Laman

Kamis, 20 Oktober 2011

indisipliner guru nodai citra pendidikan


Nama    : SITI AHYATI
NIM     : 202109039
Kelas    : A

GURU TIDAK MENJAMIN MEMILIKI AKHLAQUL KARIMAH

Guru merupakan cermin bagi setiap peserta didik, guru dipandang murid sebagai seseorang yang sangat bijaksana, berkedudukan tinggi dan mulia serta merupakan panutan bagi peserta didik. Bagi peserta didik, apa yang dikatakan guru adalah selalu benar. Oleh karena itu, guru harus memiliki pengetahuan yang luas, bertingkah laku yang baik dan menyayangi peserta didik tanpa harus pilih kasih seperti jika menyayangi anak atau adiknya sendiri. Dengan demikian, maka akan tercipta suasana yang rukun, damai dan kekeluargaan diantara guru dan peserta didik.
Seorang guru diharapkan memiliki akhlaqul karimah yaitu akhlak yang mulia (terpuji). Dengan memiliki akhlak yang baik maka seorang guru akan senantiasa berperilaku baik dimanapun ia berada. Dan bisa memberikan contoh perbuatan yang baik kepada peserta didiknya. Serta ia dapat memilah-milah mana yang benar dan mana yang salah, mana yang harus dilakukan dan mana yang harus dihindari dan sebagainya. Ia juga tidak melakukan kekerasan kepada peserta didik yang melakukan kesalahan, kekerasan kepada peserta didik yang melakukan kesalahan.
Pada kenyataannya, ada juga guru yang tidak berakhalqul karimah. Hal  itu bisa dilihat seperti seorang guru yang sudah menikah, tetapi menyukai muridnya, guru merokok di lingkungan sekolah, guru melakukan kekerasan kepada peserta didiknya, guru pilih kasih terhadap peserta didik dan lain-lain. Semua itu tidak patut/pantas dilakukan oleh seorang guru. Guru adalah patutan bagi peserta didik. Oleh karena itu ia harus memberikan contoh perbuatan yang baik atau berperilaku yang baik. Jika guru tidak berkelakuan baik maka akan berdampak pada anak didiknya, terutama anak yang masih berusia TK dan SD. Anak usia TK dan SD adalah masa-masa dimana ia mudah meniru dan meresap apa yang diajarkan, dilihat dan didengar dari lingkungan sekitar. Jika di sekolahan, maka ia akan menirut apa yang disampaikan guru. Oleh karena itu, guru harus berhati-hati dalam berbuat apalagi jika dihadapan anak didiknya.
Pada zaman sekarang ini, guru yang berakhlaqul karimah sangat dibutuhkan oleh setiap lembaga pendidikan untuk memajukan peserta didik dalam hal bertingkah laku. Dengan adanya guru yang berakhlaqul karimah maka akan dapat mengantarkan atau membimbing peserta didik ke jalan yang benar. Yaitu jalan yang diridhoi Allah SWT, karena pada kenyataanya banyak juga anak didik yang bertingkah laku yang tidak semestinya dilakukan walaupun itu di sekolahan yang berbasis Islami. Disini, kehadiran guru untuk membimbing cara bertingkah laku yang benar sangatlah diperlukan, untuk kemajuan generasi penerus agar tidak salah dalam melangkah.
Dengan melihat kondisi yang seperti itu, saya ingin suatu hari nanti menjadi guru yang berkepribadian baik, berakhlaqul karimah, yang bisa menuntun anak didik memiliki akhlak yang mulia baik itu di lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Tentunya semua itu harus dimulai dari diri saya sendiri, kemudian saya ajarkan kepada peserta didik dengan harapan agar generasi penerus selanjutnya memiliki akhlaqul karimah dan lebih baik dari generasi penerus sekarang.
Semoga semua itu bisa tercapai...amiiinn...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar