Laman

Rabu, 27 Maret 2013

b7-3 khasinah amalia: flora & fauna



MANFAAT FLORA DAN FAUNA
Makalah untuk Disampaikan dalam Perkuliahan Hadis Tarbawi II


                                        Dosen Pengampu Muhammad Hufron, M.S.I




Oleh:
Khashinah Amalia      2021 111 074
Kelas B




JURUSAN TARBIYAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PEKALONGAN
2013
A.     PENDAHULUAN

Alam raya ini didalamnya mencakup kehidupan makhluk hidup diantaranya ada flora dan fauna. Adanya flora dan fauna pasti ada manfaat tersendiri. Pada pembahasan hadis tarbawi kali ini akan membahas mengenai manfaat dari keduanya. Karena Allah swt menciptakan segala sesuatunya itu tanpa sia-sia. Salah satu dari flora dan fauna adalah  habbatus sauda dan lebah. Keduanya memiliki manfaat tersendiri seperti yang terdapat dalam hadis nabi saw.
Seperti yang kita tahu bahwa kebenaran al-Qur`an dan hadis nabi saw tidak bisa diragukan lagi kebenarannya. Keduanya pun turun bukan berdasarkan kehendak ataupun kemauan dan hawa nafsu belaka, melainkan ada maksud tersendiri yang pastinya bermanfaat yang hanya saja belum ada kajian yang mendalam mengenainya.
Zaman dahulu orang-orang terutama umat muslim hanya percaya saja akan al-Quran dan hadis. Waktu itu belum ada pembuktian secara ilmiah akan kebenaran isinya berdasar penelitian ilmiah secara modern seperti sekarang ini. Seperti pembuktian ilmiah manfaat habbatus sauda dan lebah. Pada bagian pembahasan yang sederhana ini akan dibahas mengenai manfaat,  pembuktian ilmiah dan aspek tarbawi dari hadis yang berkaitan dengan keduanya.
















B.     PEMBAHASAN
a.    Manfaat Flora
1.      Hadis
36-وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ اَيُّوْبَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوْا حَدَّثَنَا اِسْمَاعِيْلُ وَهُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ عَنِالْعَلاَءِ عَنْ اَبِيْهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَال [مَامِنْ دَاءٍ إِلَّا فِي الْحَبَّةِ السَّوْدَاءِ مِنْهُ شِفَاءٌ إِلَّا السَّامَ ) رواه مسلم فى الصحيح, كتاب السلام, باب التداوي بالحبة السوداء)
Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah bin Sa`id dan Ibnu Hujr mereka berkata, telah menceritakan kepada kami Ismail dan dia Ibnu Ja`far dari A`la dari bapaknya dari Abi Huraiah, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: tidak ada obat kecuali dalam habbatussauda, darinya dapat menyembuhkan kecuali kematian
2.      Makna mufrodat :
  Obat =  مِنْ دَاءٍ
Menyembuhkan =    شِفَاءٌ
                                                                                                          Kematian =    السَّامَ
3.      Biografi  rawi

 a. Imam Muslim (204 H-261 H = 820 M-875M)
 Beliau mempunyai nama lengkap Abu al-Husain Muslim ibn al-Hajjaj al-Quraisyi. Beliau dinisbatkan kepada Naisabury karena beliau adalah putera kelahiran Naisabur, pada tahun 204 H/820 M, yakni kota kecil di Iran bagian Timur Laut. Beliau juga dinisbatkan kepada nenek moyangnya Qusyair ibn Ka`ab ibn Rabi`ah ibn Sha-sha`ah suatu keluarga bangsawan besar.1
Beliau mulai belajar hadis pada tahun 218 H saat berusia kurang lima belas tahun. Beliau mengunjungi kota Khurasan untuk berguru hadis kepada Yahya ibn Yahya danIshaq ibn Rahwaih. Beliau mendatangi kota Rey untuk belajar hadis kepada Muhammad ibn Mahran , Abu Hasan danlainnya. Di Iran  ditemuinya Ibnu Hanbal, Abdullah ibn Maslamah dan selainnya. Di Hijaz ditemuinya Yazid ibn  Mansur dan Abu Mas`ad, dan di Mesir baliau berguru pada `Amir ibn Sawad, Harmalah ibn Yahya. Gurunya yang lain seperti Qatadah ibn Sa`id, al-Qa`naby, Ismail ibn Abi
1 Drs. Munzier Suparta M,A.,Ilmu Hadis,(Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, 2002),hal 240.
 Uwais, Muhammad ibn al-Mutsanna, Muhammad ibn Rumhi dan lainnya.
Ulama-ulama yang menjadi murid  Imam Muslim diantaranya Abu Hatim, Musa ibn Haran, Abu Isa al-Tirmitzi, Yahya ibn Sa`id, Ibnu Khuzaimah, dan `Awwanah, Ahmad ibn al-Mubarak dan lainnya.
Karya-karya Imam Muslim diantaranya ada Shahih Muslim, al Musnad al Kabir, al Jami` al Kabir, Kitabal I`lal wa Kitabu Auhamil Muhadditsin, Kitab al Tamyiz, Kitabu man Laisa lahu Illa Rawin Wahidun, Kitab Thabaqat al Thabi`in, Kitab Muhadiramin, dan masih banyak yang lainnya.
4.      Keterangan hadis
Habbatus Sauda` adalah syuniz (bunga adas), nama ini lebih terkenal dikalangan jumhur. Ada pula yang menamakan syiniz atau siyahdanah. Al-Harbiy dari Hasan menuturkan bahwa Habbatus Sauda` adalah biji-bijian seperti biji sawi. Biji yang hitam dari tanaman yang disebut aswad atau adas hitam.
Lafadz السَّامَ diartikan kematian. Namun dalam riwayat Bukhari diartikan sebagai racun. Ibnu Majah dalam riwayatnya juga menyebutkan racun, sama seperti  dalam riwayat Bukhari. Adapun racub yang dimaksud adalah kematian. Jadi Habbatus Sauda hanya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit namun tidak bisa menyembuhkan racun atau kematian.

5.      Aspek tarbawi

Habbatus sauda` (nigella sativa) adalah tanaman rumput-rumputan yang tumbuh tahunan , tumbuh di lembah Laut Tengah. Habbatus Sauda` adalah biji belah, hitam, beraroma tajam dan biasa digunakan sebagai bumbu penyedap makanan. Tapi siapa sangka ternyata tanaman ini mempunyai manfaat yang sangat besar seperti yang disebutkan didalam hadis diatas.
Menurut penelitian Prof. Dr.Ahmad Al-Qadhi, seorang pakar muslim imigran Amerika keturunan Mesir ini menyatakan bahwa Habbatus Sauda` mempunyai manfaat untuk meningkatkan sel kekebalan tubuh. Sel itu disebut sel T4-T8.2 Penelitian ini berdasarkan pada hadis diatas yang disebutkan Habbatus Sauda`
2 Prof.DR.Zaghlul an-Najjar,Sains dalam Hadis Mengungkap Fakta Ilmiah dari Kemukjizatan Hadis Nabi,(Jakarta:Amzah,2011),hlm 213.

adalah syifa` yang sifatnya masih umum untuk segala penyakit.
Namun sejak dahulu, masyarakat Mesir Kuno, Arab, dan Persia  telah menggunakan Habbatus Sauda` untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti gangguan sistem pernafasan, salesma, radang tenggorokan, dan bronkitis.
Dalam biji Habbatus Sauda` terdapat minnyak tetap dengan presentase 33% dan minyak yang mudah menguap sebanyak 1,5% . minyak Habbatus Sauda` berfungsi untuk kekebalan tubuh yang disebut dengan zat nigellone. Zat ini memiliki peran yang efektif meningkatkan kemampuan pertahanan bagi kekebalan tubuh manusia. Fakta ini belum terjamah disiplin ilmu, kecuali baru pada dekade terakhir abad ke-20, padahal Nabi saw telah mengisyaratkannya empat belas abad silam.
Dengan adanya dalil nash hadis yang menyatakan akan adanya manfaat yang besar pada Habbatus Sauda` yang bisa menyembuhkan segala penyakit kecuali kematian ini menunjukkan akan kebenaran bahwa Allah swt menciptakan segala sesuatunya pasti ada manfaatnya. Ditambah lagi dengan pembuktian ilmiah yang menyatakan bahwa Habbatus Sauda` mempunyai zat ampuh dalam mengobati penyakit dan dapat menambah sistem kekebalan tubuh.

b.    Manfaat Fauna
1.      Hadis
37- عن عَبْدِ اللهِ بنِ عُمَرَ وَ بْنِ الْعَاصِ اَنَّهُما سَمِعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اِنَّ مَثَل الْمُؤَمِنِ لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ اَكَلَتْ طَيْبًا وَوَضَعَتْ طَيْبًا وَوَقَعَتْ فَلَمْ تُكْسَرْ وَلَمْ تُفْسَدْ (رواه احمد فى المسند مسند المكثرين من الصحابة مسند عبد الله بن عمر و بن العاص)
Dari Abdullah bin Amru bin Ash bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya perumpamaan seorang mukmin seperti lebah. Dia memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik, hinggap namun tidak memecah dan merusak. (H.R Ahmad)

2.      Makna mufrodat :

Perumpamaan   =     مَثَل
Lebah =   النَّحْلَةِ
Dia memakan =   اَكَلَتْ
Yang baik =        طَيْبًا
Mengeluarkan =   وَضَعَتْ
Hinggap =    وَقَعَتْ
Tidak memecah = لَمْ تُكْسَرْ
Tidak merusak = لَمْ تُفْسَدْ

3.      Biografi rawi
a.       Imam Ahmad bin Hanbal
Imam  Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin Auf  bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa`labah bin Ukabah bin Sha`b bin Ali bin Bakar bin Wa`il, Imam Abu Abdillah asy-Syaibani, garis keturunan Abdullah.3
Beliau lahir di  kota Baghdad, ada yang berpendapat di Marwa, kemudian dibawa ke Baghdad ketika beliau dalam masapenyusuan. Beiau lahir tanggal 20 Rabi`ul Awal 164 H. Pada usia 14 tahun beliau mulai menuntut ilmu waktu itu tahun 179 H. Beliau belajar di kota Baghdad karena saat itu kota Baghdad menjadi pusat peradaban Islam yang penuh berbagai macam kajian ilmu pengetahuan.
4.      Keterangan hadis
“Dia memakan yang baik” yang dimaksud adalah bahwa lebah memakan bagian yang terbaik dari bunga yaitu serbuk sari dan nektarnya.” Dan mengeluarkan yang baik” yang berarti lebah itu mengeluarkan madu dari perutnya, setelah ia menghisap serbuk sari dan nektar bunga yang telah terkumpul didalam perutnya.
“Namun ia tidak memecah dan merusak” maksudnya bahwa ketika lebah itu hinggap dibunga ataupun tanaman yang akan diambil serbuk sari dan nektarnya, ia tidak memecah ataupun merusak bunga atau tanaman tersebut. Sekalipun ia hinggap,  ia hanya mengambil serbuk sari dan nektar bunganya saja. Justru malah membantu tanaman tersebut dalam proses penyerbukan hingga menghasilkan buah.
5.      Aspek tarbawi

Lebah merupakan kelompok serangga, sebagian besar hidup dengan
3 Fathurrahman Abdul Hamid,dkk,Musnad Imam Ahmad,(Jakarta Selatan:Pustaka Azzam,2006),hlm 70.

berkelompok. Lebah masuk dalam suku / familia Apidae, ordo Hymenopetra artinya serangga bersayap selaput. Lebah  memakan nektar bunga dan serbuk sari tanpa merusak bunga yang dihisap dan dihinggapinya.
Lebah betina atau lebah pekerja mengumpulkan serbuk sari dan nektar. Madu merupakan produk hasil pengolahan makanan ini dalam tubuhnya dan disimpan dalam sarang lebah untuk makanan, termasuk untuk larva dan pupa.
Dari keterangan hadis diatas menyebutkan bahwa lebah walaupun hewan kecil yang bisa saja menyengat namun tetap memiliki kelebihan ataupun bisa bermanfaat. Lebah ini mengambil hal yang baik dari bunga tanpa merusaknya. Lebah ini justru menjadi penyerbuk utama. Kesukaannya akan nektar dan serbuk sari dimanfaatkan tumbuhan untuk penyerbukan dan penyebaran serbuk sari. Dan mengeluarkan hal baik yang bisa bermanfaat bagi dirinya maupun makhluk hidup lainnya yang berupa madu. Madu ini sendiri memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan tubuh.
Allah swt menciptakan lebah ataupun hewan lain pasti memiliki manfaat, penciptaannya tanpa sia-sia. Dan manfaat itupun bisa untuk hewan itu sendiri ataupun untuk makhluk hidup lainnya. Seperti lebah yang bisa mengambil manfaat dari makhluk hidup lain namun ia juga bisa memberi manfaat pula kepada makhluk hidup yang lain pula. Sehingga dalam hal ini Nabi saw memberikan isyarat bahwa muslim itu hendaknya seperti lebah, yang apabila mengambil manfaat dari orang lain ia tidak merusaknya. Dan segala sesuatu yang ia keluarkan hendaknya bermanfatpula bagi dirinya maupun orang lain.







C.     PENUTUP
Dari ulasan diatas mengenai kedua hadis diatas bahwa flora dan fauna yang diciptakan Allah swt memiliki keistimewaan yaitu adanya manfaat yang terkandung didalamnya. Flora dalam hal ini adalah Habbatus Sauda` yang  telah dulu disebutkan dalam hadis mengenai manfaatnya dan sekarang telah dibuktikan manfaat tersebut yakni manfaat untuk pengobatan herbal tanpa efek samping bagi tubuh. Dalam Habbatus Sauda` terdapat zat nigellon yang untuk membantu peningkatan kekebalan tubuh.
Begitu pula fauna yang dicitakan Allah swt yang pastinya dalam penciptaannya tidak sia-sia. Seperti lebah yang mampu mengambil manfaat tapi juga bermanfaat. Ia mengambil yang baik dan mengeluarkan yang baik pula.























D.     DAFTAR PUSTAKA
Drs. Munzier Suparta M,A.,Ilmu Hadis,(Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, 2002).
Fathurrahman Abdul Hamid,dkk,Musnad Imam Ahmad,(Jakarta Selatan:Pustaka Azzam,2006).
Prof.DR.Zaghlul an-Najjar,Sains dalam Hadis Mengungkap Fakta Ilmiah dari Kemukjizatan Hadis Nabi,(Jakarta:Amzah,2011).
Nasher, Jami` al-Huquq Mahfuudhah,(Libanon:Darul Kutub al-`Ilmiyah,1993).








31 komentar:

  1. kita sebagai orang muslim telah diperintahkan agar kita menjaga flora dan fauna agar tetap lestari... tetapi kenyataan sekarang byak pemburu dan penebang pohon sembarangan.
    nah bagaimana cara kita mencegah hal tersebut... dan siapa saja yang harus bertanggung jawab

    Khoirun Ikrom
    2021111072
    B

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih atas pertanyaannya, kita memang diperintah untuk menjaga kelestarian flora dan fauna. karena salah satu amal yang seperti shodaqoh adalah salahsatunya dengan menanam pohon, ya minimal dilingkungan rumah kita. karena ternyata, semua makhluk Allah termasuk tanaman itu selalu berdzikir kepada Allah swt. sehingga jika kita menanam tanaman ataupun pohon dirumah kita minimal,insyaallah pohon ataupun tanaman tersebut akan senantiasa mendoakan kebaikan kita karena telah merawatnya dengan baik. dan sebaliknya,bila manusia merusaknya bisa saja manusia itu didoakan keburukan pula yang akan menimpanya sehingga dengan banyaknya penebangan liar menjadikan banyak musibah,seperti longsor,banjir dll.

      dan setiap individu bertanggung jawab atas kelestarian flora dan fauna. seperti yang kita tahu bahwa kita ini adalah kholifah dibumi. jadi segala sesuatunya harus kita jaga dan kita rawat dengan yang semestinya.

      wallahu a`lam bis showab...

      Hapus
  2. Assalamu'alaikum......

    Allah menciptakan berbagai macam tumbuhan dan binatang pasti ada manfaatnya,, termasuk lebah, banyak orang tahu manfaat dari lebah. apakah anda bisa mencontohkan manfaat dari binatang atau tumbuhan yang lain, misalnya nyamuk...
    tentunya juga menurut Hadits maupun al-Qur'an... hehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa`alaikum salam,
      terimakasih khasan,
      untuk nyamuk juga ada manfaatnya.salah satunya dengan adanya nyamuk yang dikira kita hanya sering mengganggu tidur kita menjadikan para peneliti terdorong untuk meneliti nyamuk dengan menciptakan obat pembasmi nyamuk, kemudian dari itu menjadikan manfaat bagi manusia dengan adanya lapangan pekerjaan pembuatan obat nyamuk.
      adapun nyamuk masuk dalam perumpamaan ayat Allah swt:إِنَّ اللهَ لاَ يَسْتَحْيِيْ أَن يَضْرِبَ مَثَلاً مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَا فَأَمَّا الَّذِيْنَ آمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ وَ أَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَذَا مَثَلاً يُضِلُّ بِهِ كَثِيْراً وَيَهْدِيْ بِهِ كَثِيْراً وَمَا يُضِلُّ بِهِ إِلاَّ الْفَاسِقِيْنَ
      (26) Sesungguhnya Allah tidaklah malu membuat perumpamaan apa saja; nyamuk atau yang lebih kecil dari padanya. Maka adapun orang-orang yang beriman mengetahuilah dia bahwasanya itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka , Dan adapun orang-orang yang kafir maka berkatalah mereka : Apa yang dikehendaki Allah dengan perumpamaan begini ? Tersesatlah dengan sebabnya kebanyakan manusia dan mendapat petunjuk dengan sebabnya kebanyakan. Dan tidaklah akan tersesat dengan dia, melainkan orang-orang yang fasik.

      Hapus
    2. terima kasih atas jawabannya.... selain QS.al-Baqarah:26 di atas, saya juga pernah membaca bahwa nyamuk juga diumpamakan dalam sebuah hadits, yakni: Hadis riwayat Abu Hurairah ra. dia berkata:
      Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya perumpamaanku dan umatku adalah seperti seorang yang menyalakan api yang mengakibatkan binatang-binatang melata dan nyamuk terperangkap ke dalam api tersebut. Aku sudah berusaha memegang ikat pinggang kalian namun kalian malah menceburkan diri ke dalamnya. (Shahih Muslim No.4234)

      tetapi maksud perumpamaan tersebut apa ya? kemudian apakah ada hubungannya dengan manfaat nyamuk?

      mksih...

      Hapus
  3. indah fitriyana
    2021111054
    Assalaamu'alaikum...
    Allah menciptakan segala sesuatunya tanpa sia-sia (memiliki manfaat). lalu bagaimana dengan tumbuhan dan hewan yang Allah ciptakan, tetapi jga dengan dalil bahwa itu diharamkan. misalnya saja untuk babi. dan untuk daun2 bahan utama pembuatan narkoba.bagaimana cara pemanfaatannya?
    terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa`alaikum salam, terimakasih mb indah,
      ya memang semua tumbuhan dan hewan pasti ada manfaatnya.contoh mengenai taanaman dan hewan yang diharamkan dalam al-Qur`an itu sendiri tetap memiliki manfaat tersendiri. seperti babi, babi tetap bisa dimanfaatkan dalam berbagai penelitian. dengan adanya dalil keharaman itu sendiri memotivasi para peneliti untuk meneliti apa dan mengapa babi itu diharamkan. adapun objeknya pastinya harus menggunakan babi itu sendiri.

      adapun untuk tanaman yang mengandung narkoba, pada zaman dahulu biasa digunakan untuk berburu karena sifatnya bisa membius hewan atau menjadikan hewan buruan tidak sadar ketika terkena panah buruan yang dilumuri daun-daunan yang mengandung narkoba itu.tentunya dengan kadar tertentu.

      dan untuk sekarang,biasanya juga digunakan sebagai obat bius dengan kadar tertentu pula dan penggunaan yang benar. dan tidak sepantasnya untuk dijadikan narkoba yang diselewengkan penggunaannya karena hal itu tidak dibenarkan dalam islam.

      Hapus
    2. penelitian itukan dilakukan tidak selamanya, apabila kita sudah mendapatkan hasil dan jawaban dari apa yang selama ini kita pertanyakan, selesailah penelitian yang kita lakukan.jika pemanfaatan babi hanya sebatas untuk penelitian, lalu bagaimana manfaat untuk yang tidak dilibatkan dalam penelitian? didalam penelitian itukan hanya dibutuhkan beberapa ekor babi saja, atau bahkan hanya cukup dengan seekor babi untuk diteliti. apa berarti yang lain tidak memiliki manfaat?

      Hapus
    3. penggunaan sampel dalam penelitian memang tidak seluruhnya, namun dengan begitu menjadikan kita bisa mengambil manfaat walau tak keseluruhan.
      manfaat lain adalah, hewan haram seperti babi menjadi konsumen dalam mata rantai makanan.sebenarnya babi itu sendiri kan bisa memakan tumbuhan ataupun daging hama. karena babi termasuk jenis pemakan segala,sampai kotorannya sendiripun dia makan.

      Hapus
  4. Nursalim, 2021111217,,

    Assalamualaikum,,
    Subhannallah, karunia yang luar biasa, hadis nabi SAW yang sudah ada sejak rubuan tahun lalu, sekarang menjadi kenyataan, yang sudah di teliti secara ilmiah seperti Habbatusaudah dan Madu. yang saya tanyakan, Bagaimana habbatusaudah di lestarikan dan di produksi di Indonesia?,,terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa`alaikum salam.
      saya mohon maaf, berbicara mengenai pelestarian habbatus sauda di indonesia,saya rasa sudah diluar dari tema.namun mengenai pemanfaatan habbatus sauda di indonesia sudah mulai diterima.tak hanya karena berdasar dari hadis diatas,namun juga memang keefektifan manfaat dari habbatus sauda yang dikandungnya. bahkan ada suatu pembudidayaan dan peternak ikan juga memakai habbatus sauda karena menjadikan kulit ikan mengkilap dan rasanya tidak terlalu amis.

      Hapus
  5. assalamu'aikum ...
    mba, kenapa Allah menciptakan hewan ada yang halal dan yang haram, kenapa tidak halal smua aja? sperti kalbun wa hinzir.
    bagaimana itu menurut njenengan.

    terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa`alaikum salam,
      terimakasih fihan,
      kaidah atau kriteria umum yang digariskan Allah swt dalam menghalalkan makanan dan minuman adalah karena kebaikannya,sedangkan kriteria pengharaman adalah karena kekotorannya. seperti dalam firman Allah swt dalam QS Al-A`raf:157
      الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الرَّسُولَ النَّبِيَّ الْأُمِّيَّ الَّذِي يَجِدُونَهُ مَكْتُوبًا عِنْدَهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ يَأْمُرُهُمْ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَالْأَغْلَالَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا بِهِ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَاتَّبَعُوا النُّورَ الَّذِي أُنْزِلَ مَعَهُ ۙ أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
      (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.

      Hapus
    2. terimakasih...
      smoga kita orang2 yang ikut kepada jalan Rasulullah SAW.

      Hapus
  6. Erni Mun Holifah
    2021111064
    Assalamu'alaikum.................
    Hadits diatas menjelaskan bahwa kita harus menjaga flora dan fauna, tetapi didalam flora dan fauna ada hewan dan tumbuhan yang tidak disenangi atau bahkan merugikan. untuk menyikapi hal tersebut, kita tetap menjaganya atau bagaimana. jelaskan................

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa`alaikum salam
      terimakasih erni,
      kita memang harus bijak menyikapinya,misalkan saja ketika tanaman ataupun hewan menjadikan bahaya bagi kita,ya kita musnahkan. namun sekalipun kita tahu hewan itu merugikan namun tidak menjadikan kita terancam bahaya ya tidak perlu dibunuh atau dimusnahkan.kan kita juga diperintah untuk menyayangi semua tanaman dan hewan ataupun makhluk Allah lainnya.

      Hapus
  7. Nailis Suraya
    2021 111 068
    Assalamu'alaikm..
    Yang ingin saya tanyakan apa saja manfaat dari putri malu dan benalu yang sekiranya dalam pandangan kita jenis tumbuhan ini merugikan? apakah bisa ular itu bisa dimanfaatkan, kalau ya apa manfaatnya..
    Trima ksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa`alaikum salam,
      terimakasih nailis,
      semua tanaman dan hewan hakikatnya bermanfaat.tinggal kepandaian akal kita berdasar pengetahuan saja yang bisa menjadikan segala sesuatunya bermanfaat.mengenai putri malu bisa untuk mengobati insomnia,chronic bronchitis,batuk berdahak.untuk ular, bisanya bisa menjadi penawar racun.

      Hapus
  8. Mbk Khashinah saya mau tanya nih,,tapi sedikit curhat..
    Begini,, rumah saya tu kan deket kebun Mbk... Lah kadang tu ada hewan yang masuk ke rumah sprti kalajengking dan kaki seribu yang pernah saya temui. Karena saya takut dan "gilo" langsung saja dibunuhlah mereka. Pdahal blum tentu mreka itu punya niatan jahat, mungkin saja nyasar sampai ke rumah saya. Lah kalau kejadiannya sprti itu, dosa gak ya kalau membunuhnya? Lalu bgmana solusinya? Apakah membiarkan mereka tetap hidup? Tapi kadang membuat resah dan takut hati saya..
    mhon penjelasnny ya Mbk..
    Trmksh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya,sebelum melakukan sesuatu itu kita hendaknya berfikir dahulu.
      mengenai membunuh hewan yang dikhawatirkan akan membahayakan kita ,tidak apa-apa jika kita membunuhnya. namun tak serta merta ketika kita menemui atau pun bertemu hewan itu tapi tidak membahayakan kita ya jangan dibunuh,sebaiknya disingkirkan saja.karena sebenarnya kita kan juga diperinta untuk menyayangi semua binatang.

      Hapus
    2. Terima kasih mbk jwbannya.
      Saya pikir mereka itu membahayakn saya beserta keluarga, terlebih kaljengking yg bisa nya beracun, jd apakah salah kita berjaga2?
      Beberapa hari lalu diberitakan ada seekor monyet masuk ke dlm rumah dan masuk ke kamar yg mana di kmar tsb ada bayi kira2 usia 6bln sdg tidur.krn anggota klrga sdg sibuk mengerjkan pkrjn rumah, nahas bayi itu meninggal diserang monyet.mendengar fenomena tsb bgmn mnrut anda?
      Jd kalo menurut sy sekiranya itu membahayakan ya knpa tdk kita bunuh, demi keselamatan keluarga.

      Hapus
    3. saya rasa mb anisa tinggal dibaca lagi dengan seksama jawaban dari saya diatas.saya rasa sudah ada jawabannya diatas.terimakasih.

      Hapus
  9. ida syairifah rahmawati
    2021110015

    di dunia ini kan banyak sekali flora dan fauna,, apakah semua flora dan fauna bermanfaat bagi kita? dan apakah manfaatnya,,,,,,,,,,,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya,semua yang ALLAH swt ciptakan mempunyai manfaat,diantaranya seperti yang telah disebutkan pada jawaban saya kepada teman-teman diatas.

      Hapus
  10. nurhadi hidayat
    2021110038

    berkaitan dengan makalah anda tentang memanfaatkan flora dan fauna, yang akan saya tanyakan "melihat realita biasanya kan di halaman rumah itu kan terdapat banyak tumbuhan2 yang hidup liar,,,,biasanya kita musnakan karena kita tidak mengetahui manfaatnya,,,,bagaimanakah menurut pemakalah berkaitan dengan realita tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang semua tanaman dan hewan memiliki manfaat.namun dalam pemanfaatannya diperlukan ilmu supaya kita mengetahui kemanfaatannya tumbuhan ataupun hewan.nah sedangkanketika dalam realita lebih sering mencabuti tanaman yang liar kemudin membuangnya begitu saja karena kebanyakan dari kita belum paham akan manfaat dari tanaman tersebut.seperti halnya habatus sauda itu sendiri bijinya kecil seakan-akan dipandang tak ada khasiatnya.namun setelah kita tahu tentang manfaatnya,tak seikit manusia yang kemudian menanamnya dan memanfaatkan khasiatnya.

      Hapus
  11. muhammad syafi'i
    yang punya NIM 065,.. hehehehehehe

    assalammu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,..

    seperti yang sudah dijelaskan bahwa Allah SWT menciptakan sesuatu tidak yang sia2 sperti flora dan fauna,..

    yang saya mau tanyakan,.. mengapa Allah menyebutkan buah Tiin dalam al-Qur'an tidak buah mangga atau buah yang lainnya,.. Apa keistimewaan dari buah Tiin tersebut ???
    tlong jelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa`alaikum salam warahmatullahi wabarakaatuh....
      mengenai manfaat dari buah tiin sebenarnya sudah ada pembahasannya tersendiri dalam tafsir tarbawi.

      Hapus
  12. assalamu'alaikum ...

    dewi agus tini
    2021111075

    saya ingin bertanya, apakah benar habbatus sauda benar2 bisa menyembuhkan segala penyakit termasuk penyakit HIV/AIDS?sedangkan smpai saat ini yg saya ketahui penyakit tsb belum da obatnya,,terimakasih,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. disini perlu digaris bawahi, bahwa HIV adalah virusnya. sedangkan Aids adalah penyakitnya,yang menjadikan kekebalan tubuh melemah.orang yang mempunyai kekebalan tubuh yang kuat umumnya tidak akan mudah terjangkit. pengobatan habbatus sauda` sebenarnya bila diteliti lagi bisa saja untuk menambah kekebalan tubuh.karena dalam habbatus sauda terdapat sel T4-T8 yang bisa meningkatkan sel kekebalan tubuh.namun untuk memusnahkan virus Hiv nya mungkin saja bisa namun belum terbukti secara ilmiah mengenai pemusnahan hiv dengan habbatus sauda` ini.

      Hapus