Laman

Kamis, 29 September 2011

hati tenang dengan bimbingan agama

Manusia selamanya akan terus memuaskan dirinya hingga mencapai angan-angan yang dikehendakinya. Namun demikian, belum tentu apa yang ia cita-citakan akan terwujud dengan mulus. Bilamana manusia mengalami kegagalan apa yang ia usahakan, tidak banyak yang terjerumus kepada keputus-asaan bahkan cenderung akan berbuat kontra-produktif. Bila yang terjadi demikian, bisa berakibat fatal. hidup menjadi kurang bersemangat, bahkan bisa mengambil jalan pintas yang dapat merugikan diri sendiri bahkan orang lain bisa menjadi sasaran kekecewaan.
Dalam kondisi yang sangat tidak menentu ini, nampaknya nafsu sudah tidak terkendali lagi. Emosi kian memuncak, dan kesadaran diri semakin tak tahu ke mana arahnya. Hati menjadi gelisah dan hidup terasa tidak nyaman.
Ketika hati nampak gelisah dan emosi tidak terkontrol, maka kehadiran agama sangat penting. Bila kita mengalami gejala seperti ini, disarankan untuk kembali menjalani tuntunan agama dengan banyak berdzikir dan istighfar kepada Allah SWT, dengan demikian, insya'allah hati akan menjadi tenang kembali, emosi terkontrol dan aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan penuh semangat lagi.
Bukankah Allah SWT telah menjanjikan:  
"Ingatlah, dengan mengingat kepada Allah, hati akan menjadi tenang."
Semoga kita selalu terbimbing agama dalam menjalani hidup ini, untuk berjuang menuju dan mencapai cita-cita yang mulia. amiiinnn ....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar