Laman

Senin, 08 Oktober 2012

sbm E5 : evaluasi - feed back

sbm E5 : evaluasi - feed back - word

sbm E5 : evaluasi - feed back - ppt






MAKALAH
EVALUASI DAN UMPAN BALIK
Disusun Guna Memenuhi Tugas:
Mata Kuliah: Strategi Belajar Mengajar
Dosen Pengampu:      M. Ghufron Dimyati, M.S.I

Description: LOGO STAIN.png


Disusun Oleh:
1.      Muhammad Muslimin                      2021110220
2.      Dyah Titis Pratita                             2021110221
3.      Naelal Khusna                                  2021110222

Kelas E


JURUSAN TARBIYAH PAI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) PEKALONGAN
2012
BAB I
PENDAHULUAN

Tujuan pengajaran yang hendak ingin dicapai disekolah mempunyai kaitan dengan materi yang hendak diberikan dan dengan metode belajar-mengajar yang dipakai guru dan siswa dalam melakukan atau menerima materi tersebut, sejauh mana keberhasilan guru memberikan materi dan sejauh mana siswa menyerap materi yang disajikan itu dapat diperoleh informasinya melalui evaluasi.
Evaluasi yang baik haruslah didasarkan atas tujuan pengajaran yang ditetapkan oleh guru dan kemudian benar-benar diusahakan pencapaiannya oleh guru dan siswa. Betapapun baiknya evaluasi, apabila tidak didasarkan atas tujuan pengajaran yang diberikan, tidaklah akan tercapai sasarannya.
Oleh karena itu dalam makalah ini akan dijelaskan mengenai evaluasi dan umpan balik yang digunakan dalam proses belajar mengajar.











BAB II
PEMBAHASAN

A.   Evaluasi
1.      Pengertian evaluasi
Evaluasi berasal dari bahasa Inggris Evaluation akar katanya value yang berarti nilai atau harga. Nilai dalam bahasa Arab disebut al-Qinah atau al-Taqdir. Dengan demikian secara bahasa, evaluasi pendidikan dapat diartikan sebagai penilaian dalam bidang pendidikan atau penilaian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan.
Adapun dari segi istilah, sebagaimana dikemukakan oleh Edwin Wandt dan Gerald W Brown (1977) evaluasi adalah suatu tindakan atau proses untuk menentukan nilai dari sesuatu. Dan evaluasi pendidikan adalah kegiatan atau proses penentuan nilai pendidikan, sehingga dapat diketahui mutu atau hasil-hasilnya.[1]
Menurut Lembaga Pendidikan Administrasi Negara batasan mengenai evaluasi pendidikan adalah sebagai berikut :
a.    Proses atau kegiatan untuk menentukan kemajuan pendidikan dibandingkan dengan tujuan yang telah ditentukan.
b.    Usaha untuk memperoleh informasi berupa umpan balik (feed Back) bagi penyempurnaan pendidikan.[2]
2.      Prinsip-prinsip Evaluasi
Dibawah ini adalah beberapa prinsip yang harus dipegang dalam suatu pelaksanaan evaluasi pendidikan :

a. Keterpaduan
Evaluasi merupakan komponen integral dalam progam pengajaran di samping tujuan intruksional dan materi serta metode pengajaran. Tujuan intruksional, materi dan metode pengajaran, serta evaluasi merupakan tiga kesatuan terpadu yang tidak boleh dipisahkan.
b. Keterlibatan Siswa
Evaluasi bagi siswa merupakan kebutuhan, bukan sesuatu yang ingin dihindari. Penyajian evaluasi oleh guru merupakan upaya guru untuk memenuhi kebutuhan siswa akan informasi mengenai kemajuannya dalam progam belajar-mengajar. Siswa akan merasa kecewa apabila usahanya tidak dievaluasi.
c.    Koherensi
Dengan prinsip koherensi dimaksudkan evaluasi harus berkaitan dengan materi pengajaran yang sudah disajikan dan sesuai dengan ranah kemampuan yang hendak diukur.
d.   Pedagogis
Sebagai alat penilai hasil atau pencapaian belajar dan bisa dipakai sebagai alat motivasi untuk siswa dalam kegiatan belajar.
e.    Akuntabilitas
Sejauh mana keberhasilan progam pengajaran perlu disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan pendidikan sebagai laporan pertanggung jawaban.[3]
3.      Tujuan dan fungsi evaluasi
Tujuan evaluasi menurut L. Pasaribu dan Simanjutak dilihat dari dua segi yaitu :
a.    Tujuan umum evaluasi :
1.    Mengumpulkan data-data yang membuktikan taraf kemajuan murid dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
2.    Memungkinkan pendidik menilai aktivitas atau pengalaman yang didapat.
3.    Menilai metode mengajar yang dipergunakan.
b.    Tujuan khusus evaluasi :
1.    Merangsang kegiatan siswa.
2.    Menemukan sebab-sebab kemajuan atau kegagalan siswa.
3.    Memperoleh bahan laporan tentang perkembangan siswa yang diperlukan.
4.    Untuk memperbaiki mutu pelajaran dan metode mengajar.[4]
Dengan mengetahui manfaat evaluasi ditinjau dari berbagai segi dalam sistem pendidikan, maka dengan cara lain dapat dikatakan bahwa fungsi evaluasi ada beberapa hal :
a.    Evaluasi berfungsi selektif.
Dengan mengetahui manfaat evaluasi ditinjau dari berbagai segi dalam sistem pendidikan, maka dengan cara lain dapat dikatakan bahwa fungsi evaluasi ada beberapa hal :
a.    Untuk memilih siswa yang dapat diterima di sekolah tertentu.
b.    Untuk memilih siswa yang dapat naik ke kelas atau tingkat berikutnya.
c.    Untuk memilih siswa yang seharusnya mendapat beasiswa.
d.   Untuk memilih siswa yang sudah berhak menunggalkan sekolah dan sebagainya.
b.    Evaluasi berfungsi diagnotis.
Apabila alat yang digunakan dalam evaluasi cukup memenuhi persyaratan, maka dengan melihat hasilnya, guru akan mengetahui kelemahan siswa. Di samping itu diketahui pula sebab-musahab kelemahan itu. Jadi dengan menggunakan evaluasi, sebenarnya guru mengadakan diagnosis kepada siswa tentang kebaikan dan kelemahan-kelemahannya.
c.    Evaluasi berfungsi sebagai penempatan.
Sistem baru yang kini banyak dipopulerkan di negara Barat, adalah sistem belajar sendiri. Belajar sendiri dapat dilakukan dengan cara mempelajari sebuah paket belajar, baik itu berbentuk modul maupun paket belajar yang lain. Sebagai alasan dari timbulnya sistem ini adalah adanya adanya pengakuan yang besar terhadap kemampuan individual. Setiap siswa sejak lahirnya telah membaawa bakat sendiri-sendiri sehingga pelajaran akan lebih efektif apabila disesuaikan dengan pembawaan yang ada.
d.   Evaluasi berfungsi sebagai pengukuran keberhasilan.
Fungsi ke empat dari evaluasi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana suatu progam berhasil diterapkan. Keberhasilan progam ditentukan oleh beberapa faktor guru, metode mengajar, kurikulum, sarana dan sistem kurikulum.[5]
4.      Manfaat evaluasi
Evaluasi mempunyai manfaat bagi berbagai pihak. Evaluasi hasil belajar siswa bermanfaat bagi semua komponen dalam proses pengajaran, terutama siswa, guru, pembimbing atau penyuluhan sekolah dan orang tua siswa :
a.    Manfaat bagi Siswa
Hasil evaluasi memberikan informasi tentang sejauh mana ia telah menguasai bahan pelajaran yang disajikan guru. Dengan informasi ini siswa dapat mengambil langkah-langkah yang sesuai. Terdapat dua kemungkinan bagi siswa untuk mengambil sikap dan langkah yang sesuai tersebut.
1.    Hasil Evaluasi Tidak Memuaskan
Apabila ternyata hasil evaluasi menunjukkan siswa itu belum mencapai tujuan instruksional yang diinginkan, ia dapat dimotivasi untuk belajar lebih giat lagi dan mencari upaya untuk menutup kekurangannya itu.
2.    Hasil evaluasi Memuaskan
Apabila hasil evaluasi memuaskan siswa, siswa terdorong untuk mengulangi atau bahkan memperbaiki hasilnya supaya dapat memperoleh kepuasan yang serupa diwaktu yang akan datang.
b.    Manfaat bagi Guru
Hasil evaluasi memberikan petunjuk bagi guru mengenai keadaan siswa, materi pengajaran, dan metode mengajarnya.
1.    Keadaan Siswa
Karena hasil yang diperoleh dari evaluasi itu adalah hasil yang dicapai oleh tiap siswa, hasil evaluasi tersebut memberikan informasi kepada guru tentang kemajuan belajar tiap siswa berikut letak kesulitan  belajar yang dialami oleh mereka. Berdasarkan petunjuk ini guru dapat mengupayakan perbaikan atau pengayaan belajar siswa.
2.    Keadaan Materi  Pengajaran
Hasil evaluasi pun dapat memberikan gambaran bagi guru tentang daya serap siswa atas materi pengajaran yang disajikannya. Misalnya, hampir semua siswa mendapat hasil yang tidak memuaskan pada soal-soal yang menanyakan satu topik tertentu, berarti topik itu belum dikuasai oleh sebagian besar siswa. Guru dapat meneliti lebih jauh keadaan materi yang belum dikuasai tersebut dan mengupayakan perbaikan atau penyesuaiannya. Sebaliknya, apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua atau hampir semua siswa telah menguasai bahan pengajaran tersebut, maka materi pengajaran tersebut tidak perlu di ulangi lagi.
3.    Keadaan Metode Pengajaran
Hasil evaluasi dapat menunjukkan tepat tidaknya metode mengajar yang dipergunakan oleh guru dalam menyajikan suatu materi tertentu.


c.    Manfaat bagi Pembimbing/penyuluh
Bimbingan dan penyuluhan umumnya diarahkan kepada usaha peningkatan daya serap siswa  serta penyesuaian siswa dengan lingkungannya.
d.   Manfaat bagi Sekolah
Keberhasilan kegiatan belajar-mengajar ditentukan pula oleh kondisi belajar yang diciptakan sekolah.
e.    Makna bagi Orang Tua Siswa
semua orang tua ingin melihat sejauh mana tingkat kemajuan yang dicapai anaknya disekolah, kendatipun pengetahuan itu tidak menjamin adanya upaya dari mereka untuk peningkatan kemajuan anaknya. Oleh karena itu setiap caturwulan atau semester, sekolah memberikan laporan kemajuan siswa kepada orang tua murid dalam bentuk buku rapor.[6]

B.  Umpan Balik
1.      Pengertian Umpan Balik
Yang dimaksud dengan umpan balik adalah pemberian informasi yang diperoleh dari tes atau alat ukur lainnya kepada siswa untuk memperbaiki atau meningkatkan pencapaian hasil belajarnya. Termasuk dalam “alat ukur lainnya” itu adalah pekerjaan rumah (PR) dan pertanyaan yang diajukan guru dalam kelas. Dari batasan ini dapat disimpulkan bahwa umpan balik berkaitan erat dengan kegiatan belajar-mengajar terdahulu yang dievaluasi dengan suatu alat evaluasi.
2.      Fungsi Umpan Balik
Umpan balik mempunyai tiga fungsi utama yakni fungsi informasional, fungsi motivasional, dan komunikasional.
a.       Fungsi Informasional
Tes bisa sebagai alat penilaian pencapaian/hasil belajar siswa. Hasil tes itu dapat memberikan informasi tentang sejauh mana siswa telah menguasai materi yang diterimanya dalam proses kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan informasi ini dapat diupayakan umpan balik berupa pengayaan atau perbaikan.
b.      Fungsi motivasional
Dengan pemberian umpan balik itu maka tes sekaligus pula berfungsi sebagai motivator bagi para siswa untuk belajar. Guru berfikir dan berharap bahwa dengan menggunakan tes sebagai ancaman, siswa dapat meningkatkan kesungguhan belajar.
c.       Fungsi komunikasional
Pemberian umpan balik merupakan upaya komunikasi antara siswa dan guru. Guru menyampaikan hasil evaluasi kepada siswa, dan bersama siswa, guru dapat membicarakan upaya peningkatan atau perbaikannya. Dengan demikian, melalui umpan balik siswa mengetahui letak kelemahannya sendiri.[7]
















BAB III
KESIMPULAN

Evaluasi pendidikan dapat diartikan sebagai penilaian dalam bidang pendidikan atau penilaian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan. Disamping itu evaluasi juga mempunyai beberapa prinsip-prinsip evaluasi, tujuan, fungsi dan manfaat evaluasi.
umpan balik adalah pemberian informasi yang diperoleh dari tes atau alat ukur lainnya kepada siswa untuk memperbaiki atau meningkatkan pencapaian hasil belajarnya. Umpan balik juga mempunyai fungsi-fungsi diantaranya prinsip informasional, prinsip motivasional, dan prinsip komunikasional.
Hubungan antara evaluasi dan umpan balik saling ada keterkaitan satu sama lain dalam proses belajar mengajar, dengan adanya evaluasi seorang pendidik jadi tau apa kekurangan yang dimiliki oleh seorang peserta didik saat pendidik sudah memberikan materi yang sudah diajarkan, dengan mengetahui kekurangan tersebut pendidik bisa melakukan umpan balik kepada peserta didik.












DAFTAR PUSTAKA

Daryanto.1999. Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT Rineka Cipta.
Djamarah, Saiful Bahri dan Aswan Zain. 2000. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramayulis. 2002. Metodologi pendidikan Agama Islam. Jakarta : Kalam Mulia.
Silverius, Suke.1991. Evaluasi Hasil Belajar dan Umpan Balik. Jakarta : PT Grasindo.
Sudijono, Anas. 1996. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.




[1] Anas Sudijono, Pengantar Evaluasi Pendidikan, (Jakarta : PT Raja Grafindo Persada, 1996), hal.1
[2] Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam,  (Jakarta : Kalam Mulia, 2002 ),  hal. 222

[3] Suke silverius, Evaluasi Hasil Belajar dan Umpan Balik, (Jakarta :PT Grasindo, 1991), hal. 11-12.
[4] Saiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, Srategi Belajar Mengajar, (Jakarta : Rineka Cipta, 2000), hal. 50-51
[5] Daryanto, Evaluasi Pendidikan, (Jakarta : PT Rineka Cipta, 1999), hal. 14-16
[6] Suke silverius, Op. Cit., hal. 7-8
[7] Suke silverius, Op. Cit., hal:149-152

35 komentar:

  1. Uswatun Khasanah
    2021110210
    kelas E

    berapa kalikah evaluasi itu seharusnya dilakukan agar anak didik memiliki kualitas pendidikan yang bermutu????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      2021110221
      kelas E

      Kalau menurut saya ya, evaluasi yang baik itu dilakukan kalau bisa setiap kali di akhir pertemuan pembelajaran dikelas diadakan evaluasi, supaya seorang pendidik itu tau seberapa jauh kah peserta didik paham akan sebuah materi yang sudah diajarkan.

      Hapus
  2. Hammydiati Azifa L I
    2021110208
    Kelas E

    Didalam suatu evaluasi, apakah hanya ada perbaikan dari segi nilai saja atau juga perbaikan dari aspek lainnya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      kalau menurut saya evaluasi bukan hanya untuk perbaikan dari segi nilai saja tetapi dalam pendidikan Islam, tujuan evaluasi lebih ditekankan pada penguasaan sikap (afektif dan psikomotor) ketimbang asfek kogritif. Penekanan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik yang secara besarnya meliputi empat hal, yaitu :
      1.Sikap dan pengalaman terhadap hubungan pribadinya dengan Tuhannya.
      2.Sikap dan pengalaman terhadap arti hubungan dirinya dengan masyarakat.
      3.Sikap dan pengalaman terhadap arti hubungan kehidupannya dengan alam sekitarnya.
      4.Sikap dan pandangan terhadap diri sendiri selaku hamba Allah, anggota masyarakat, serta khalifah Allah SWT.

