Laman

Minggu, 29 April 2012

Pengajian C, Luthfiyah: "Menegakkan Agama, Amal Paling Utama"


Nama Majlis ta’lim             : Qiro’ati Amtsilati
Pengasuh / pembicara         : Drs. H. M. Chumaidi ZM
Hari / Tanggal                     : Ahad, 4 Maret 2012
Waktu                                  : 06.30 – 08.30
Alamat                                 : Jl. Yudha Bakti, Medono, Pekalongan
Tema Pengajian                   : Menegakkan Agama, Amal Paling Utama
Analisa isi pengajian           :
             Dalam pengajian yang saya hadiri secara garis besar mengajak kita untuk berjihad di jalan Allah, karena sejatinya manusia itu hidup di dunia hanya sementara dan sering dilalaikan oleh kehidupan dunia. Jihad merupakan amal yang paling utama bagi orang mukmin untuk menegakkan ajaran Islam, hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang berbunyi :
أَفْضَلُ الناس مؤمن يجاهد فى سبيل الله بنفسه وماله , ثم مؤمن فى شعب الشعاب يتقى الله و يدع الناس من شره .
(رواه البخارى من ابى سعيد)
     Manusia yang paling utama adalah orang mukmin yang berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan harta bendanya, dan orang mukmin yang berada disuatu lereng bukit ia bertaqwa kepada Allah dan meninggalkan khalayak ramai untuk menghindari kejahatan.” (HR. Bukhari melalui Abu Sa’id).
              Selain itu, perintah jihad juga terdapat dalam firman Allah SWT  dalam Qs. Albaqarah ayat 218 yang berbunyi :


 



     Artinya : “ Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
            Jihad dapat berupa memerangi diri sendiri (jihadun nafs), jihadus syaithan, jihadul kufar dan jihadul fusaq/orang-orang fasiq. Adapun jihadun nafs yaitu dengan belajar agama, mengamalkannya serta mengajarkannya. Jihadus syaithan dengan menolak apa yang datang darinya berupa syubhat dan syahwat. Selain itu jihad juga dapat berupa dengan belajar dan mengajar. Dan jihadnya guru TPQ yaitu dengan bersungguh-sungguh dan sepenuh hati dalam mengajarkan membaca Alqur’an dengan benar. Karena setiap huruf dalam alqur’an mempunyai hak untuk diberikan seperti bacaan-bacaan yang ada dalam alqur’an yang mengandung makna dan tartil yang harus dibaca sesuai dengan tajwidnya.
            Orang yang membaca alqur’an masih banyak salah-salah maka pahalnya berganda jika ia masih mau membaca dan memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Orang terbaik ialah orang yang mau belajar alqur’an dan memahami maknanya. Dan orang yang membaca 1 huruf alqur’an akan mendapat pahala 10 kebaikan.
            Dalam QS.Albaqarah ayat 218 intinya yaitu untuk iman, hijrah dan jihad. Dimana iman disini yaitu percaya kepada Allah, hijrah disini mengandung arti yaitu berhijrah dari perbuatan maksiat kejalan yang diridhoi oleh Allah SWT dan kata jihad disini juga bermaksud kita disuruh bersungguh-sungguh memperjuangkan agama Allah. Dan setelah kita dapat berjihad dijalan Allah hendaknya kita tetap mengharapkan rahmat Allah yang meliputi kesehatan yaitu kita dapat makan,minum dan merasakan nikmatnya makanan tersebut. Selain itu rahmat juga dapat berupa rezeki yang meliputi bisa mengajar, bisa tidur, sholat tahajud, dsb.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar