Laman

1111

Minggu, 18 Maret 2012

C6-37 Alfi Maziyah: MANFAAT FAUNA BAGI MANUSIA



HADITS 37
MANFAAT FAUNA BAGI MANUSIA



Di susun guna memenuhi tugas

Mata Kuliah              : Hadits Tarbawi II
Dosen Pengampu       : Muhammad Hufron, M. S. I


 










Disusun oleh :

                                                         Nama      :  Alfi Maziyah 
                                                         Nim         :  2021110115
                                                         Kelas       :  C





SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) PEKALONGAN
TAHUN 2012


HADITS 37
MANFAAT FAUNA BAGI MANUSIA

A.       PENDAHULUAN
Banyak hewan yang memiliki manfaat bagi manusia, baik member manfaat lewat bagian tubuhnya, kotoran, maupun sikap-sikap mereka yang patut dijadikan contoh. Seperti halnya lebah, makhluk kecil yang seringkali tidak kita perhatikan ternyata menyimpan sesuatu yang sangat penting dan kita perhatikan ternyata menyimpan sesuatu yang sangat penting dan kita dapat mengambil banyak pelajaran darinya. Hal-hala apa sajakah yang dapat kita ambil sebagai pelajaran dari seekor lebah? Selengkapnya akan dibahas dibawah ini.

B.       TEKS HADITS

عبد الله بن عمر و بن العا صى ا نه سمع ر سو ل الله صلى الله عليه و سلم
قا ل : ان مثل المؤ من لكمثل النحلة اكلت طيبا  وو ضعت طيبا وو قعت
فلم تكسر و لم تفسد.
( رواه ا حمد في المسند المكثر ين من الصحا بة, مسند عبد الله نب عمر بن العا صى)

C.       TERJEMAHAN
Abdullah bin Amru bin Ash menceritakan kepadaku, bahwasanya dia mendengar Rasulullah SAW bersabda , “sesungguhnya perempuan seorang mukmin seperti lebah, dia memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik, hinggap namun tidak memecah dan merusak[1].”

D.      MUFRODAT
Perumpamaan
مثل
Lebah
النحلة
Memakan
اكلت
Hinggap
و ضعت
Mengeluarkan
و قعت
Baik
طيبا
Tidak memecah
لم تكسر
Tidak merusak
لم تفسد

E.       BIOGRAFI PERAWI
Abdullah bin Amru bin Al Ash as Sahmi al Qurasyi. Dia masuk islam sebelum bapaknya. Termasuk ahli ibadah dan ulama dari kalangan sahabat. Dia sudah pandai menulis pada masa jahiliah. Dia meminta izin kepada Rasulullah untuk menulis apa yang di dengar darinya, maka beliau mengizinkannya. Dia ikut dalam beberapa peperangan dan menyabet dengan dua pedang sekaligus. Dia membawa panji bapaknya pada perang Yarmuk. Mati syahid di Shiffin ikut pihak muawiyah. Muawiyah mengangkatnya sebagai Gubernur di Kufah dalam beberapa waktu yang tidak terlalu lama. Dia meninggal pada tahun 65 H. dan hadits-haditsnya dicantumkan dalam kitab-kitab hadits sebanyak 700 hadits-hadits[2].

F.        KETERANGAN HADITS
Seorang mukmin adalah manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat-sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan di bandingkan dengan manusia lain. Sehingga dimana pun dia berada, kemanapun dia pergi, apa yang ia lakukan, peranan dan tugas apapun yang dia pikul akan slalu membawa manfaat dan maslahat bagi manusia lain.
Sifat-sifat yang baik itu antara lain terdapat pada lebah. Rusulullah dalam hadits diatas mengisyaratkan agar kita meniru sifat-sifat positif yang dimiliki oleh lebah. Dimana ada beberapa sifat positif lebah yang seharusnya ditiru oleh orang mukmin :
1.         Hinggap ditempat yang bersih dan menghirup apa yang bersih saja.
2.         Mengeluarkan yang bersih.
3.         Tidak merusakkan (mematahkan ranting yang dihinggapi).
4.         Bekerja keras.
5.         Bekerja secara samar dan tanduk pada satu pemimpin .
6.         Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu.

G.      ASPEK TARBAWI
Dari hadits diatas dapat diambil pelajaran antara lain :
1.         Mengambil yang bersih
Apabila kita mengisi tubuh kita dengan sesuatu yang baik, halal, bermanfaat, baik makanan ataupun hal-hala lain. Tentu akan membuat kita memproduksi hal-hal yang baik pula.
2.         Mengeluarkan yang bersih
Jadi ketika kita mendapatkan ilmu, bagikanlah kepada orang lain begitu juga saat kita mendapat kebaikan bagikanlah kepada orang lain, sehingga kita bisa bermanfaat bagi orang lain.
3.         Tidak pernah merusak
Seharusnya kita tidak merusak apapun, bahkan malah sebaiknya kita memberikan perbaikan, mengubah segala bentuk kedzaliman.
4.         Bekerja keras
5.         Bekerja dalam jamaah terorganisasi dan patuh.
6.         Tidak menyerang kalau tidak diganggu.

H.      KESIMPULAN
Dari hadits diatas dapat diambil kesimpulan bahwa dari seekor lebah, makhluk kecil yang seringkali tidak kita perhatikan ternyata kita dapat mengambil banyak pelajaran seperti bekerja keras, tidak menyerang kalau tidak diganggu, tidak pernah merusak, dll.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Imam bin Muhammad bin Hambal. Terj Abdul Hmid. Musnad Imam
Ahmad.2009.Jakarta : Pustaka Azzam.

Al Bugha, Mustafa dan Muhyidin Mistu. Al Wafi Syarah hadits
Arbain Nawawi.2008.Jakarta : Pustaka Al Kautsar.





RESUME HADITS 37
Banyak hewan yang memberi manfaat bagi manusia, baik melalui bagian tubuhnya, kotorannya, maupun sikap-sikap mereka yang patut dijadikan contoh, salah satunya yaitu hewan kecil yang sering kali tidak kita perhatikan seperti lebah.
Dalam hadits ke 37 ini, Rasulullah memberi perumpamaan orang mukmin dengan lebah. Maksud hadits ini, yaitu bahwa sebagai seorang mukmin seharusnya kita hidup seperti lebah yang memberikan banyak manfaat bagi makhluk lainnya. Lebah telah memberikan kita contoh agar hidup kita menjadi baik, dia mengambil yang bersih dan mengeluarkan yang bersih pula, begitulah semestinya seorang mukmin, kita harus mengisi tubuh kita dengan semua yang halal, baik, dan bermanfaat, dan kita harus bagikan pada orang lain apa-apa yang kita dapatkan agar kita barmanfaat bagi orang lain, serta masih banyak lagi hal yang diajarkan lebah, seperti bekerja keras, tidak menyerang kalau tidak diganggu dan lain-lain.



[1] Imam Ahmad bin Muh. Bin Hambal, terj. Abdul Hamid. Musnad Ahmad. 2009. Jakarta : Pustaka Azzam h. 515
[2] Mustofa al Bugha dan Muhyiddin Mistu, terj. Imam Sulaiman. Alwafi Syarah hadits arbain Nawawi. 2008. Jakarta : Pustaka AL Kautsar h. 247

26 komentar:

  1. nama istighfaroh2021110119 c
    Seberapa pentingkah kenapa manusia belajar dari hewan???apa pelajaran yang dapat kita petik dari seekor lalat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sangat penting mbak yu.....
      banyak hal yang dapat kita pelajari dari hewan seperti yang telah dijelaskan dalam hadits di atas bahwa kita dapat belajar dari seekor lebah,dimana dia slalu memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik,dia juga tidak mengganggu kalo tidak di ganggu,,,untuk lebih jelasnya anda bisa membaca hadits diatas kembali,,,,,,selain itu ada hewan lain seperti semut yg memberi kita pelajaran mengenai gotong royong dan saling menghormati,. jd dapat diambil kesimpulan bahwa belajar itu tidak hanya dari manusia tetapi juga dari makhluk lain,,,ya,,,dengan hewan misalnya dan itu menurut saya sangat penting.
      mengenai pelajaran yang dapat kita ambil dari lalat,q blm pernah menemukan sumber yang pasti jd saya belum bisa menjawab,,,,mungkin nanti jawaban menyusul......hehehehe

      Hapus
    2. muph mbk,,,,saya sudah coba mencari mengenai manfaat lalat, tp saya belum menemukannya,,,yang saya tau bahwa pola hidup lalat itu terkesan jorok,karna ia slalu hinggap ditempat2 kotor,,,,
      oia saya pernah mendengar suatu pernyataan bahwa ketika seekor lalat hinggap di dalam bejana yang berisi air maka masukkanlah sekaligus ,karna sesungguhnya satu sayap lalat membawa racun dan satu sayap lainnya membawa obat penawarnya,sehingga dg mencelupkan seluruh tubuhnya maka air itu akan kembali spt semula,,,
      mungkin kalo kita lihat pernyataan diatas kita bisa ambil pelajaran bahwa sebagai manusia kita tidak boleh hanya bisa membuat masalah tanpa mau menyelesaikannya....
      itu menurutku,,,,,,kalo sekirannya tidak sesuai dgn harapan anda mohon dimklumi....
      dan kalo sekirannya anda punya pandangan sendiri,,,monggo diungkapkan......

      Hapus
    3. seekor lalat membawa penyakit namun sekaligus bawa obatnya.....
      silahkan kalimat saya ini njenengan telaah seperti halnya dalam pelajaran Filsafat.....maka njenengan akan menemukan manfaatnya....

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Naelul amalia azmi
    2021110103
    mklh yg anda buat brjudl manfaat fauna bgi mnusia,,tetpi dri aspek trbawinya hnya mnerngkan bgaiman agar kita dpt mngmbil pljaran dri seekor lebah, apkah jdl tersbut memng hnya mengmbil dri sisi itu saja , atau brangkali pmklh bisa mncntumkan dri manffat lbah itu sndiri, msl dilihat dri sgi kshtan?? dan bgaiman filosofi dari lebah sehingga dalam hdist tersbut dicontohkan lebah, bkan misal semut, filosofi dri semut kan juga bgus??:-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang judul makalah ini "manfaat fauna bagi manusia"
      memang banyak manfaat fauna yang lain bagi manusia, sapi dan ayam misalnya,,, selain dagingnya yang dapat kita manfaatkan ,kotoran mereka juga dapat kita manfaatkan sebagai pupuk...selain itu susu sapi juga bermnanfaat bagi kesehatan manusia,,,,Tetapi hadist yang kita pelajari itu hanya menjelaskan masalah lebah...jadi untuk aspek tarbawinya saya lebih menekankan pelajaran yang dapat kita ambil dari seekor lebah.....

      Hapus
    2. kemudian mengenai kenapa kok yang kita pelajari mengenai lebah,,,,kenapa tidak hewan lain seperti semut...

      memang filosofi semut juga baik,,,mereka menajari kita untuk bergotongroyong dan saling menghormati dan mugkin apa yang di hasilkan seperti telornya itu juga bisa dimanfaatkan manusia,,,tetapi ketika mereka membuat sarang atau rumah itu merugikan manusia....nah coba kita bandingkan dengan lebah,,,,hampir semua yang ada pada diri lebah,,itu bermanfaat bahkan saat ia mencari makanan itu jg bermanfaat bagi makhluk lain yaitu bunga itu sendiri karna secara otomatis lebah itu membantu proses penyerbukan bunga itu....jadi hampir tidak ada hal negatif dari seekor lebah.....
      mungkin itu alasannya mbak.....

      Hapus
  4. nurul islakhah
    2021110139
    Ada beberapa sifat positif lebah yang seharusnya ditiru oleh orang mukmin salah satumya Bekerja secara samar dan tanduk pada satu pemimpin, maksud dari kata itu seperti apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebelumnya maaf mbak.....itu salah ketik,,harusnya secara jama'i bukan secara samar....
      seperti yang kita tahu bahwa lebah selalu hidup dalam koloni besar,tidak pernah menyendiri.mereka slalu bekerjasama dalam kelompok dan merekaPUN bekerja secara kolektif dan masing masing mempunyai tugas sendiri. ketika mereka menemukan sumber makanan mereka akan memanggil teman2nya utk menghisap,,,demikian pula ketika ada bahaya,seekor lebah akan mengeluarkan feromon (zat kimia yg dikeluarkan binatang ttt utk memberi isyarat ttt) utk mengundang teman2nya agar membantu dirinya.....
      tidak pernah kita temui seekor lebah pekerja yg berubah mjd raatu lebah,mereka bekerja sesuai dg kemampuan mrk,shg urusan mrk dpt dselesaikan dg baik. selain itu kita jg tidak pernah menemui kudeta diantara lebah2 tersebut , mereka patuh pada ratu mereka.

      Hapus
  5. abdul chamid
    202109113
    kenapa dalam hadis diatas kata مثل berarti perempuan dan pada mufrodat kata مثل berarti perumpamaan....?tolong di cek ulang.
    mengapa dalam hadis tersebut nabi hanya mencontohkan seorang perempuan saja...?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehehe.....
      maaf mas ithu salah ketik ,,,,yang bener perumpamaan......ngapunten ngeh mas......
      makasih juga udah diinggatkan.....

      Hapus
  6. nama: zakirotunnikmah
    nim: 2021110112
    kelas: C

    masih bisakah orang mukmin sekarang itu diumpamakan dengan Lebah? Jelaskan!
    jika tidak, bagaimana solusinya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya masih bisa mbak.........
      perlu diingat ya mbak bahwa orang mukmin dan orang muslim itu berbeda,,,,orang mukmin itu orang yang beriman,,,ketika seorang itu beriman dia akan selalu berusaha untuk menjalankan perintah allah dan menjauhi segala larangan Nya jadi disini secara otomatis dia akan berusaha mengisi tubuhnya dengan segala sesuatu yang halal dan juga baik,selain itu dy juga akan berusaha menjaga tingkah laku dan lisannya sehingga apa yang ia lakukan dan apa yang keluar dari lisannya itu segala sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi orang lain.....jadi menurut saya orang mukmin sekarang masih bisa diumpamakan dengan lebah......

      Hapus
  7. dwi arum sari 2021110108
    mb alphi,,, stelah kita tau bahwa banyak pelajaran yg dpt kita ambil dari lebah, spt yg di jelaskan di ats, tyuz gmana yah cara kita merealisasikannya atau menirunya dlm hidup kita sehari2????? cukronnnn

    BalasHapus
    Balasan
    1. anisah
      2021110123
      nilai pendidikan apa yang terdapat dari hadits anda yaitu berkaitan dengan lebah? setelah saya baca, saya menyimpulkan isi dari dari makalah anda adalah mukmin diibaratkan dengan lebah belum ada kaitan dengan judul makalah anda itu.

      Hapus
    2. jawaban but mbak arum

      ada banyak cara untuk kita merealisasikan apa yang diajarkan oleh lebah,,,,seperti apa yang sudah saya sampaikan pada poin aspek tarbawi,,,diantaranya yaitu,,,
      1) mengambil yang bersih
      jadi kita harus mengisi tubuh kita dengan segala sesuatu yang baik dan halal
      2) mengeluarkan yang bersih
      kita harus berusaha agar apa yang kita lakukan dan apa yang keluar dari lisan kita itu sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi orang lain,,begitu juga ketika kita mendapatkan ilmu,maka kita harus membagikannya pada orang lain,,,
      3) tidak pernah merusak
      kita tidak boleh merusak apapun, malah kita harus bisa melakukan perbaikan,,misalnya perbaikan akhlak melalui dakwah
      4) bekerja keras
      5) tidak menyerang kalo tidak diganggu
      jangan pernah menganggu orang lain atau makhluk lain kalo mereka tidak menganggu kita.
      mungkin seperti itu cara merealisasikan pola hidup lebah mbak...

      Hapus
    3. jawaban buat mbak anisa

      sebelumnya maaaf mbak....
      mbak belum baca makalah seluruhnya ya....
      coba dibaca lagi mbak....
      dimakalah kan sudah dijelaskan pelajaran apa yang dapat kita ambil dari seekor lebah,,,jd selain lebah itu bisa dimanfaatkan madunya pola hidup lebah juga memberi kita pelajaran seperti yang sudah dijelaskan diatas....
      mengenai keterkaitan dengan judul....
      coba mbak perhatikan ,,,judaul makalah ini itu "manfaat fauna bagi manusia"....memang fauna itu banyak dan banyak jg fauna yang bermanfaat bagi mnusia malah sepertinya semua fauna itu bermanfaat bagi manusia...
      nah disini kan dijelaskan mengenai lebah...dimana lebah itu merupakan salah satudari bermacam macam fauna,,,,
      jadi ya menurut saya berkaitan mbak,,,,

      Hapus
  8. riqoh ahmidtsani rosyada
    2021110121

    mb alfi,
    bleh tanya kan?
    Bagaimana maksud bekerja dalam jama'ah terorganisir?
    tlong kasih tips agar bisa merealisaikan maksud dr aspek tarbawi tsb
    terutama kita sbg mahasiswa dan anggota masyarakat?

    tur nwun

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo pemahaman saya bekerja secara jamaah dan terorganisir itu bekerjasama dan kerjasama itu terorganisir mbak....
      jadi sebenarnya itu sudah terealisir mbak...
      seperti misalkan dalm kelas ,,,,kita bekrjasama untuk memajukan kelas kita sehingga kita membentuk struktur kelas dimana setiap anggota kelas mempunyai tugas sendiri sendiri sesuai dengan kemampuan mereka,,,,menurut saya itu yang dimaksud bekerja secara jamaah dan terorganisir,,,,
      mungkin untuk contoh dalam masyarakat ya seperti dibentuknya perangkat desa....
      menurut saya seperti itu mbak....

      Hapus
  9. nama afif fathuri
    2021110096
    c
    apakah binatang buas bisa kita ambil pelajaranya coba anda jelaskan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya bisa mas.......
      setahu saya sebuas apapun binatang itu dy tidak akan pernah memakan anaknya,,,,,,dia akan selalu berusaha untuk melindungi anak2nya dari serangan binatang lain selain itu binatang buas itu tidak akan menyerang tanpa diganggu,,,,,
      jadi menurut saya seseram apapun tampang seseorang kita tidak boleh langsung memberi penilaian bahwa dy itu jahat karna dibalik tampang seramnya itu ada kasih sayang dan kehangatan dalam hatinya,,,,,,
      jadi kita diajarkan agar tidak menilai seseorang dari tampangnya atau fisiknya....
      mungkin seperti itu mas....

      Hapus
  10. Puji Rahayue ( 2021110095 )
    Fauna itu bermanfaat bagi manusia, tapi sering kita lihat bahwa ada kejadian penjarahan hewan langka yang kadang bermanfaay pula. bagaimana pemakalah menanggapi hal tersebut??

    BalasHapus
  11. hemz..........setau saya penjarahan itu merugikan karna secara otomatispenjarahan itu akan menggurangi populasi hewan sehingga ketika hewan langka itu dijarah maka secara otomatis akan semakin langka dan dimungkinkan anak cucu kita kelak tidak pernah bisa melihat hewan tersebut, pemerintah juga sudah bertindak setidaknya untuk menggurangi penjarahan karna untuk menghapus adanya penjarahan pastilah sangat sulit tapi setidaknya sudah ada tindakan dari pemerintah yaitu dengan membuat undang undang perlindungan satwa langka...
    mungkin itu yang bisa saya katakan,tapi yang pasti saya tidak setuju dengan penjarahan.......

    BalasHapus
  12. anita handayani
    202109210
    kelas C

    dalam makalah dijelaskan bahwa kita harus menuri seekor hewan lebah...
    apakah hanya dg mencontoh hewan lebah atau ada cntoh hewan lain selain lebah...???

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahhhhhh..........
      mbak ngak berangkat ya,,,,,,,,,
      padahal saya sudah menjelaskan loh didalam kelas...............

      lagian kalo baca komentar sebelumnya pasti mbak bisa simpulkan bahwa kita itu bisa mengambil pelajaran maupun manfaat tidak hanya dari lebah,,,,karna semua hewan itu bermanfaat bahkan TOMCAT yang kita tau bahwa ia itu membawa racun yang mematikan itu juga bermanfaat buat kita,,,,,
      untuk contoh selain lebah mbak bisa baca di komentar sebelumnya,karena disitu sudaah saya jelaskan........
      trimakasih mbak........
      heheheheheh.........

      Hapus