      Hapus
  3. akromurijal
    2021110234
    kelas E

    yang mau saya tanyakan, bagaimana sikap guru apabila tujuan dari adanya evaluasi itu tidak tercapai secara optimal dan tidak ada umpan balik dari siswa terkait dengan proses pembelajaran yang berlangsung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      kalau menurut saya,,, diteliti dulu apa penyebab tujuan dari evaluasi itu tidak tercapai secara optimal,, kemudian menentukan langkah apa yang cocok buat menyelesaikan masalah tersebut. rata-rata untuk tujuan evaluasi pasti tercapai, asal syarate seorang pendidik dalam menerangkan itu jelas dan siswa mendengarkan atau menyimak dengan baik.

      Hapus
  4. Dewi riska Kh
    2021110219

    apakah evaluasi dan umpan bali itu hanya berupa tes atau tugas saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      kalau menurut ya, evaluasi dan umpan balik dalam dunia pendidikan itu berupa tes atau tugas karena ini berhubungan dengan prestasi belajar peserta didik, tentang sejauh mana siswa tersebut telah memahami materi yang telah diajarkan, apabila dalam sebuah ujian anak tsb mengalami kegagalan, guru dapat memberikan penangan kusus terhadap murid tersebut, seperti evaluasi dan umpan balik,memberikan tugas-tugas tambahan terhadap murid tsb agar murid itu termotivasi untuk belajar lebih giat lagi.

      Hapus
  5. Nuhisa Filiandi
    2021110233
    E

    Bagaimanakah cara kita melihat berhasil atau tidaknya evaluasi dan umpan balik yang dilakukan guru? trim's atas jawabannya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      bagimana cara kita melihat berhasil atau tidaknya evaluasi dan umpan balik,, kalau menurut saya, ya kita lihat pada hasil akhirnya yaitu dengan melihat laporan kemajuan siswa dalam bentuk buku rapor bisa dilihat nilai atau skor yang didapat oleh siswa.

      Hapus
  6. Tri Indah P.
    2021110198
    kelas E

    haruskah semua guru mengadakan evaluasi.??
    agar bisa mencapai tujuan dan fungsi seperti yg diatas maka untuk memperoleh suatu hasil evaluasi yang sebaik-baiknya, hal-hal apa sajakah yg harus dimiliki oleh seorang evaluator (guru) tersebut.??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      2021110221
      kelas : E

      kalau menurut saya seorang guru harus mengadakan evaluasi, karena evaluasi sangat berperan penting dalam sistem pengajaran, dengan diadakannya evaluasi ini, prestasi para siswa dapat diketahui setelah menyelesaikan progam belajar,sejauh mana siswa itu memahami materi yang sudah diajarkan.

      Hal-hal yang harus dimiliki oleh seorang guru :
      1. merumuskan atau mempertegas tujuan pengajaran
      2. mengkaji kembali materi pengajaran berdasarkan kurikulum dan silabus mata pelajaran.
      3. menyusun alat-alat penilaian, baik tes maupun nontes yang cocok dipergunakan dalam menilai jenis-jenis tingkah laku yang tergambar dalam tujuan pengajaran.
      4. menggunakan hasil-hasil penilaian sesuai dengan tujuan penilaian tersebut.

      Hapus
  7. Kisrowiyah
    2021110231
    Kelas E

    hal apa saja yang perlu di evaluasi oleh seorang guru dalam sebuah pendidikan???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Dyah Titis Pratita
      2021110221
      kelas E

      kemampuan Murid dan metode guru dalam mengajar juga perlu di evaluasi, kalau dari murid yang perlu dievaluasi adalah mengenai,
      1. Ranah proses berfikir (kognitif)
      2. Ranah nilai atau sikap (afektif)
      3. Ranah keterampilan (psikomotorik)
      kalau dari seorang pendidik yang perlu dievaluasi adalah mengenai pedagogis (sebagai alat penilai atau pencapaian keberhasilan dan sebagai alat motivasi untuk siswa dalam kegiatan belajar).

      Hapus
  8. Muhammad Bagus Yudistira
    2021110214
    Kelas E
    Saya lebih melihat evaluasi hanya sebagai teori belaka, karena pada kenyataannya dengan adanya evaluasi selama bertahun-tahun di negara kita ini tidak ada perubahan yang signifikan. Menurut anda bagaimana untuk mengatasi hal tersebut???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      Kalau menurut saya itu kembali pada individu masing-masing, kalau ingin ada perubahan evaluasi agar pendidikan itu lebih baik dari sebelum-sebelumnya,, ya kita adakan suatu perubahan kebiasaan buruk yang biasa kita lakukan itu menjadi yang lebih baik.

