederhana. Tanpa media guru hanya bisa menjelaskan secara lisan, tidak ada praktek konkretnya. Jadi peran media sangat besar.
      media sendiri kan macamnya sangat beragam misal saja media online, kelebihan dari media ini membantu siswa dalam mencari materi-materi dalam pembelajaran dan juga dapat mengetahui informasi di seluruh dunia. sedangkan kelemahannya sering kali kita temui dalam materi yang kita lihat diselingi gambar atau iklan yang kurang baik, dan juga kebanyakan isi belum bisa di pertanggung jawabkan. Karena kebanyakan media online tidak ada pengedit atau filter. Jadi penulis/ atau yang memosting berita/materi pembelajaran biasanya dari berbagai macam kalangan.

      Hapus
  5. Dzikrotul khasanah (2021 111 262)
    Menurut pemakalah dari semua media publik yang ada manakah yang paling baik digunakan dalam dunia pendidikan? mohon dijelaskan.
    terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua media itu baik tergantung dari kita memanfaatkan media tersebut dan media tersebut cocok dengan kebutuhan kita, misal saja koran, koran kan dapat dimanfaatkan untuk memperoleh informasi tersebut dan kita sudah tertarik dengan informasi yang ada di koran tersebut.

      Hapus
  6. Ila Ariska (2021 111 023)
    Di atas telah dijelaskan bahwa Nabi muhammad menggunakan metode cerita sebagai media pembelajaran. yang ingin saya tanyakan bentuk media eksternal selain cerita itu apa saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. media yang dipakai bisa berupa media isyarat, media gambar.

      Hapus
  7. bagaimana cari kita mengoptimalakan fungsi media eksternal dan internal dalam suatu pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika berbicara mengenai cara mengoptimalkan, agak sulit menentukannya. Seorang guru pesertanya ingin memaksimalkan dalam penggunaan media, agar siswa merasa lebih tertarik. Namun terkadang ada batasan-batasan seperti guru atau siswa tidak cakap dalam penggunaan media, biayanya mahal, sulit didapat. Jadi untuk mengoptimalkan berarti guru harus harus bisa seprofesional mungkin dalam menjalankannya.

      Hapus
  8. Naila Chusniiyati
    2021 111 264
    A

    Assalamu'alaikum
    menurut pemakalah, apa saja dampak positif dan dampak negatif dengan adanya media publik bagi pendidikan islam?

    terimakasih . . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dampak positif
      Bagi pendidikan islam aseperti sebagai media penyiar, sebagai hasil sejarah, sebagai sumber pengetahuan yang da[pat dirasa sampai sekarang, sebagai media perkembangan islam penyiaran yang sampai sekarang islam ada karena mediapun ada karena media adad baik dalam bentuk kecil maupun besar, media sebagai alat dakwah perlu disyukuri dan tidak dipandang sebelah mata, banyak hal positif dalam pendidikan seperti sumber vterdahulu dan sekarang seperti halnya Al Qur'an yng sampai ke tangan kita.
      Dampak negatif
      media sekarang lebih kepada perkembangan yang lebih maju dan meninggalkan nilai keislaman, mengglobalnya informasi, meluasnya pengetahuan harus dibentengi pengetahuan yang benar pula tapi yang terjadi hal-hal negatif jika dalam pelaksanaan terkait pendidikan tidak memilah dan memilihnya. dunia pendididkan sebenarnya sidah sempurna akan tetapi media publik tidak hayna membiarkan pada satu penyebaran saja yang dapat menjadikan pergeseran minat terhadap dunia pendidikan

      Hapus
  9. milzamah
    2021111126
    kelas A

    hubungan maksud hadist dengan pemamfaatkan media publik untuk menyebarkan ilmu dikalangan eksternal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam hadits tersebut Rasulullah SAW yang artinya “lalu naik kebukit shafa”. Hal tersebut merupakan contoh penggunaan media publikasi, dimana kita ketahui bahwa bukit shafa selain tinggi juga ramai karena banyak orang bepergian untuk mengunjungi Makkah. Sehingga secara tidak langsung banyak orang mendengarkan apa yang disampaikan oleh Rasulullah.
      jadi kesimpulannya hubungan hadis dengan media publik adalah sama-sama dapat mempermudah menyampaikan informasi kepada khalayak ramai.

      Hapus
  10. Nama:Nur Amiroh
    Nim :2021111345
    kelas A

    dengan kemajuan zaman maka media pembelajaran apa yang cocok digunakan dalam berlangsungnya suatu pembelajaran yang bisa dengan mudah merangsang pikiran peserta didik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya media yang dipakai itu fleksibel tergantung materi apa yang diajarkan, dan pandai-pandainya menggunakan media.
      dalam menggunakan media pembelajaran perlu adanya korelasi antara materi dan media yang di gunakan, dalam menggajar dan menggunakan media akan lebih baik tidak hamya menggunakan satu media saja karena akan menimbulkan kejenuhan, maka korelasi antar bebebrapa media perlu dan semua media memeilki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

      Hapus
  11. nila naeli rohmah
    2021111271
    A.

    bagaimanakah batasan-batasan dalam penggunaan media agar tidak menyimpang dari ajaran Islam? dan bagaimana sikap yang harus diambil oleh seorang muslim dalam menyikapi problematika yang ada pada jaman sekarang ini yang banyak menyalahgunakan media.

    BalasHapus
    Balasan
    1. gunakan sesuai kebuutuhan, penyimpangan tidak akan terjadi ketika fungsi media, peran media, manfaat media kekurangan dan kelebihan dapat kita ketahui sehingga terdapat pola pikir yang benar sesuai dengan ketentuan islam sehingga tidak terjadinya penyimpangan.

      Hapus
  12. Nama : Anisa Nur Idatul F.(2021 111 372)
    Assalamu'alaikum.
    untuk pemakalah yang terhormat. saya ingin bertanya. apakah profesionalitas seorang pendidik itu bisa dilihat dari media pembelajaran yang digunakan ketika menyampaikan materi di dalam kelas????
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya belum tentu menurut saya profesionalitas seorang pendidik tergantung dari pendidik tersebut membuat pembelajaran itu menjadi efektif dan menarik, fungsi media kan untuk mempermudah dalam penyampaian informasi dan juga pembelajaran tersebut menjadi menarik.

      Hapus
  13. Bagaimana kita menyikapi zaman yang sudah terkontaminasi dengan budaya Barat?

    BalasHapus