Laman

1111

Kamis, 29 Maret 2012

H7-39 Aminah Zuhriyah


MAKALAH
“BAHASA MANUSIA”

Makalah ini disusun guna memenuhi tugas :
Mata Kuliah              :     Hadits Tarbawi II
Dosen Pengampu      :     Muhammad Ghufron,M.S.I




STAIN_1
 










Disusun oleh :
AMINAH ZUHRIYAH
2021110364

Kelas : H


SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PEKALONGAN
2012

BAB 1
PENDAHULUAN

Dalam kehidupan sehari-hari terdapat berbagai macam bahasa. Salah satunya adalah bahasa manusia atau bahasa Suryani. Dalam bahasa tersebut juga dapat menimbulkan faidah bagi manusia. Bahasa Suryaniyah adalah bahasa kitab Injil. Makalah ini akan menjelaskan sedikit tentang apa itu bahasa Suryaniyah yang sesuai dengan hadits yang dikutp dari Jami’utur mudzi bab ta’limu as suryaniyah.






















BAB II
PEMBAHASAN

A.      Teks Hadits Tentang Bahasa Manusia
عن زيدبن ثابت قال : أمرني رسول الله صلى الله عليه وسلم أن أتعلم له كلمات من كتاب يهود قال أني والله ما أمن يهود على كتا بي قال فما مر بي نصف شهر حتى تعلمته له قال فلما تعلمته كا ن اذا كتب الى يهود كتبت اليهم واذا كتبوا اليه قرات له كتابهم (رواه الترمذي)
قال ابوعيسى هذا حديث حسن صحيح وقد روي من غير هذا الوجه عن زيدبن ثابت رواه الاعمش عن ثابت بن عبيد الانصاري عن زيدبن ثابت قال امرني رسول الله صلى الله عليه وسلم ان اتعلم السريانية
B.       Terjemah
Dari Zaid bin Tsabit berkata : “Rasulullah memerintahkan aku agar belajar untuk beliau bahasa kitab orang Yahudi dan beliau bersabda : “Sesungguhnya aku demi Allah, aku tidak merasa aman kepada orang Yahudi terhadap suratku (baik dalam membacanya maupun menulisnya)”. Dia berkata : “Maka tidak lewat setengah bulan aku belajar sehingga selesai aku mempelajarinya untuk beliau”, dia berkata : “Ketika aku selesai mempelajarinya, maka apabila beliau berkirim surat kepada golongan Yahudi, maka aku menulis kepada mereka dan apabila mereka berkirim surat kepada beliau, maka aku membaca surat mereka untuk beliau”.[1]

C.      Mufrodat
Terjemah
Mufrodat
belajarlah untuk beliau
 أتعلم له
kitab orang Yahudi
 من كتاب يهود
setengah bulan
نصف شهر
selesai mempelajarinya
تعلمته
D.      Biografi Zaid bin Tsabit
Zaid bin Dhohak ludzon al anshori an najari kunyah panggilannya adalah Abu SA’id, ada yang mengatakan Abu Khorijah beliau adalah seorang sahabat yang mashur yang menulis wahyu. Imam masruq berkata beliau adalah golongan dari orakal. Orang yang kokh atau mantab dalam keilmuan. Zaid adalah penghimpun Al Qur’an dan menguasai informasi yang akurat tentang Al Qur’an. Jasa Zaid dalam upaya kodifikasi Al Qur’an sangat banyak maka tiada yang mampu menandingi dalam menulis kalamullah. Zaid wafat pada thun 45 H. Kepergiannya ditangisi seluruh penduduh Madinah.[2]

E.       Keterangan Hadits
Suyaniyah dengan dhomahnya sin dan sukunnya ro’ adalah bahasa kitab Injil dan Ibroniyah adalah bahasa kitab taurat, perkataan Nabi di dalam alasan beliau adalah karena beliau khawatir dengan orang Yhudi dalam penambahan dan pengurangan baik dalam bacaannya maupun dalam tulisannya. Dalam hadits ini dapat disimpulkan bahwa mempelajari bahasa adalah suatu yang mubah, seperti dalam firman Allah : “Dan sebagian dari tanda kekuasaan Allah adalah penciptaan langit dan bumi dan adanya perbedaan lisan-lisanmu. Tapi jika dengan satu alasan yang tepat yaitu bahwa mempelajari bahasa umat lain tersebut menimbulkan faidah maka disunahkan sebagaimana faidah dari hadits ini.[3]

F.       Aspek Tarbawi
-       Mempelajari bahasa adalah suatu yang mubah
-       Disunnahkan mempelajari bahasa ummat lain, jika dengan alasan bahasa tersebut menimbulkan faidah.

BAB III
PENUTUP

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan bahasa untuk berkomunikasi dengan yang lain. Jadi bahasa berperan penting bagi kehidupan manusia. Suryaniyah adalah bahasa kitab Injil dan Ibraniyah adalah bahasa kitab taurat. Perkataan beliau dalam alasannya adalah karena beliau khawatir dengan orang Yahudi dalam penambahan atau pengurangan baik dalam barangnya maupun tulisannya.

































DAFTAR PUSTAKA


Muhammad Ustman, Abdurrahman. 1283. Tukhwatul Ahwadi Syarah Jami’u turmudzi. Darul Fitri.
Taqrib al Tahdib Syihabudin ahmad bin ali bin najr al asqolani al maq’tufi
Zuhri, Muhammad, dkk. 1992. Terjemah Sunan At Tirmidzi IV. Semarang: CV. Asy Syifa






























[1] Moh. Zuhri, dkk, Terjemah Sunan At Tirmidzi IV, (Semarang: CV. Asy Syifa, 1992), hlm.337
[2] Taqrib al Tahdib Syihabudin ahmad bin ali bin najr al asqolani al maq’tufi
[3] Abdurrahman Muhammad Ustman, Tukhwatul Ahwadi Syarah Jami’u turmudzi, (Darul Fitri, 1283) Jilid 7, hlm. 497-498

14 komentar:

  1. 202111065
    * dalam keterangan hadits diatas disebutkan fiman ALLAH namun tidak ada keterangan diambil dr surat dan ayat ke brp . tolong sebutkan srat n ayat tersbut ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. firman Allah yang dimaksud pada hadits diatas adalah surat ar-Rum ayat 22 tentang tanda-tanda kekuasaan Allah.

      Hapus
  2. farah dibha (2021110357)
    dlm aspek tarbawi tertulis bhw "Disunnahkan mempelajari bahasa ummat lain, jika dengan alasan bahasa tersebut menimbulkan faidah"
    yg saya tanyakan, apakah harus ada alasan tertentu utk m'pelajari suatu bahasa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya dalam mempelajari segala sesuatu itu pasti ada alasannya, begitu juga dengan bahasa. seseorang mempelajari bahasa pasti ada alasannya mengapa ia mempelajarinya, walaupun alasannya hanya sekedar untuk menambah pengetahuan mereka.

      Hapus
  3. Krisna Ayu Diana (2021110348)

    Apakah ada batasan untuk kita dalam mempelajari bahasa dari ummat lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak,karena bahasa merupakan sebuah ilmu. Islam sendiri mewajibkan umatnya untuk menimba ilmu sejak lahir hingga ajal menjelang. Islam juga tidak pernah membatasi bidang ilmu apa saja yang wajib dipelajari umatnya.

      Hapus
  4. M. Mastur Hilmi (2021110368)

    Tolong berikan contoh faedah yang dapat kita ambil jika kita mempelajari bahasa ummat lain!

    BalasHapus
    Balasan
    1. faedah yang dapat diambil dari mempelajari bahasa umat lain yaitu bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat efektif, dengan bahasa kita bisa menyampaikan pesan ataupun ide terhadap orang lain. selain itu mempelajari bahasa asing tentunya juga menguntungkan bagi Islam, sebab jika kita menguasai berbagai bahasa, maka kita akan dapat dengan mudah menyampaikan dakwah Islam ke dunia barat baik secara lisan maupun tulisan, sehingga opino barat tentang Islam bisa kita tepis dengan menjelaskan secara runtut tentang semua konsep Islam dalam bahasa yang bisa mereka mengerti.

      Hapus
  5. DEWI ANA
    2021110370

    1. apakah hukum mempelajari bahasa umat lain jikalau tidak mendatangkan faidah justru mendatangkan madhorot to sbagainya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada dasrnya menpelajari bahasa umat lain itu boleh/mubah, tetapi jika dengan bahasa itu justru mendatangkan madharat menurut saya tidah boleh, karena segala sesuatu yang tidak ada manfaatnya atau menimbulkan madlorot itu dilarang oleh agama(Ialam).

      Hapus
  6. rohiman
    2021110356
    apa yang menjadikan bahasa manusia berbeda-beda,,?
    padahal semua manusia adalah ciptaan Allah Swt..

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu semua merupakan bukti kekuasaan Allah, seperti dalam firman-Mya QS. Al-Hujurat:13 yang artinya "wahai manusia, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang-orang yang paling bertakwa. Sungguh Allah maha mengetahui, maha teliti".

      Hapus
  7. wahyu retti rena yusyansari
    2021110352

    1. tolong jelaskan dampak positif (faidah) dan dampak negatif (madharat) dari mempelajari bahasa umat lain !

    BalasHapus
    Balasan
    1. dampak positifnya, seseorang yang tinggal dibilik barat bumi akan dengan mudah berkomunikasi dan bertukar informasi dengan penghuni bilik timur jagad raya. selain itu juga menguntungkan bagi Islam agar bisa dengan mudah menyampaikan dakwah Islam ke dunia barat. dampak negatifnya menurut saya tidak ada, hanya saja bagaimana seseorang mempergunakan bahasa tersebut. digunakan untuk kebaikan atau keburukan

      Hapus