      Hapus
  9. Ani Maftuchah
    2021110201
    E
    sebenarnya apa hakikat evaluasi dalam proses pendidikan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      Hakikat evaluasi pendidikan adalah bahwa evaluasi berfungsi sebagai alat ukur tentang penilaian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan proses atau kegiatan untuk menentukan kemajuan pendidikan.

      Hapus
  10. Umi Nadhifah
    20211101223
    Kelas : E

    Seberapa pentingkah evauasi dan umpan balik itu dalam dunia pendidikan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      2021110221
      kelas E

      evaluasi dan umpan balik sangat sekali dalam suatu proses pembelajaran, karena evaluasi disini yaitu sebagai alat untuk mengukur dan menilai tentang kemajuan, pertumbuhan, perkembangan peserta didik dalam bidang pendidikan yang berkaitan dengan tujuan pendidikan. sedangkan umpan balik adalah sebagai pemberian informasi yang diperoleh dari tes atau alat ukur lainnya kepada siswa untuk memperbaiki atau meningkatkan pencapaian atau hasil belajar siswa.

      Hapus
  11. Nofi Hidayati
    2021110211
    Kelas : E

    Apakah evaluasi itu harus dilakukan dalam pembelajaran, jika iya, bagaimana pendapat para pemakalah, jika tidak apa yang terjadi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      2021110221
      kelas E

      evaluasi sangat perlu sekali dalam proses pembelajaran karena evaluasi sangatlah berperan penting dalam sistem pengajaran untuk mengetahui prestasi para siswa yang dapat diketahui setelah menyelesaikan progam belajar, jika tidak ada evaluasi maka seorang pendidik tersebut tidak mengetahui seberapa jauhkan siswa telah memahami pelajaran yang sudah disampaikan dan tidak mengetahui kesulitan-kesulitan yang dimiliki oleh peserta didik dalam memahami suatu materi pelajaran.

      Hapus
  12. Nama : Rizki Amalia R
    nim : 2021110213


    Hal- hal apa sajakah yang harus diperhatikan dalam proses evaluasi? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam evaluasi adalah :
      1. Menyusun rencana evaluasi hasil belajar
      2. Menghimpun data (seperti pengukuran dengan memberikan tes hasil belajar).
      3. Melakukan verifikasi data (memperjelas gambaran yang akan diperoleh mengenai diri individu atau kelompok yang sedang dievaluasi).
      4. Mengolah dan menganalisis data
      5. Memberikan interprestasi dan menarik kesimpulan
      6. Tindak lanjut hasil evaluasi

      Hapus
  13. Nama : RUSWATI
    NIM : 2021110229

    Jelaskan kembali tentang fungsi evaluasi! terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      2021110221
      kelas E

      1. Evaluasi berfungsi selektif
      maksudnya selektif bisa memilih mana siswa yang berprestasi dan yang berhak mendapatkan beasiswa.
      2. Evaluasi berfungsi diagnosis
      evaluasi diagnosis digunakan sebagai alat untuk mengetahui kemajuan dan kelemahan yang dimiliki oleh siswa.
      3. Evaluasi berfungsi sebagai penempatan
      maksudnya evaluasi yang digunakan untuk suatu pembelajaran mandiri yang dilakukan oleh siswa seperti pengevaluasian terhadap belajar sendiri yang dapat dilakukan oleh siswa dengan cara mempelajari sebuah bukun paket belajar baik berbentuk modul maupun paket belajar lainnya.
      4. Evaluasi berfungsi sebagai pengukur keberhasilan
      maksudnya untuk mengetahui sejauh mana suatu progam berhasil diterapkan kepada siswa. keberhasilan progam ditentukan oleh beberapa faktor sperti guru, metode mengajar, kurikulum, sarana dan sistem kurikulum.

