new post

zzz

Sabtu, 24 Maret 2012

g6-37. M. Miftachul Riza


MAKALAH
MANFAAT FAUNA BAGI MANUSIA

Disusun Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah                :  Hadits Tarbawi II
Dosen Pengampu        :  M. Ghufron, M.S.I

Description: STAIN_2







Disusun Oleh :
M. Miftachul Riza
2021110305


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PEKALONGAN
TAHUN 2012
BAB I
PENDALUAN

Hewan adalah organisme yang banyak dimanfaatkan untuk keperluan hidup umat manusia. Mereka dapat digunakan sebagai bahan pangan (makanan), sandang (pakaian), obat-obatan, perhiasan dan kerajinan, membantu pekerjaan manusia dan percobaan atau penelitian.














Pekalongan, 28 Februari 2012


Penulis


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Teks Hadits (Manfaat Fauna Bagi Manusia)

۳۷ – عَبْدُ اللهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَهُ سَمِعَ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ (..... إِنَّ مَثَلَ الْمُؤْمِنِ لَكَمَثَلِ النَّحْلَتِ أَكَلَتْ طَيْبَا وَوَضَعَتْ طَيِبَا وَوَ قَعَتْ فَلَمْ تُكْسَرْ وَلَمْ ثَفْسُدْ..... ) (رواه أحمد فى المسند, مسند المكثر ين من الصحا بة, مسند عبد الله بن عمر و بن العا ص)[1]
B.     Terjemahan

Sesungguhnya perumpamaan seorang mukmin seperti lebah. Dia memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik, hinggap namun tidak memecah dan merusak[2]


C.     Mufrodhat

Perumpamaan
مَثَلَ
Orang – orang mukmin
الْمُؤْمِنِ
Makan
اَكَلَتْ
Lebah
النَّحْلَتِ
Baik
طَيْبَا
Mengeluarkan
وَوَضَعَتْ
Tidak memecah
لَمْ تُكْسَرْ
Tidak berbuat kerusakan
َلَمْ تَفْسُدْ

D.    Biografi Perawi (Abdullah bin Amr)

Abdullah bin amr bin ash, ada yang mengatakan bahwa namanya adalah Al ash. Ketika beliau masuk Islam Nabi Muhammad shallallahualaihiwasallam merubah nama beliau dengan Abdullah. Gelar beliau adalah Abu Muhammad atau ada pula yang mengatakan Abdurrahman atau Abu Nushair Al QuraysAs Sahmi.
Beliau adalah sosok mujahid yang tangguh, tinggi, gemuk dan berwajah kemerah-merahan putih rambut dan jenggotnya.Ketika usianya telah lanjut kedua mata beliau buta. Abdullah bin Amr adalah orang yang alim, shalih, kuat dan bersemangat dalam beribadah. Beliau adalah sahabat rasulullah, demikian pula Bapaknya, bahkan beliau lebih dahulu masuk islam sebelum bapaknya. Beliau dikenal sangat rajin membaca Al quran, tiada punya rasa bosan. Abdullah memang dikenal sangat rajin beribadah, baik sholat, puasa membaca Al Quran maupun shalat malam, sampai beliau berlebihan dalam menjalankannya.Rasulullah pun memanggil Abdullah dan diperintahkan agar tidak terlalu berlebihan dalam beribadah.
Dan beliau bersabda :
"Aku puasa dan berbuka, bangun shalat malam dan tidur juga menikahi wanita, maka yang tidak suka sunahku tidaklah termasuk golonganku"
Abdullah bin Amr ini semenjak masuk Islam pertama-tama yang menjadi pusat perhatiannya adalah Al Quran yang diturunkan secara berangsur-angsur. Setiap turun ayat maka dihafalkan dan diusahakan untuk memahaminya, hingga setelah semuanya selesai dan sempurna beliau pun telah hafal keseluruhannya. Dan beliau menghafalkan itu bukanlah hanya sekedar mengingatakan tetap idihafalkan dengan tujuan dapat dipergunakan untuk memupuk jiwanya, dan kemudian menjadi hamba Allah yang taat.
Abdullah pernah berkata: "Kami telah mengumpulkan Al Quran kemudian kami membaca keseluruhannnya dalam waktu semalam".Memang beliau dikaruniakan akal yang sempurna ,cerdas, semangat dalam mencari ilmu dariNabi, rajin dan tekun mencatat. Ia pun memiliki ilmu dan amal yang mapan.
Abu hurairah pernah berkata"Tidak ada seorang pun dari sahabat Rasulullah yang lebih banyak haditsnya dari pada kami kecuali abdullah bin amr, Karena beliau menulis dan kami tidak menulis."[3]
Diantara keistimewaan beliau adalah bahwa beliau sebaik-baik ahlu bait. Dan ketika berada di rumah rasulullah ,rasul bertanya"Tahukah kamu siapa yang bersama kami di rumah ?", Kami berkata: "siapaya rasulullah". Beliau menjawab Jibril.Kami berkata"Assalamualaika yaa jibril warahmatullah".Kemudian rasulullah bersabda"Sesungguhnya Jibril telah menjawab salam kamu"(HR Tabrani).
Beliau wafat pada malam hari di usianya yang ke 72 tahun bertepatan dengan tahun 65 atau 63 hijriah.Beliau dimakamkan di rumah beliau sendiri, karena terjadinya kerusuhan di waktu itu.[4]

E.     Keterangan Hadits
Seorang mukmin adalah manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat – sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan dibandingkan dengan manusia lain. Sehingga di mana pun dia berada, kemana pun dia pergi, apa yang dia lakukan, peran dan tugas apa pun yang dia emban akan selalu membawa manfaat dan maslahat bagi manusia lain. Maka jadilah dia orang yang seperti dijelaskan Rasulullah saw. “Manusia paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain.”
Sifat – sifat yang baik itu antara lain terdapat pada lebah. Rasulullah saw. dengan pernyataanya dalam hadits di atas mengisyaratkan agar kita meniru sifat-sifat positif yang dimiliki oleh lebah. Tentu saja, sifat-sifat itu sendiri memang merupakan ilham dari Allah swt. seperti yang Dia firmankan, “Dan Rabbmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu).’ Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (An-Nahl: 68-69)[5]
F.      Aspek – aspek Tarbawi

1.      Menganbil yang bersih
Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang terakhir amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar.
Sebagai mukmin, tentu ini adalah hal yang penting, karena bila kita mengisi tubuh kita dengan sesuatu yang bermanfaat, halal, baik itu makanan ataupun hal – hal lain, tentu akan membuat kita memproduksi hal – hal yang baik pula.
Allah swt. Berfirman :
Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu. (Al-Baqarah: 168)
2.      Mengeluarkan yang bersih
Siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yang menjijikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya!
Rasulullah bersabda :
“Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain” (Hadist riwayat Bukhari).
Seharusnya begitu pula seorang muslim, begitu seorang muslim mendapatkan ilmu, bagikan kepada orang lain, begitu seorang muslim mendapatkan suatu kebaikan, bagikan dengan yang lain, sehingga seorang muslim bisa bermanfaat bagi lingkungannya. Sehingga kita akan menjadi muslim yang produktif dengan kebajikan dan kebenaran.
3.      Tidak pernah merusak
Lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Dia melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah dengan cara berdakwah. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.
4.      Bekerja keras
Lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Dia melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah dengan cara berdakwah. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.
Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (Alam Nasyrah: 7)
Kerja keras dan semangat pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam upaya menegakkan keadilan. Karena, meskipun memang banyak yang cinta keadilan, namun kebanyakan manusia –kecuali yang mendapat rahmat Allah– tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan.
5.      Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pemimpin
Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. Itulah seharusnya sikap orang-orang beriman.
6.      Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu
Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang[6]
BAB III
PENUTUP

Hewan sebagai sumber makanan. Dalam hal ini hewan yang diburu dan diambil dagingnya untuk digunakan sebagai sumber makanan. Sumber makanan yang berasal dari hewan hewan tertentu memiliki berbagai protein dan gizi yang tinggi. Beberapa hewan yang dapat dikonsumsi dagingnya adalah: ikan laut, sapi, kerbau, kambing, ayam.
Hewan sebagai bahan dasar pakaian dan aksesoris. Hewan yang memiliki bulu tebal dapat dimanfaatkan untuk membuat pakaian, seperti yang dilakukan orang Eskimo. Orang Eskimo biasa memakai pakaian yang terbuat dari kulit hewan yang berbulu tebal dengan tujuan untuk menghangatkan tubuhnya. Dengan adanya bulu bulu hewan tersebut, maka rasa dingin dalam tubuhnya dapat terhangatkan.


















DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Imam. 2009. Musnad Imam Ahamad Jilid 6. Jakarta: Pustaka Azzam
Nawawi, Imam. 2002. Al – Wafi. 2002. Jakarta: Pustaka Al – kautsar
http://arabyislam.blogspot.com/2010/09/biografi-abdullah-bin-amr-bin-ash.html

http://www.dakwatuna.com/2007/05/169/jadilah-seperti-lebah/



[1] Imam Ahmad, Musnad Imam Ahmad (jakarta: Pustaka Azzam, 2009), hlm. 513
[2] Imam Ahmad, Musnad Imam Ahmad (jakarta: Pustaka Azzam, 2009), hlm. 514
[3] Imam Nawawi, Al – Wafi (Jakarta: Pustaka Al – kautsar, 2002), hlm. 472 
[4] http://arabyislam.blogspot.com/2010/09/biografi-abdullah-bin-amr-bin-ash.html
[5] http://www.dakwatuna.com/2007/05/169/jadilah-seperti-lebah/

[6] http://www.dakwatuna.com/2007/05/169/jadilah-seperti-lebah/

15 komentar:

  1. M.Lendra 2021110299 G
    Mengenai aspek tarbawi : Tidak pernah merusak dan tunduk pada pemimpin, bagaimanakah dengan fenomena negeri ini dimana peran Pemerintah ditengah himpitan ekonomi pada rakyatnya (BBM naik, TDL naik, dan Kebutuhan Pokok pasti akmeran mencekik rakyat), apakah kita harus tunduk pada Pemerintah mereka itu bagaikan Lintah yang menghisap darah (Uang) rakyat, mereka hanya memikirkan pemenuhan hasrat mereka dengan alasan perjalanan Diplomasi, study banding ke Hongkong, China, Perancis, dsb berikan tanggapan anda!!!!!!!!!

    BalasHapus
  2. wido murni 2021110302 G
    Hewan sebagai sumber makanan,bahan dasar pakaian,dan asesoris........bagaimana kalau itu terus meneterus dilakukan apa kah tidak akan punah atau habis........???????

    BalasHapus
  3. Lusiana Masithoh (2021110331)

    Apa manfaat lain dari lebah selain yang telah di terangkan di atas? mohon di jelaskan.

    BalasHapus
  4. M. Haris Fahmi
    2021110323

    Apakah semua hewan bermanfaat bagi manusia??
    Sedangkan kita mengetahui banyak sekali hewan yang berbahaya bagi manusia, seperti halnya ular, kalajengking dan hewan-hewan buas lainnya.
    Jelaskan beserta dalil konkritnya!

    BalasHapus
  5. Apakah kita harus meniru semua sifat lebah?
    padahal lebah itu adalah hewan sedangkn kita manusia yg derajatnya lebih tinggi dari hewan??
    Khafidin 2021110311

    BalasHapus
  6. mushonif
    2021110288

    Apakah manfaat hewan yg haram dimakan dan najis bagi manusia seperti babi..?

    BalasHapus
  7. labib ahmad

    2021110307

    kenapa ada hewan yang halal di makan dan haram di makan,,dan jelaskan masing-masing alasannya,,???

    BalasHapus
  8. Atina Mauila Safitri
    2021110284

    Di makalah disebutkah bahwa madu dapat menyebuhkan manusia, yang ingin saya tanyakan penyakit apa saja yang dapat disembuhkan dengan madu? apakah penyakit-penyakit kronis seperti kanker, diabetes, darah tinggi dan lain-lain juga bisa di sembuhkan dnegan madu?
    mohon di jelaskan!..

    BalasHapus
  9. dalam hadits tsb Rasulullah saw mengumpamakan manusia bagaikan lebah,,apa alasan tujuan dari perumpamaan tersebut..
    mhn dijelaskan..

    Fatkhiyatun Ni'mah
    2021110319

    BalasHapus
  10. Anna irhamna
    2021110303
    BIsakah kita menyamakan manusia itu seperti lebah??????jelaskan thx

    BalasHapus
  11. apa mudhorotnya hewan haram??
    mohon jelaskan

    adakah sisi negatif dari lebah??

    BalasHapus
  12. muhammad sukron
    2021110328
    G

    apa mudhorotnya hewan haram misal babi dll
    mohon jelaskan

    adakah sisi negatif dari lebah??

    BalasHapus
  13. MUHAMMAD ALI FAHMI
    2021110285

    bagaimana tanggapan pemakalah tentang binatang haram yang dikonsumsi dengan dalih untuk dijadikan obat??


    afiqaaa.........

    BalasHapus
  14. M. Nur hasanudin
    202109004
    Ada g' hewan di dunia ini yang tidak bermanfaat..???soalnya nyamuk aja bermanfaat bagi manusia. coz klo tidak ada nyamuk pemilik pabrik obat nyamuk pasti tidak akan kaya...!!

    BalasHapus
  15. apa alasan anda memebuat makalh dengan objek lebah??????

    apakah hewan lain tidak ada manfaatnya????
    misal: kerbau,sapi,kambing DLL,,,,
    tolong jelaskan secara rinci,,,

    BalasHapus