Laman

1111

Senin, 30 September 2013

SBM-I-4: Media BM



MEDIA BELAJAR MENGAJAR
MAKALAH
Di susun guna memenuhi tugas
Mata Kuliah : Strategi Belajar Mengajar
Dosen Pengampu : Ghufron Dimyati, M.S.I

Kelas I

Disusun Oleh :
M.Rifqy (2021 111 179)
Nurul Apriliani (2021 111 182)
Tsuwaibah Ummul Inayah (2021 111 186)

JURUSAN TARBIYAH PAI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
2013
 
BAB I
PENDAHULUAN

Dalam proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Dalam makalah ini akan membahas tentang media pembelajaran. Seperti yang kita ketahui media pembelajaran itu banyak macamnya. Untuk itu seorang guru harus mampu memilih media yang tepat yang sesuai dengan materi yang akan diajarkannya.
Jika ditinjau lebih dalam tentang media pembelajaran, tentunya ada hal yang lebih penting yaitu terwujudnya tujuan yang diharapkan dalam penggunaan media ketika proses pembelajaran berlangsung. Apabila hal ini berjalan terus maka akan menimbulkan suatu proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Agar para pelajar mampu mengembangkan suatu media pembelajaran yang diterimanya dari guru, ada berbagai faktor yang harus di rubah dan dikembangkan dalam dunia pendidikan dan pengajaran, salah satu faktor yang dimaksud adalah perubahan dan pengembangan serta pemakaian media pembelajaran dalam mendidik dan mengajar.
Untuk itu agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik kita harus menggunakan media pembelajaran yang tepat. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada uraian dalam makalah ini.









BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN MEDIA PEMBELAJARAN

Media berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah berarti “perantara atau pengantar”. Dengan demikian, media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan.
Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Kerumitan bahan yang akan disampaikan kepada anak didik dapat disederhanakan dengan bantuan media. Media dapat mewakili apa yang kurang mampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu. Bahkan keabstrakan bahan dapat dikonkritkan dengan kehadiran media. Dengan demikian, anak didik lebih mudah mencerna bahan daripada tanpa bantuan media.[1]
Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah suatu alat, bahan ataupun berbagai macam komponen yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar untuk menyampaikan pesan dari guru kepada siswanya untuk memudahkan siswa dalam menerima suatu konsep.[2]
            Kedudukan media pengajaran adalah:
1.      Media sebagai alat bantu
Suatu yang sudah nyata bahwa media sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar. Hal ini disebabkan oleh keinginan guru untuk membantu dalam menyampaikan bahan pelajaran. Media pembelajaran di sekolah digunakan dengan tujuan antara lain sebagai berikut:
·         Memberikan pengalaman yang berbeda dan bervariasi sehingga lebih merangsang minat dan motivasi peserta didik untuk belajar.
·         Menumbuhkan sikap dan ketrampilan tertentu dalam teknologi karena peserta didik tertarik untuk menggunakan atau mengoperasikan media tertentu.
·         Menciptakan situasi belajar yang tidak dapat dilupakan peserta didik.
·         Memperjelas informasi atau pesan pembelajaran.
·         Meningkatkan kualitas belajar mengajar.
2.      Media sebagai sumber belajar
Sumber belajar sesungguhnya banyak sekali terdapat di mana-mana di sekolah, di pusat kota, di pedesaan, dan sebagainya.Udin Saripudin dan Winataputra mengelompokkan sumber-sumber belajar dalam lima kategori yaitu:
·         Manusia
·         Buku/Perpustakaan
·         Media Masa
·         Alam lingkungan dan
·         Media Pendidikan[3]

B.     MACAM-MACAM MEDIA

Klasifikasi media dapat dilihat dari jenisnya, daya liput, dan dari bahan pembuatannya. Penjelasannya sebagai berikut:
1.      Dilihat dari jenisnya, Media Dibagi ke Dalam:
a)      Media Auditif
Media auditif adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, cassete recorder, piringan hitam. Media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai kelainan dalam pendengaran.
b)      Media Visual
Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Media visual ini ada yang menampilkan gambar diam, seperti film strip (film rangkai), slides (film bingkai) foto, gambar atau lukisan, cetakan. Ada pula media visual yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film bisu, film kartun.
c)      Media Audiovisual
Media Audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua. Media ini dibagi lagi ke dalam:
1)      Audiovisual diam
2)      Audiovisual gerak
Pembagian lain dari media ini adalah:
1)      Audiovisual Murni
2)      Audiovisual Tidak Murni

2.      Dilihat dari Daya Liputnya, Media Dibagi dalam:
a)      Media dengan Daya Liput Luas dan Serentak
Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat menjangkau jumlah anak didik yang banyak dalam waktu ynag sama.
Contoh: radio dan televisi
b)      Media Dengan Daya Liput yang Terbatas oleh Ruang dan Tempat
Media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang khusus seperti film sound slide, film rangkai yang harus menggunakan tempat yang tertutup dan gelap.
c)      Media untuk Pengajaran Individual
Media ini penggunaannya hanya untuk seorang diri.Termasuk media ini adalah modul berprogram dari pengajaran melalui komputer.

3.      Dilihat dari Bahan Pembuatannya, Media Dibagi Dalam:
a)      Media Sederhana
Media ini bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, dan penggunaannya tidak sulit.
b)      Media Kompleks
Media ini adalah media dan alat yang bahan pembuatannya sulit diperoleh serta mahal harganya, sulit membuatnya, dan penggunaannya memerlukan keterampilan yang memadai.[4]
C.    KRITERIA PEMILIHAN MEDIA PENGAJARAN

Dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran sebaiknya memperhatikan kriteria-kriteria sebagai berikut:
a)      Ketepatannya dengan tujuan pengajaran
b)      Dukungan terhadap isi bahan pelajaran
c)      Kemudahan memperoleh media
d)     Keterampilan guru dalam menggunakannya
e)      Tersedia waktu untuk menggunakannya
f)       Sesuai dengan taraf berpikir siswa[5]

D.    MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN

Secara umum manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih efektif dan efisien. Sedangkan secara lebih khusus manfaat media pembelajaran adalah:
a)      Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan
b)      Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
c)      Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
d)     Efisien dalam waktu dan tenaga
e)      Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
f)       Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja
g)      Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
h)      Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif[6]







BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
            Media Pembelajaran adalah suatu alat, bahan ataupun berbagai macam komponen yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar untuk menyampaikan pesan dari guru kepada siswanya untuk memudahkan siswa dalam menerima suatu konsep.
Kedudukan dari media pembalajaran ada 2 yaitu :
·      Sebagai alat bantu
·      Sebagai sumber belajar
Macam-macam media dalam pembelajaran :
a.       Dilihat dari jenisnya :
·           Media auditif
·           Media visual
·           Media audiovisual
b.      Dilihat dari daya liputnya :
·           Media dengan daya liput luas dan serentak
·           Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat
·           Media untuk pengajaran individual
c.       Dilihat dari bahan pembuatannya :
·           Media sederhana
·           Media kompleks.







DAFTAR PUSTAKA

Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain, 2002  Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: PT Rineka Cipta



Mustakim, Zaenal 2009 Strategi dan Metode Pembelajaran, Yogyakarta: Gama Media

Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai, 2010 Media Pengajaran,Bandung: Sinar Baru Algensindo
















[1] Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2002), hlm. 136-137
[2]http://sarijumitasari.blogspot.com/2012/05/makalah-media-pembelajaran.html.  Diakses pada tgl. 20-09-2013
[3]Zaenal Mustakim, Strategi dan Metode Pembelajaran, (Yogyakarta: Gama Media, 2009), hlm. 162-163
[4]Syaiful Bahri Djamarah, Op.cit. hlm. 140-142
[5]Nana Sudjana dan Ahmad Rivai, Media Pengajaran, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2010), hlm. 4-5
[6]Zaenal Mustakim, Op.Cit hlm. 165

18 komentar:

  1. Nama: kholis Arifah
    Nim: 2021 111 293

    yang ingin saya tanyakan kepada pemakalah, dalam makalah belum dijabarkan mengenai
    a. audiovisual murni
    b.audiovisual tak murni
    tolong dijelaskan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih, jadi begini .. media audiovisual murni dan media audiovisual tak murni itu kan bagian dari media audiovisual yang mana media audiovisual itu adalah media yang mempunyai beberapa unsur yakni unsur suara dan unsur gambar, dan yang dimaksud dengan media audiovisual murni adalah media yang unsur suara maupun unsur gambarnya berasal dari satu sumber seperti : film atau video audio cassete, sedangkan audiovisual tak murni adalah media yang unsur suara dan gambarnya berasal dari sumber yang berbeda, seperti: film bingkai suara yang unsur gambarnya itu bersumber dari slide proyektor dan unsur suaranya bersumber dari tape recorder.

      Hapus
  2. elik istikomah (2021 111 106)

    ass.. maaf mbk mw tanya.
    pembelajaran itu kan juga pendidikan ya..lalu apakah media-media dlam pendidikan itu juga seperti yang telah disebutkan dalam media pembelajaran ?
    apa perbedaan media pembelajaran dengan media pendidikan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Media pendidikan , tentu saja media yang digunakan dalam proses dan untuk mencapai tujuan pendidikan. Pada hakekatnya media pendidikan juga merupakan media komunikasi, karena proses pendidikan juga merupakan proses komunikasi. Apabila kita bandingkan dengan media pembelajaran, maka media pendidikan sifatnya lebih umum, sebagaimana pengertian pendidikan itu sendiri. Sedangkan media pembelajaran sifatnya lebih mengkhusus, maksudnya media pendidikan yang secara khusus digunakan untuk mencapai tujuan belajar tertentu yang telah dirumuskan secara khusus. Tidak semua media pendidiikan adalah media pembelajaran, tetapi setiap media pembelajaran pasti termasuk media pendidikan.

      Hapus
    2. Pada dasamya, semua istilah itu dapat kita masukkan dalam konsep media, karena konsep media merupakan perkembangan lebih lanjut dari konsep konsep tersebut.

      Hapus
  3. Ni'matul Chikmah 2021111296

    Yang ingin saya tanyakan, apakah media pembelajaran yang digunakan sebagai penunjang harus memenuhi kriteria diatas, dan bagaimana jika salah satu kriterianya tidak terpenuhi, apakah media tersebut digunakan ?? Dan ternyata media tersebut sesuai dengan materi. Tolong jelaskan.

    Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut kami, dalam memilih media pengajaran harus memenuhi kriteria-kriteria di atas. Karena dengan kriteria pemilihan media tsb, guru dapat lebih mudah menggunakan media mana yang dianggap tepat untuk membantu mempermudah tugas-tugasnya sebagai pengajar. Kehadiran media dalam proses pengajaran jangan dipaksakan sehingga mempersulit tugas guru, tapi harus sebaliknya, yakni mempermudah guru dalam menjelaskan bahan pengajaran. Karena itu, media bukan keharusan, tetapi sebagai pelengkap jika dipandang perlu untuk mempertinggi kualitas belajar mengajar.

      Jika salah satu kriteria tidak terpenuhi maka media tsb tidak dapat digunakan, misalnya keterampilan guru dalam menggunakan suatu media. Jika seorang pendidik tidak dapat mengoperasikan sebuah laptop maka perlu diadakan suatu pelatihan bagi pendidik, karena syarat utama di sini adalah guru dapat menggunakan media dalam proses pengajaran sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai dengan baik.
      Terimakasih.

      Hapus
  4. Rahardyani Tyas Subekti 2021111298

    Yang ingin saya tanyakan, Menurut anda apa yang akan terjadi bila seorang guru salah memilih suatu media pembelajaran?
    Dan mengingat pentingnya sebuah media dalam pembelajaran, bagaimana pendapat anda tentang guru-guru yang sudah sepuh dan cenderung gaptek???

    mungkin seperti itu, maturnuwun ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang akan terjadi yaitu proses belajar mengajar menjadi tidak efektif, tp seharusnya seorang guru dalam memilih pembelajaran agar tidak terjadi kesalahan maka harus memperhatikan kriteria-kriterianya :
      a) Ketepatannya dengan tujuan pengajaran
      b) Dukungan terhadap isi bahan pelajaran
      c) Kemudahan memperoleh media
      d) Keterampilan guru dalam menggunakannya
      e) Tersedia waktu untuk menggunakannya
      f) Sesuai dengan taraf berpikir siswa

      pendapat kami tentang guru yang sudah sepuh dan cenderung gaptek yaitu perlu diadakan pelatihan kepada guru tentang media pembelajaran yang digunakan. namun jika tidak memungkinkan maka jangan mempergunakannya, sebab hal itu akan sia-sia malahan bisa mengacaukan jalannya proses belajar mengajar.

      Hapus
  5. assalamualaikum wr.wb
    nama nurul falah nim 163
    menurut pemakalah apakah kesuksesan pembelajaran itu dengan adanya media belajar itu sendiri? dan bagaiman bila dalam pembelajaran tidak ada media belajar? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan dalam pembelajaran :
      1) Faktor Internal
      Faktor internal yang dimaksud disini adalah faktor keberhasilan belajar yang datang dari diri siswa atau subjek belajar, yang terdiri dari :
      a) Faktor Jasmaniah antara lain, faktor kesehatan, dan cacat tubuh. b) Faktor Psikologi yaitu, intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan dan kesiapan. c) Faktor Kelelahan Faktor kelelahan sangat mempengaruhi hasil belajar, agar siswa dapat belajar dengan baik haruslah menghindari jangan sampai terjadi kelelahan dalam belajarnya. Sehingga perlu diusahakan kondisi yang bebas dari kelelahan
      2) Faktor Eksternal
      Faktor eksternal dalam bahasan ini adalah faktor kesuksesan belajar yang ditunjang oleh faktor-faktor yang berada di luar pribadi subyek belajar, dalam hal ini tentunya menyangkut beberapa hal diantaranya faktor guru, keadaan lingkungan dan media yang digunakan.

      media pembelajaran dalam proses belajar mengajar tidak diharuskan karena media pembelajaran hanya sebagai penunjang.

      Hapus
  6. assalamualaikum wr.wb
    Wildan Faza
    2021111206

    Terkadang kita masih dapat melihat keadaan sekolah yang minim dengan media pembelajaran, tetapi sekolah tersebut masih bisa mencetak insan2 yang berprestasi,, menurut pemakalah bagaimana sekolah tersebut bisa menunjang peserta didik agar lebih unggul dari yang sebelumnya... jelaskan..haturnuwun

    @el_wifa

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut kami dengan meningkatkan media pembelajaran, atau menambah fasilitas yang ada dalam sekolah itu serta mencetak guru yang profesional lagi agar lebih inovatif dalam pembelajaran itu sendiri.

      Hapus
  7. assalamu'alikum wr. wb
    Ana Khoirunifah
    2021 111 235
    langsung saja, yang ingin saya tanyakan adalah menurut pemakalah apakah guru dapat dikatakan sebagai media pembelajaran?? jelaskan alasannya!!
    terimakasih
    wassalamu'alaikum wr. wb

    BalasHapus
    Balasan
    1. waalaikumsalam wr.wb
      yah menurut kami bisa saja guru dapt dikatakan sebagai media pembelajaran karena apa, tanpa guru sebagai mediator, kelas tidak akan efektif dan menarik, sekolah tidak akan menjadi maju dan favorit sekalipun dalam sekolah tersebut banyak fasilitasnya maupun medianya, atau bisa dikatakan sekolah tersebut muspro atau mulghoh.

      Hapus
  8. 2021 111 142
    menurut pemakalah mengenai media pembelajaran ini, apakah ada batasannya tersendiri dalam penggunaannya dalam proses pembelajaran.... lalu adakah perbedaan antara media dan alat pembelajaran??

    terima kasih....

    BalasHapus
  9. Dalam proses pembelajaran,penggunaan media memperlihatkan beberapa kelebihan seperti memperjelaskan penyampaian materi. Ini bermaksud sesuatu pesan dapat diterangkan dengan jelas dan berkesan dengan menggunakan berbagai alat dari abstrak hingga jelas .Selain itu,penggunaan media tidak terbatas oleh batasan ruang, waktu dan pancaindera dengan adanya internet.
    Alat pembelajaran adalah segala peralatan yang digunakan dalam proses belajar mengajar agar diperoleh hasil pesan atau materi akan lebih jelas dan lebih dimengerti oleh peserta.
    contoh alat pengajaran :
    a) alat bantu lihat (visual Aids)
    b) alat bantu dengar (audio aids)
    c) alat bantu dengar

    BalasHapus
  10. faisal fahmi 2021 111 255

    menurut pemakalah seberapa besar pengaruh media dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, serta bagaimana menyikapi tantangan-tantangan perkembangan zaman yang perlahan mengikis budaya bangsa????

    BalasHapus