      Hapus
  14. nama :inayatul maula
    nim :2021110196

    jelaskan kembali manfaat evaluasi bagi sekolah! terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      2021110221
      kelas E

      A. Manfaat Evaluasi bagi Siswa
      Manfaat evaluasi bagi siswa, hasil evaluasi memberikan informasi tentang sejauh mana seorang peserta didik telah menguasai bahan pelajaran yang disajikan guru.
      B. Manfaat Evaluasi bagi seorang pendidik
      Manfaat bagi seorang pendidik,seorang pendidik dapat mengetahui kemajuan tiap siswa berikut letak kesulitan belajar yang dialami oleh siswa, dapat memberikan gambaran bagi seorang pendidik tentang daya serap siswa atas materi pengajaran yang disajikannya, dan hasil evaluasi dapat menunjukkan tepat tidaknya metode mengajar yang dipergunakan oleh guru dalam menyajikan suatu materi tertentu.

      Hapus
    2. kelanjutannya...

      C. Manfaat Evaluasi bagi Pembimbing/Penyuluh
      Bimbingan dan penyuluhan umumnya diarahkan kepada usaha peningkatan daya serap siswa serta penyesuaian siswa dengan lingkungannya. Misalnya keadaan siswa mengenai informasi akurat tentang intelektualnya dan emosionalnya.
      D. Manfaat Evaluasi bagi Sekolah
      Keberhasilan kegiatan belajar-mengajar ditentukan pula oleh kondisi belajar yang diciptakan sekolah. efektivitas kegiatan belajar diciptakan sekolah itu diprasyaratkan antara lain kondisi belajar yang diciptakan sekolah itu diperoleh informasinya melalui evaluasi. Hasil evaluasi dapat dipakai untuk mengitrokpeksi sejauh mana kondisi belajar yang diciptakan membantu.
      E. Manfaat Evaluasi bagi Orang Tua
      Dari hasil evaluasi orang tua dapat mengetahui dan melihat sejauh mana tingkat kemajuan yang dicapai anaknya disekolah, oleh karena itu setiap caturwulan atau semester, sekolah memberikan laporan kemajuan siswa kepada orang tua murid dalam bentuk buku rapor.

      Hapus
  15. Nita Eviana
    2021110217
    kelas E
    Dalam pendidikan atau pengajaran agama yang membahas kitab dalam forum tertentu. Misalnya di rumah seorang ustad yang mempunyai para santri atau jamaah dalam waktu satu minggu sekali. menurut pemakalah perlu atau tidak adanya suatu evaluasi??? jika ada untuk mengevaluasi tersebut menggunakan evaluasi yang seperti apa??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      kalau menurut saya perlu adanya evaluasi dalam membahas kita dalam forum tertentu itu, karena kalau tidak ada evaluasi maka seorang ustad itu tidak tau apakah materi yang sudah diberikan kepada santrinya itu sudah benar apa belum. evaluasi yang digunakan dalam forum tersebut evaluasi yang berfungsi sebagai penempatan. mengapa penempatan karena agar seorang ustad itu tau materi apa yang pas untuk diajarkan kepada santrinya tersebut.

      Hapus
  16. Mubarokah
    2021110202
    kelas E

    Menurut pemakalah bagaimana agar suatu evaluasi dalam pembelajaran dapat menghasilkan hasil yang lebih baik??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Dyah Titis Pratita
      kelas E
      2021110221

      menurut saya agar suatu evaluasi dalam pembelajaran dapat menghasilkan hasil yang baik:
      1. merumuskan tujuan dilaksanakannya evaluasi, sebab tanpa tujuan yang jelas maka evaluasi hasil belajar akan berjalan tanpa arah pada giliran evaluasi menjadi kehilangan arti.
      2. menetapkan aspek-aspek yang akan dievaluasi : kognitif (berfikir), affektif (sikap), psikomotorik (keterampilan).
      3. memilih dan menentukan teknik yang akan dipergunakan didalam pelaksanaan evaluasi. misalnya apakah evaluasi itu dilaksanakan dengan teknik tes dan nontes.
      4. menyusun alat-alat pengukur yang dipergunakan dalam pengukuran dan penilaian hasil belajar peserta didik.
      5. menentukan tolak ukur, norma atau kriteria yang akan dijadikan pegangan atau patokan dalam memberikan interprestasi terhadap data hasil evalausi.

      Hapus