Laman

Minggu, 20 Mei 2012

Intan Lies (C) : "Berpuasa dan Memberi Salam"


Berpuasa dan Memberi Salam

Hadits ke 1.362
لَاصَامَ مَنْ صَامَ الْاَبَدَ (وفى رواية لَاصَامَ وَلَااَفْطَرَ) متفق عليه

Artinya :
“Tidaklah ke bilangan puasa orang yang puasa selamanya.
Dan pada riwayat yang lain : Tidaklah bernama puasa dan tidak bernama berbuka “ (Riwayat Muttafaqun Alaih).
Keterangannya :
Orang yang rajin berpuasa terus-menerus (satu tahun) puasanya tidak diterima oleh Allah, dan rugilah dia.
Disebut berpuasa tidak dan disebut berbuka tidak, jadi statusnya itu tidak menentu. Demikianlah beribadah yang tidak berpedoman kepada ajaran Allah. Di hari-hari yang dilarang pun, dia tetap berpuasa sehingga tidak dianggap berpuasa, jika seorang tersebut selama hidupnya berpuasa terus.

Hadits ke 1.363
لَاتُسَلِّمُوْاتَسْلِيْمَ الْيَهُوْدِ وَالنَّصَارَى, فَاِنَّ تَسْلِيْمَهُمْ بِالْكُفُوْفِ وَالْحَوَاجِبِ
(رواه البيهقى عن جابر)
Artinya :
“Janganlah kamu sekalian mengucapkan salam seperti salamnya orang Yahudi dan Nasrani, maka sesungguhnya salam mereka itu dengan tapak tangan dan alis.



Keterangannya :
Orang islam memberi salam dengan ucapan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Tetapi berbeda dengan salamnya orang yang beragama lain (Yahudi  Nasrani), mereka cukup dengan melambaikan tangan dan dengan menggerakkan alis mata saja.
Sebagai seorang muslim, ketika bertemu dengan orang muslim lainnya diharuskan untuk saling mengucapkan salam. Agar hubungan Silaturrahmi tetap senantiasa terjaga, artinya untuk mempererat hubungan silaturahmi. Dan janganlah sekali-kali bertemu dengan sesama muslim kemudinan dengan melambaikan tangan ataupun dengan menggerakkan alis, karena yang demikian itu adalah perbuatan orang Yahudi dan Nasrani. Oleh karena itu, sebagai seorang muslim jika bertemu dengan muslim lainnya ucapkanlah salam yaitu Assalamu’alikum. Wr. Wb.


                                                                                          Mu’alim


                                                                            ( M. Syafiqurrahman Zuhdi )


Tema Pengajian     : Berpuasa dan Memberi Salam
Kitab yang dikaji   : Al Muhtarul Ahadits
Mu’alim                 : Ust. M. Syariqurrahman Zuhdy
Waktu                    : pkl. 16.30 – 17.30 WIB

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar