Laman

1111

Kamis, 12 April 2012

F3-15 Nur Khasanah


          MAKALAH
MEMANFAATKAN MEDIA PUBLIK UNTUK MENYEBARKAN ILMU KE KALANGAN EKSTERNAL

Disusun guna memenuhi tugas: 
Mata Kuliah :  Hadits Tarbawi II
Dosen Pengampu : M.  Ghufron Dimyati






Disusun Oleh :
Nur Khasanah
2021110244

Kelas F



JURUSAN TARBIYAH (PAI)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) PEKALONGAN
2012





                                              BAB I
PEMBUKAAN

            Dalam makalah ini akan membahas tentang contoh seseorang yang menghalang-halangi dalam pemanfaatan media publik sebagai penyebaran ilmu dan pemberi peringatan terhadap umat manusia dan akibat yang akan diterimanya kelak yaitu suatu kehancuran dan kebinasaan
            Kita dapat mengembangkan ilmu pengetahuan masyarakat kepada siapa saja dan dimana saja sehingga dapat dimengerti dan dipahami masyarakat umum.

















BAB II
PEMBAHASAN
A.          Hadist.
حَدَ ثَنَا يُوْ سُفُ بْنُ مُوْ سى حد ثنا ابو أ سا مة الاعمش حد ثنا عمر بن مرة عن سعيد بن جبير عن ابن عبا س رضي الله عنهما قال: لما نزلت: وانذ عشير تك الاقر بين, ورهطك منهم المخلصين, خرج رسول الله صلى الله عليه وسلم. حتى صعد الصفافهتف, ياصباحاه. فقالوا: من هذا؟ فاجتمعوااليه, فقال: أرأيتم ان أخبرتكم أن خيلاتخرج من سفح هذاالجبل أكنتم مصدقي؟ قالوا:ماجربناعليك كذبا.قال:فانى نذيرلكم بين يدى عذاب شديد. قال أبولهب: تبالك ما جمعتناالالهذا؟ ثم قام فنزلت: (تبت يداأبى لهب وتب) وقد تب. هكذاقرأهاالاعمش يومئذ [1](رواه البخا رى فى الصحيح, كتا ب تقسير القران الكر يم, با ب تبا ب خسرا ن تتبيب تد مير )

B. Terjemahan
            Diceritakan dari Yusuf bin musa di ceritakan dari Usamah Al Amasy di ceritakan dari Umar bin Said bin Jubair dari Ibnu Abbas RA, dia berkata, “Ketika turun, dan berilah peringatan keluargamu yang paling dekat, dan kelompokmu diantara mereka yang ikhlas, Rasulullah keluar hingga naik ke shaf, lalu berteriak, “Yaa shabahaah”. Mereka bersabda, “Siapa ini?” Mereka pun berkumpul kepadanya. Beliau bersabda, “Bagaimana pendapat kalian jika aku mengabarkan bahwa pasukan berkuda pernah mencoba dusta kepadamu.” Beliau bersabda,” Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan dihadapan adzab yang pedih.” Abu Lahab berkata, “Binasalah kamu, kamu tidak mengumpulkan kami kecuali untuk ini?”. Kemudian dia berdiri. Maka turunlah ayat, “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan Sesungguhnya dia diam binasa”. Yakni sungguh kemudian dibaca oleh Al A’masy pada hari itu’’[2]



C.Mufrodad

Ikhlas          = المخلصين
Pedih          = شديد
Dusta          = كذبا
Celakalah/binasala= تبا
Mengumpulkan = جمعتا

D. Biografi Ibnu Abbas
Nama lengkap Abdullah bin Abbas ialah Abdullah bin Abdul Mutholib, seorang putera dari paman Rasulullah. Dia mendapat julukan Hibrul Ummah (Tinta Umat). Ibunya bernama Ummu Fadhel Lubabah Al-Qubra binti Al Harts Al Hilaliyah, saudara perempuan Maimunah istri Rasulullah. Beliau dilahirkan di mekkah setelah Nabi Muhammad Saw. diangkat  menjadi Rasul. Beliau menguasai Fiqh, Al-Qur’an dan Sunah. Jika para sahabat berselisih pendapat, mereka merujuk kepada pendapat ibnu Abbas. Ia menjadi penasihat pada masa kekhalifahan umar bin khatab pada usia masih sangat muda. Dikala Rasul wafat  beliau baru berumur 13 tahun.
Ibnu Abbas wafat tahun 68 H dalam usia 71 th. Beiau menerima Hadist dari rasul 1660 hadits, 75 hadits. Disepakati Bukhari muslim, 28 hadits diriwayatkan Bukhari sendiri dan 49 hadits oleh muslim sendiri. Beliau menerima hadits dari Nabi sendiri dan dari para sahabat-sahabat. Beliau bergelar Al Hijr dan Al Bahr, karena luas ilmunya

E. Keterangan Hadist
Hadist tersebut menjelaskan bahwa ketika Nabi Muhammad Saw. Sedang mengumpulkan orang-orang baik dari kalangannya maupun dari berbagai golongan di luar bukit shofa / menyampaikan peringatan terhadap mereka tentang azab yang akan datang dan menimpa mereka namun ada seorang yang tidak mempercayainya yaitu Abu Lahab, salah satu paman nabi dan istri Abu Lahab.
Maksud dari “Binasalah kedua tangan Abu Lahab”. Berarti bahwa kedua tangan yang bekerja dan berusaha akan binasa. Orang yang berusaha dengan kedua tangan, maka kedua tangan tersebut akan binasa artinya usahanya akan gagal.
Dalam memahami tabbat dalam arti kecelakaan dan kebinasaan usahannya seangkan tabba adalah kebinasaan dirinya atau yang pertama kerugian dirinya dan yang kedua adalah kebinasaan keluarganya
Peristiwa tersebut melukiskan bahwa kecelakaan itu akan menimpa orang-orang yang memfitnah, menghalang-halangi dalam menyebarkan ilmu di lingkungan umum dan menyebarkan permusuhan terhadap islam maka akan mendapat siksaan dari Allah


F. Aspek Tarbawi
1)      Menyakini bahwa Nabi Munhammad adalah utusan Allah
2)      Orang yang menghalang-halangi dalam meyebarkan ilmu, memfitnah dan menyebarkan permusuhan terhadap islam akan mendapat siksaan dari Allah SWT.
3)      Menyebarkan ilmu pendidikan dan dakwah bisa dilakukan dimana saja seperti lingkungan, lapagan dll.













BAB III
PENUTUP

Dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dapat dilakukan dimana saja tidak harus di ruang tertentu. Sekitar lingkungan pun bisa dimanfaatkan sebagai media penyebaran ilmu. Dan orang-orang yang suka mencela maupun menghalang-halangi proses penyebaran ilmu tersebut maka ia akan mendapat kehancuran dan kebinasaan baik di dunia maupun diakhirat.















[1] Ibnu Hajar  Asqhalani. Fathul Bari bi Syarkh sahih Bukhari juz 8. Bab Tafsir Al-Qur’an Al Karim. Hal. 866-869

6 komentar:

  1. 2021110246

    hanny mo tanya nih...apakah fungsi media publik dalam penyebaran ilpeng ke kalangan eksternal pada zaman sekarang masih sejalan dengan anjuran Rasul pada zaman dahulu??mhon penjelasannya???
    mkaciii

    BalasHapus
  2. nama:muafinah
    nim:2021110264
    yang dimaksud dg kalangan eksternal itu sendri cp??
    dalam penutup mklh anda di sebutkan bahwa orang yg menghalngi proses penyebaran ilmu akan mndpt kebinasaan di dunia dan akhirat, trus berikan conth rill kebinasaan yg didunia.. thanksss

    BalasHapus
  3. Syaiful islam
    2021110250

    bagaimana cara penyampaian ilmu pengetahuan itu dalam media publik, jika media publik itu tidak mumpuni untuk kita dalam penyampaiannya?????

    yoooo man..........

    BalasHapus
  4. Zuhrotun nisak
    2021110242

    pertyaanku singkat aja, bgmn cr yg tepat islam dlm pnyebaran ilmu ke klngan umum sesuai perkembngn zman skrng yg smkin modern??

    BalasHapus
  5. nur aini
    2021110263
    F

    melihat aspek tarbawi yang pertama yaitu Menyakini bahwa Nabi Munhammad adalah utusan Allah, bagaimana hubungan aspek tarbawi tersebut dengan judul makalah anda? mohon jelaskan,, thanx...^^

    BalasHapus
  6. judul anda MEMANFAATKAN MEDIA PUBLIK UNTUK MENYEBARKAN ILMU KE KALANGAN EKSTERNAL...
    sekarang banyak orang dengan berbagai macam cara menyebarkan ilmu pengetahuan dengan menggunkan media internet ? ini semakin gampang untuk di cari.. dari pada ngantri di perpus ato menunggu acara tivi yang menyiarkan edutaiment mending buka internet kan gampang....
    tinggal ketik,klik,langsung nongolll...


    nahh... mengenai situs2 edutaiment,n grup2 Edu di jejaring sosial mungkin manteman sering menggunkan untuk mengerjakan tugas,atou sekedar membaca..
    nahhh...di kampus kita jejaring sosial uda di larang karena penggunaan yang tidak efektif..

    yang jadi pertanyaan saya adalah
    bagaimana tanggapan anda tentang maraknya cara dalam menyebarkan ilmu pengetahuan dengan menggunkan media internet di bandingkan dengan media cetak?


    beni siswanto
    2021110249
    kelas f

    BalasHapus