Laman

Selasa, 20 Maret 2012

Jawaban, Kelas A, M. Arif Ismanto


Jawaban pertanyaan dari makalah hadis tentang rumah sebagai madrasah
Nama   : Muhammad Arif Ismanto
Kelas   : A
Nim     : 2021110005

      1     Istighotsah
a)    Apa maksud Dari Rumah itu di jadikan sebagai Pendapatan??jelaskan 
b)   Dalam keterangan Hadits, Umar bin Khattab Yang terkenal keras, pemberani, dan dulu sebagai tokoh Arab yang sangat terhormat, juga ia sangat menentang seruan dan ajaran Rosulullah, cara yang seperti apa usaha rosulullah selain berdoa sehingga membuat umar itu Luluh hatinya dan masuk ke agama islam?
Jawaban:
a)    Di jaman sekarang kan berbagai pekerjaan sudah dapat di kerjakan dimana saja, misalnya rumah. Rumah  yang berada di pinggir jalan dapat di manfaatkan untuk berjualan, seperti membuka toko sembako,dan lain sebagainya. Juga seperti pekerjaan lain yang bisa di kerjakan di rumah, di sini letak rumah sangat menentukan untuk mendapatkan pendapatan.
b)   Sebenarnya di dalam hati Umar sering berkecamuk perasaan-perasaan yang berlawanan, antara pengagungannya terhadap ajaran nenek moyang, kesenangan terhadap hiburan dan mabuk-mabukan dengan kekagumannya terhadap ketabahan kaum muslimin serta bisikan hatinya bahwa boleh jadi apa yang dibawa oleh Islam itu lebih mulia dan lebih baik dan pada suatu ketika Umar ingin membunuh nabi tapi di tengah perjalanan dia bertemu dengan Abdullah dan Abdullah berkata sesungguhnya saudara perempuanmu dan iparmu telah murtad dan telah meninggalkan agamamu dan Umar pun marah dan bergegas ke rumah saudaranya tersebut, ketika tiba di rumahnya, Umar pun mendengar suara orang sedang mengaji dan orang tersebut yaitu adiknya khabbab, berawal dari situlah Umar mulai merasakan bahwa dirinya itu membawa agama yang salah, karena Umar merasa terdapat keindahan yang tidak seperti biasanya di dalam kitab Al Qur’an. Kemudian Umar pun masuk Islam.

      2     Nadlifatul Ulya
Apakah Pendidikan dalam rumah itu menjadi faktor utama dalam pembentukan karakter anak? mhon penjelasannya. trims.
Jawaban:
Ya, karena pendidikan dalam rumah itu merupakan pendidikan pertama yang anak peroleh. Kalo kita bicara soal karakter, kalo yang saya ketahui adalah itu merupakan tindakan yang di biasakan artinya apabila seseorang sejak kecil dibiasakan berkelakuan jelek maka sampai dewasa pun anak itu akan berkelakuan jelek. Dan itu akan menjadi sebuah karakter, juga tindakan tersebut tidak mudah di tinggalkan dalam waktu yang singkat, butuh waktu yang lama dalam merubahnya. Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembentukan karakter anak yang menjadi faktor utama adalah dilingkungan rumah. Anak itu akan berkarakter baik atau tidak itu tergantung dari lingkungan rumah (keluarga).

      3     Duwi kurniawati
bagaimana menurut anda tentang istilah "rumahku nerakaku", sehingga rumah tidak berfungsi sebagai madrasah sperti yang dijelaskan diatas, bagaimana solusi agar rumah berfungsi sebagai madrasah? 
Jawaban:
Menurutku rumahku nerakaku adalah hanyalah seseorang yang bermasalah dilingkungan rumahnya, yang menganggap bahwa rumahnya itu merupakan nerakanya. Kalo ada orang yang seperti itu kita jangan mengucilkannya namun mencoba mendekatinya. Setiap orang pasti mempunyai teman curhatnya sendiri artinya kita juga bisa berbicara kepada teman dekatnya untuk mencari tau tentang masalahnya tersebut. Dan untuk menjadikan rumah berfungsi sebagai madrasah adalah harus adanya keterbukaan diantara sanak saudaranya, saling menghormati  yang lebih tua, dan saling menjaga perasaan masing-masing saudaranya selain itu hendaklah rumah itu di isi dengan hal-hal yang berkaitan dengan agama misal mengerjakan sholat, mengaji, dan sebagainya. Insyallah dengan kita melakukan hal yang seperti itu kita dapat mewujudkan fungsi rumah sebagai madrasah.

      4     Nuning puji astuti
Pendidik di dalam keluarga adalah orang tua, apabila ke dua orang tua itu pergi merantau dan anak-anak di tinggal di rumah, siapakah yang akan bertanggung jawab atas pendidikan anak-anak nya? Dan bagaimana pengaruh pendidikan anak kelak jika yang mendidik itu bkan org tua nya? Mohon penjelasan?
Jawaban:
Menurut saya, jika ke dua orang tuanya itu pergi merantau, orang yang bertanggung jawab adalah orang yang berada di dalam rumah tersebut atau orang yang di beri amanat oleh orang tuanya tersebut misal pembantu, neneknya atau yang lainnya. Dan pengaruh pendidikannya kelak terhadap anak tersebut, kita bisa lihat bahwa seseorang yang tidak mendapatkan didikan dari orang tuanya itu cenderung mengikuti orang yang mengasuhnya, bahkan anak tersebut bisa saja tidak mengakui kedua orang tua nya sendiri sebagai orang tua kandungnya.

      5     Zakiyah ulfi
Bagaimana jika kedua orang tua selalu kerja tidak ada waktu luang bersama anak-anaknya, bagaimana pendapat anda mengenai hal tersebut jika dikaitkan rumah sebagai madrasah
Jawaban:
Pendapat saya adalah rumah bisa dikatakan sebagai madrasah karena ada orang tua yang mendidiknya, jika kedua orang tuanya tersebut sudah tidak meluangkan waktu bersama anaknya jadi untuk mewujudkan rumah sebagai madrasah sangatlah sulit.

      6     luk luk ulfa
Bagaimana agar pengajaran dirumah dapat menyenangkan anak, sehingga anak semangat dalam beribadah?
Jawaban: menurut saya, dalam mengajarkan anak beribadah kita harus mengetahui keadaan suasananya anak tersebut, apakah sedang dalam keadaan senang atau tidak, pada saat anak dalam kondisi yang tidak senang mungkin kita harus memakai cara yang berbeda dalam mengajarnya. Misal yang tadinya menggunakan ceramah, bisa menggantinya dengan cara tanya jawab atau yang lainnya. Biasanya anak akan lebih senang jika ada sesuatu yang baru dan sebaliknya anak akan bosan kalau diajar dengan cara yang sama.

      7     Subariroh
Apakah ada pengaruhnya bagi anak dalam pembentukkan kedewasaan jika dalam keluarga terdapat ketidakharmonisan dalam rumah tangga? sesuai dengan makalah diataas mhon jlskn?
Jawaban: ada, jika dalam suatu keluarga terjadi ketidakharmonisan anak cenderung tidak betah di rumah, dan anak tersebut bahkan bisa jadi mencari sesuatu yang baru yang bisa membuat hidup si anak lebih senang. Dan kaitannya dalam proses kedewasaan anak tersebut cenderung berproses terhadap dunia luarnya, dari pada dunia di dalam lingkungan keluarganya.

      8     Nurul maulidah
Apa yang dimaksud bahwa fungsi rumah sebagai tempat pendapatan?
Jawaban: Di jaman sekarang kan berbagai pekerjaan sudah dapat di kerjakan dimana saja, misalnya rumah. Rumah  yang berada di pinggir jalan dapat di manfaatkan untuk berjualan, seperti membuka toko sembako,dan lain sebagainya. Juga seperti pekerjaan lain yang bisa di kerjakan di rumah, di sini letak rumah sangat menentukan untuk mendapatkan pendapatan

      9     Nailu zulfa chusna
Dimana berkah kebahagiaan keluarga dapat terwujud?
Jawaban: Berkah kebahagiaan akan terwujud pada saat di dalam keluarga tersebut terdapat sebuah hubungan keharmonisan diantara sanak saudaranya. Yang muda menghormati yang tua, dan terbuka satu sama lain, serta mampu menjaga aib keluarganya (nama baik keluarganya).

  10     Nadlifatul Ulya
Bagaimana cara memberi solusi yang tepat untuk mengatasi anak yang jenuh di dalam rumah? bagaimana pendapat kalian?
Jawaban: Solusinya, yang saya tau adalah usahakan suasana yang harmonis di dalam suatu keluarga, dan usahakan waktu untuk dapat shering (tukar pendapat) di antara sanak keluarganya.mungkin hanya itu yang saya tau tepat tidaknya mungkin perlu di coba terlebih dahulu. Silahkan mencoba ya mbak.

  11     Barirotul izza
Bagaimana cara menumbuhkan sikap keterbukaan anak terhadap orang tuanya?
Jawaban: menurut saya, orang tua harus lebih memperhatikan tindakan yang dilakukan oleh anaknya yaitu dalam artian bahwa orang tua harus menanyakan apa yang telah dilakukan oleh anaknya, dan si anak juga usahakan harus jujur dalam menjawab pertanyaannya. Karena bagaimanapun tindakan anak, kalau si anak bisa jujur itu akan lebih menyenangkan orang tua dan sebaliknya sikap bohong lama-lama pasti akan ketahuan juga karena orang tua itu juga sudah pernah menjadi anak, jadi orang tua itu sudah banyak pengalamannya, di bandingkan anaknya.

  12     Risqiyani Sakinah
Apabila didalam sebuah rumah yang sudah pernah dihuni untuk kemaksiatan. kemudian rumah itu dijual dan dihuni lagi oleh keluarga baru, apakah akan mengurangi keberkahan rumah tersebut?
Jawaban: menurut saya, itu tidak akan mengurangi keberkahan rumah, karena keberkahan rumah itu terjadi tergantung orang yang menempatinya dalam artian rumah yang dulunya di pakai untuk kemaksiatan tidak akan berpengaruh dalam hal keberkahan terhadap penghuni barunya. Mengapa? karena tiap orang itu kan mempunyai masalah yang berbeda-beda, satu dengan yang lainya tidak sama. Dan juga setiap keluarga juga mempunyai status, dari situlah kita bisa simpulkan bahwa setiap keluarga yang bertingkah laku baik (tidak melakukan hal-hal yang maksiat) otomatis status keluarga tersebut akan baik pula. Dan setiap tindakan yang baik pasti itu akan mendapatkan sebuah keberkahan. Jadi rumah yang dulunya pernah di pakai untuk maksiat dan di jual kemudian di huni oleh orang baru itu tidak akan mengurangi keberkahan rumah tersebut.

  13     M Yasfiudin
Bagaimana cra untuk menjdikn suasana madrasah terasa dalam rumah dan orang laen pun bisa mersakannya sedangkan didlm rumahnya dijadikan sebagai tempat usaha?
Jawaban: menurut saya, yang di katakan rumah sebagai madrasah itu di lihat dari struktur fungsinya artinya kita bisa mendapatkan pendidikan berupa apa saja yang ada di lingkungan keluarga kita, tidak hanya berhubungan dengan masalah ibadah saja, tapi pendidikan yang lainya. Jadi rumah di jadikan tempat usahapun tidak masalah untuk menjadikan rumah itu sebagai madrasah.

  14     Istikharoh
Dimakalah anda dijelaskan fungsi rumah sebagai tempat pendapatan, bagaimana jika rumah tersebut dipakai sebagai rental Ps, sedangkan pemainnya anak-anak pembolos sekolah, tidak menghiraukan waktu shalat. Apakah rumah tersebut bisa mendatangkan berokah?
Jawaban: menurut saya, itu tidak akan mengurangi kebarokahan rumah, karena kebarokahan rumah itu terjadi tergantung niat orang tersebut. Kalau memang itu sumber pendapatanya sudah tentu pemilik rental tersebut akan lebih menerapkan peraturan yang lebih baik, jika memang orang tersebut itu mempunyai niat yang baik. Kalau memang orang tersebut mempunyai niat yang tidak baik sudah tentu kebarokahan rumah tersebut hilang. Mengapa? bahwa setiap niat yang baik otomatis itu akan mendapatkan sebuah kebarokahan.

  15     Nurul fauziyah
Jika didalam rumah tangga terjadi keluarga yg tdk harmonis, apkh hal tsb akan mempengaruhi pendidikan anggota klwrga it?
Jawaban: Menurut saya, ya. Karena sebuah keluarga yang tidak harmonis otomatis hubungan antara sanak saudara satu sama yang lainnya tidak akan berjalan dengan baik. Kalau sudah berjalan tidak baik otomatis pengaruhnya terhadap pendidikan di dalam rumah tersebut tidak akan berjalan sesuai proses yang semastinya. Soalnya dalam memberikan pendidikan itu juga perlu yang namanya proses dan butuh waktu lama.

  16     Widyawati
Bagaimana cara menerapkan ajaran islam pada usia dini?
Jawaban: menurut saya, kita harus bisa menjadi contoh yang baik terlebih dahulu, tidak berbicara saja tapi tidak ada action (tindakan). Dan juga anak tersebut sering-seringlah di ajari hal-hal yang baik seperti di ajak ke masjid/mushola untuk melaksanakan sholat, di sekolahkan ke sekolah yang didalamnya mengajarkan tentang ilmu agama, dan lain sebagainya.

  17     Nur kholis
Bagaimana membangun rumah yang didalamnya tercipta kerukunan dan saling terbuka satu sama lain?
Jawaban: menurut saya, kalau di dalam sebuah lingkungan keluarga pasti orang tua sudah berusaha menanamkan etika yang baik pada anaknya. walaupun kadang kenyataannya sering terjadi ketidak kerukunan di antara anggota keluarga, itu merupakan hal yang tidak semestinya terjadi  (hal yang tidak diharapkan oleh orang tua). Dalam hal ini untuk mewujudkan kerukunan dan saling terbuka satu sama lainnya adalah dengan mempercayai seluruh anggota keluarga artinya kita berfikir yang positif terhadap semua anggota keluarga, karena pada dasarnya kita juga suatu saat membutuhkan mereka, hanya lingkungan keluarga kitalah yang mau tulus ikhlas membantu kita di saat kita butuh bantuannya.

  18     Hafifah Nur Hidayah 
Apa yang harus dilakukan orang tua ketika mereka tahu bahwa rumah merupakan sarana pendidikan yang fundamental dalam mendidik karekter, sikap, norma pada anak??
Jawaban: menurut saya, yang harus dilakukan oleh orang tua adalah menerapkan rasa kasih sayang, ikhlas, bertanggung jawab, berwibawa, dan lain sebagainya.

  19     KHAYYUN NAFI
Kita mengenal istilah "rumahku adalah surgaku”

Apa maksud istilah tersebut...???

mohon penjelasannya..???

serta bagaimana cara mewujudkannya...???
Jawaban: menurut saya, rumahku adalah surgaku istilah itu mengandung arti bahwa rumah itu merupakan tempat seperti surga pada saat di dunia. Surga adalah tempat dimana oleh kaum muslim itu merupakan tempat yang menyenangkan dan tempat yang begitu indah. Jadi kalau orang berpendapat bahwa rumahku adalah surgaku dapat dikatakan orang tersebut seperti merasa di surga karena orang tersebut terpenuhi seluruh kebutuhannya baik jasmani maupun rohaninya. Dan cara untuk mewujudkannya adalah kita harus mempunyai rasa puas terhadap apa yang kita miliki (bersyukur).

  20     Ikrimah
Kadang anak yang belajar dengan orangtuanya itu manja dan malas malasan tidak seperti belajar dengan gurunya. Bagaimana agar anak yang belajar dengan ortu tidak malas malasan serasa belajar dgn sang guru agar dirumahnya bisa disebut sebagai madrasah ??
terimakasih.
Jawaban: menurut saya, emang pada diri seorang anak itu kadang muncul rasa manja ketika sama orang tuanya, namun orang tua dalam memberi pendidikan terhadap anak juga tidak boleh pakai kekerasan. Dan ortu juga dituntut  untuk memberikan pendidikan kepada anaknya, dalam hal ini tentunya ortu juga memiliki cara tersendiri supaya anak bisa nyaman saat di berikan sebuah pendidikan. Kita tau bahwa ortu lah yang mengasuh anak sejak kecil, pastinya ortu lebih mengetahui kriteria anak tersebut, dan mempunyai cara untuk mengantisipasi ketika anak tersebut dalam keadaan ingin di manja dan pada saat malas. Pendidikan itu kan butuh yang namanya proses dan proses itu juga membutuhkan waktu yang lama jadi tidak mungkin kalau dalam memberikan pendidikan kepada anak itu dapat berjalan mulus, pasti ada hambatan-hambatan. Kalau di bandingkan dengan pendidikan di sekolah pendidikan di rumah memang jauh berbeda, di rumah itu pendidikan nya tidak terikat oleh peraturan yang ketat sedang di sekolah sebaliknya. Dan pendidikan di rumah itu lebih bersifat alami (murni) yang hanya di dapatkan dari orang tua sedang di sekolah itu anak di poles lagi agar bersifat yang lebih baik. Jadi memang pendidikan di rumah itu cara penyampaiannya memang lebih sulit. Hanya ortulah yang bisa memberi pendidikan tersebut karena ortu memiliki rasa kasih sayang dan ikhlas dalam mendidika anaknya.

  21     Slamet Uripah
Bagaimana cara memanfaatkan rumah untuk memperoleh ilmu, baik agama maupun moral. Sedangkan dari orang tuanya sendiri kurang mengerti tentang ilmu agama....
bagaimana pandangan anda mengenai hal tersebut?
Jawaban: menurut saya, pendidikan yang di bahas dalam makalah saya, maksudnya itu segala sesuatu yang mengenai moral atau pendidikan yang lainnya, kalau sudah bicara mengenai ilmu agama memang itu tugasnya yang ahli agama bukan ortu saja mbak? Kalau memang ortu tidak atau kurang mengerti tentang ilmu agama ya anaknya di serahkan pada orang yang ahli agama,,,tapi rumah juga masih bisa dijadikan sebagai madrasah, dengan cara ortu mengajarkan pendidikan yang berkaitan dengan moral atau yang lainnya.

  22     Dwi Hafila
Bagaiamana cara mengaplikasikan "Rumah sebagai Madrasah" dalam kehidupan sehari-hari, dan Adakah hambatan/kesulitan dalam pengaplikasiannya?
Jawaban: menurut saya, cara mengaplikasikan rumah sebagai madrasah yaitu kalau pada saat kita di rumah hendaknya kita bisa shering bersama ortu atau anggota keluarga untuk mendapatkan sebuah pendidikannya...karena pendidikan di luar rumah yang kita dapatkan kadang berlainan dengan pendidikan yang kita dapatkan di dalam rumah. Hambatannya adalah biasanya kita lebih memilih tidak mau terbuka dengan lingkungan didalam rumah, lebih memilih diam dari pada shering bersama karena rasa takut pada ortu, atau malu terhadap kejadian yang sedang di alaminya dan membuat enggan menceritakannya. Bahkan mungkin kita sering di manjakan jadi terlalu malas kalau belajar dengan anggota keluarganya.

  23     Ikrimah
Kadang anak yang belajar dengan orangtuanya itu manja dan malas malasan tidak seperti belajar dengan gurunya. Bagaimana agar anak yang belajar dengan ortu tidak malas malasan serasa belajar dgn sang guru agar dirumahnya bisa disebut sebagai madrasah ??
terimakasih
Jawaban: menurut saya, emang pada diri seorang anak itu kadang muncul rasa manja ketika sama orang tuanya, namun orang tua dalam memberi pendidikan terhadap anak juga tidak boleh pakai kekerasan. Dan ortu juga dituntut  untuk memberikan pendidikan kepada anaknya, dalam hal ini tentunya ortu juga memiliki cara tersendiri supaya anak bisa nyaman saat di berikan sebuah pendidikan. Kita tau bahwa ortu lah yang mengasuh anak sejak kecil, pastinya ortu lebih mengetahui kriteria anak tersebut, dan mempunyai cara untuk mengantisipasi ketika anak tersebut dalam keadaan ingin di manja dan pada saat malas. Pendidikan itu kan butuh yang namanya proses dan proses itu juga membutuhkan waktu yang lama jadi tidak mungkin kalau dalam memberikan pendidikan kepada anak itu dapat berjalan mulus, pasti ada hambatan-hambatan. Kalau di bandingkan dengan pendidikan di sekolah pendidikan di rumah memang jauh berbeda, di rumah itu pendidikan nya tidak terikat oleh peraturan yang ketat sedang di sekolah sebaliknya. Dan pendidikan di rumah itu lebih bersifat alami (murni) yang hanya di dapatkan dari orang tua sedang di sekolah itu anak di poles lagi agar bersifat yang lebih baik. Jadi memang pendidikan di rumah itu cara penyampaiannya memang lebih sulit. Hanya ortulah yang bisa memberi pendidikan tersebut karena ortu memiliki rasa kasih sayang dan ikhlas dalam mendidika anaknya.
  24     NUR ISLAMIYAH
Bagaimana cara Nabi Muhammad SAW merealisasikan rumah sebagai madrasah???
Jawaban: Dilihat dari hadist di atas saya merasa nabi merealisasikan rumah sebagai madrasah yaitu dengan rumah itu agar bisa di jadikan tempat anak memperoleh pendidikan, tempat beribadah (sholat, membaca AlQur’an, dll), dan tempat shering ( tukar pikir) dengan semua anggota keluarga.

  25     Syarifatul aini
Apabila dalam keluarga yang bercarai mempunyai anak dan anak tersebut tinggal pada salah satu orang tuanya dan yang satunya lepas tanggungjawab sedangkan yang tinggal bersama anaknya sibuk bekerja, bagaimana agar rumah yang di diami anak tersebut tetap menjadi madrasah tempat ia belajar kebaikan sama halnya dengan rumah anak yang mempunyai keluarga utuh serta harmonis karena banyak anak korban perceraian yang salah jalan (menyimpang) karena ketidak adanya pengawasan atau pendidikan penuh dari rumahnya yaitu dari orang tuanya.
Jawaban: menurut saya, untuk menjadikan rumah tetap menjadi madrasah tempat belajar kebaikan perlu di dukung dengan suasana keluarga yang harmonis, kalau suasananya saja tidak harmonis, tentu itu sangatlah sulit, karena kita tahu bahwa kalau dalam suatu rumah itu sudah tidak terdapat suatu keharmonisan pastilah proses penerapan pendidikan di dalam rumah itu tidak lagi bisa berjalan lancar, apalagi kalau tidak ada ortu yang memberi pendidikan kepadanya.

  26     Toto suwiryo
Bagaimana kualitas hadits tentang Rumah sebagai Madrasah diatas? jelaskan! terima kasih?
Jawaban: Hadis di atas hadis yang sangat jarang di temukan, tapi kalau di lihat dari struktur sanadnya hadis tersebut sampai kepada nabi. Kalau mengenai kualitas  hadis saya kurang tahu.
Mnrt saya, qta ajak anak utk brmain misal prgi k t4 rkreasi, dg ctatan mpy 7an tdk hny mrefresh kondsi anak akan ttapi jug mngandng unsr mndidik, spt halny mngjak anak prgi k tmpat2 brsjarah, dsna anak slain mrsa snang jug akn mdptkn pnglman baru yg baik utk prkmbngn otaknya, t4 brsjrah hnylh sbg conth, mkn msh bnyk lg tmpat yg lbh asik dan mndidik....
Jawaban: karena tidak ada nama pengirimnya jadi saya tidak bisa menjawabnya.

  27     M.UBAIDI
Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan awal bagi anak karena pertama kalinya mereka mengenal dunia terlahir dalam lingkungan keluarga dan dididik oleh orang tua. Sehingga pengalaman masa anak-anak merupakan faktor yang sangat penting bagi perkembangan selanjutnya, keteladanan orang tua dalam tindakan sehari-hari akan menjadi wahana pendidikan moral bagi anak, membentuk anak sebagai makhluk sosial, religius, untuk menciptakan kondisi yang dapat menumbuh kembangkan inisiatif dan kreativitas anak.
TUJUAN PENDIDIKANa.
Membina Watak dan KeahlianHakikat atau makna terdalam dari pendidikan adalah mempersiapkan seseoranguntuk memilih keahlian, sikap dan watak serta pikiran yang baik dan maju sebagai bekal untuk hidup dalam masyarakat.Makna pembentukan watak dalam prosespendidikan di sekolah mencakup hal-halseperti kejujuran, kerendahan hati, keterbukaan terhadap kritik dari orang lain, pengampunan, keberanian, berpendapat dan menghargai perbedaan pendapat, dll. b.MembebaskanPendidikan bertujuan membebaskan manusia untuk mampu mengekspresikan apayang menjadi pikiran, keputusan dan sikapnya sendiri dan bukan berdasarkankomando atau perintah orang lain.Pendidikan yang membebaskan menotivasi siswa untuk mengembangkan kreativitas berpikir dan keterampilan yang positif yang dapat dipertanggungjawabkannya.Untuk mewujudkan tujuan pendidikan seperti itu, sekolah menyiapkan sarana dan prasarana belajar bagi siswa sebagai bekal mempersiapkan hidupnya kelak dalammasyarakat.Tidak semua anak Indonesia beruntung bisa memperoleh pendidikan formal. Untuk itu, bagi kita yang memperoleh kesempatan tersebut haruslah menghargai danmemanfaatkan kesempatan itu dengan cara belajar sebaik-baiknya demi bekalhidup.
Jawaban: saya belum tahu maksud pertanyaanmu itu apa mas?

  28     Rizki handayani
Lebih baik yang mana, antara memasukan anak di madrasah atau belajar al-Qur'an di rumah dan yang mengajar adalah orang tuanya sendiri?
Jawaban : menurut saya, kalau memang ortunya mampu untuk mengajarinya
tentang ilmu agama ya lebih baik belajar bersama ortunya, namun kalau tidak mampu ya di serahkan ke orang yang ahli ( ke madrasah). Disini bahwa ortu mampu maksudnya adalah ortu itu tahu tentang ilmu agama jangan asal tahu saja tanpa belajar sama yang ahlinya terlebih dahulu.

  29     wahid rohmansyah
Apa aspek positif dan negatif dari "rumah sebagai madrasah"
tolong jelasakan.. !!
makasih?
Jawaban: menurut saya, aspek negatif dari rumah sebagai madrasah adalah apabila rumah tidak dapat di gunakan sebagai madrasah bagi anak maka kelak anak akan menjadi orng yang tidak bermoral, berpendidikan dll. Dan aspek positifnya adalah apabila rumah dapat di fungsikan sebagai madrasah maka kelak anak akan menjadi anak yang baik dan bermoral.

  30     Pencari Ilmu 
Bagaimana membangun rumah yang didalamnya agar tercipta kerukunan dan saling terbuka satu sama lain?
Jawaban: menurut saya, kalau di dalam sebuah lingkungan keluarga pasti orang tua sudah berusaha menanamkan etika yang baik pada anaknya. walaupun kadang kenyataannya sering terjadi ketidak kerukunan di antara anggota keluarga, itu merupakan hal yang tidak semestinya terjadi  (hal yang tidak diharapkan oleh orang tua). Dalam hal ini untuk mewujudkan kerukunan dan saling terbuka satu sama lainnya adalah dengan mempercayai seluruh anggota keluarga artinya kita berfikir yang positif terhadap semua anggota keluarga, karena pada dasarnya kita juga suatu saat membutuhkan mereka, hanya lingkungan keluarga kitalah yang mau tulus ikhlas membantu kita di saat kita butuh bantuannya.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar