Laman

1111

Rabu, 27 Maret 2013

a7-3 siti nur f. : flora & fauna



 MANFAAT FLORA DAN FAUNA BAGI MANUSIA
MAKALAH
Makalah ini disusun guna memenuhi tugas.
Dosen Pengampu            :  Muhammad Hufron Dimyati, M.S.I
Mata Kuliah                    :  Hadits Tarbawi II


Disusun Oleh :
Nama               : Siti Nur Fitriana
Nim                 : 2021 111 257
Kelas                           :  A

TARBIYAH PAI
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI PEKALONGAN
TAHUN AJARAN 2013

PENDAHULUAN
Allah swt menciptakan alam raya ini mempunyai manfaat yang banyak, terutama bagi manusia. Allah menciptakan mahluk hidup seperti manusia, hewan serta tumbuhan. Ketiga komponen ini mempunyai hubungan dan kolerasi yang erat. Tumbuhan dan hewan atau yang biasa disebut flora dan fauna itu sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tanpa flora dan fauna kehidupan manusia akan hampa dan tidak bisa beraktivitas sebagai mana mestinya.
Hewan dan tumbuhan ini mempunyai fungsi bagi manusia. Fungsi dari keduanya itu sangat banyak, dan salah satunya adalah tumbuhan atau flora dapat menyembuhkan penyakit serta hewan atau fauna dapat kita jadikan tolak ukur dalam berperilaku. Dalam Al-quran dan Hadits pun telah dijelaskan maupun diterangkan bahwa Allah menciptakan makhluknya untuk saling melengkapi serta memberi manfaat. Hal ini akan saya bahas dalam makalah hadits tarbawi ini yaitu fungsi flora dan fauna bagi manusia.










PEMBAHASAN
A.   Manfaat flora bagi manusia
1.      Teks Hadits : Manfaat Flora bagi Manusia
           
عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ اَنَّ  رَسُوْلَ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ { مَا مِنْ دَاءِ اِلاَّ فِي الْحَبَّةِ السَّوْدَاءِ مِنْهُ شِفَا ءٌ اِلاَّ السَّامَ }
(رواه مسلم فى الصحيح  كتاب السلام  باب التداوي با لحبة السوداء)            
2.      Terjemah Hadis
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwa dia pernah mendengar Rosulullah SAW bersabda “dari sebuah penyakit tidaklah didalam al-habbah al-sauda (jinten hitam) itu mengandung obat segala macam penyakit, kecuali sam (kematian).

3.      Mufrodat
                 Penyakit  : داء                                      Jintan hitam : الحبة السوداء

Obat : شفا ء                                          Kecuali : الا

Kematian : السّام
4.      Biografi Perawi
Abu Hurairah ketika masih dalam masa Jahiliyah bernama Abdu Al-Syam bin Shahr. Setelah memeluk Islam, namanya diganti oleh Rasulullah saw dengan Abdu Al-Rahman. Dia berasal dari qabilah Daus, salah satu qabilah yang popular di Negeri Yaman. Semula dia bekerja sebagai penggembala domba. Dan setiap mengembalakan domba-dombanya, dia selalu ditemani seekor kucing kecilnya. Dia sangat menyayangi kucingnya itu, sehingga siang dan malam selalu dijadikan temannya. [1]
Abu Hurairah memeluk Islam pada tahun ketujuh hijriyah, saat terjadi perang Khaibar. Ketika itu dia berusia kurang lebih tiga puluh tahun. Dia datang ke Madinah, menemui Nabi saat beliau baru saja pulang dari perang Khaibar. Kemudian, dia tinggal di Suffah (serambi) Masjid Rasulullah saw. Di tempat itu, dia menjadi seorang yang arif diantara orang-orang yang tinggal di Suffah Masjid Nabi, menjadi seorang ilmuwan dan ahli ibadah. Dia seorang diantara tamu-tamu Islam dan hamba-hamba Allah yang tenggelam dalam ridha illahi, karena penghuni Suffah adalah seperti penghuni Al-Jami’ah yang kokoh, yang penegaknya adalah kitabullah dan Sunnah RosulNya. Mereka adalah orang-orang yang sabar dalam menghadapi kesusahan dan bencana, sebab dalam kehidupan sehari-harinya selalu terbuai oleh kemesraan dengan ridha Allah.
Abu Hurairah seorang yang alim, ahli ibadah, ahli tasawuf, dan yang selalu mengikuti perang di medan pertempuran demi mengagungkan kalimat Allah. Dia mengikuti perang Tabuk pada masa Nabi saw, dan setelah wafat Nabi, diapun ikut perang melawan orang-orang murtad bersama Abu Bakar As-Shiddiq. Perang melawan orang murtad dilakukannya karena mengamalkanya hadis riwayat Abu Hurairah.
Abu Hurairah meninggal dunia dalam usia 78 tahun di Madinah pada tahun 57 H. dia telah menghabiskan masa hidupnya untuk mengabdi pada hadis Rasulullah saw. [2]
5.      Keterangan Hadist
Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah diatas menerangkan tentang manfaat tumbuhan bagi manusia yaitu Habatussauda atau yang biasa dikenal dengan nama jinten hitam ( الْحَبَّةِ السَّوْدَاءِ (. Habatussauda itu adalah obat penyembuh, karena sesungguhnya dalam Habatussauda ini ada kesembuhan. Maksudnya bahwa, Habatussauda merupakan obat segala penyakit kecuali kematian (السّام ).
 Segala penyakit dapat diobati dengannya, karena ia bermanfaat bagi penyakit-penyakit yang bersifat dingin.  Sifat Habatussauda adalah panas dan kering. Ia dapat menghilangkan bengkak, bermanfaat mengobati demam, batuk berdahak dan lain-lain. Selain itu, ia juga mengandung fungsi sebagai pembersih haid.
Habatussauda jika dihaluskan dan dibungkus dengan kain katun, maka aromanya dapat bermanfaat mengobati pilek yang bersifat dingin. Selain itu, juga bermanfaat bagi penderita penyakit kuning. Apabila diminum seberat satu mitsqal dicampur air akan bermanfaat bagi yang sesak nafas. Jika dioleskan, maka bermanfaat menghilangkan sakit kepala yang bersifat dingan. Hal ini menunjukan bahwa habatussauda mempunyai manfaat bagi kesehatan manusia. [3]
6.      Aspek Tarbawi
a.       Sebagai manusia harus selalu menjaga dan melestarikan tumbuhan, khususnya tumbuhan yang bermanfaat.

b.      Habatusauda merupakan salah satu flora yang bermanfaat bagi manusia yang mempunyai beberapa fungsi sebgai berikut:
1). Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh
2). Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan
3). Menetralkan racun dalam tubuh
4). Mengatasi gangguan tidur dan stress
5). Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri
c.        Habatussauda dapat menyembuhkan berbagai penyakit kecuali kematian, karena kematian merupakan kehendak Allah. [4]


B.    Manfaat fauna bagi manusia
1.      Teks hadits : Manfaat Fauna bagi Manusia
عن عَبْدِ اللهِ بنِ عُمَرَ وَ بْنِ الْعَاصِ اَنَّهُما سَمِعَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اِنَّ مَثَل الْمُؤَمِنِ لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ اَكَلَتْ طَيْبًا وَوَضَعَتْ طَيْبًا وَوَقَعَتْ فَلَمْ تُكْسَرْ وَلَمْ تُفْسَدْ (رواه احمد فى المسند مسند المكثرين من الصحابة مسند عبد الله بن عمر و بن العاص)
2.      Terjemah hadits:
Dari Abdullah bin Amru bin Ash bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda : sesungguhnya perumpamaan seorang mukmin seperti lebah. Dia memakan yang baik dan mengeluarkan yang baik, hinggap namun tidak memecah dan merusak. (H.R Ahmad)[5]

3.      Mufrodat
Perumpamaaan : مثل                                  Seperti : لكمثل

Lebah : النحلة                                              Mengeluarkan : وضعت

Hinggap : وقعت                                          Memecah : تكسر

Merusak : تفسد

4.      Biografi perawi
Abdullah Bin Amr Bin Al-Ash As-Sahmi al Quraisyi. Dia masuk Islam sebelum bapaknya. Beliau termasuk ahli ibadah dan ulama dari kalangan sahabat. Dia sudah pandai menulis pada masa Jahiliyyah. Dia minta izin kepada Rasulullah untuk menulis apa yang dia dengar darinya, maka beliau mengizinkannya. Dia ikut dalam beberapa peperangan dan menyabet dengan dua pedangnya sekaligus.
Dia membawa panji Bapaknya pada perang Yarmuk. Mati syahid di Shiffin ikut pihak Muawiyah. Muawiyah mengangkatnya sebagai guberbur di Kuffah dalam beberapa waktu yang tidak terlalu lama. Dia meninggal pada tahun 65 H. Dan hadist-haditsnya yang dicantumkan dalam kitab-kitab hadits sebanyak 700 hadits.[6]

5.      Keterangan Hadits
Dalam hadits diatas dijelaskan bahwa مَثَل الْمُؤَمِنِ لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ yaitu orang mukmin itu ibaratnya lebah. Lebah itu memakan yang baik, mengeluarkan yang baik dan tidak merusak yaitu فَلَمْ تُكْسَرْ وَلَمْ تُفْسَدْ. Lebah memakan yang baik yaitu menghisap madu pada bunga yang mempunyai manfaat bagi tubuh. Lebah menghasilkan madu melalui proses biologis yang rumit dengan bahan bahan dari bunga-bunga yang mereka hinggapi lalu mereka serap sari-sari yang ada dalam bunga.[7]
Madu yang dihasilkannya pun memberikan manfaat bagi tubuh, Ibnu Qayim dalam kitabnya Thibun Nabawi menjelaskan bahwa dalam madu terkhasiat banyak kebaikan dari segala macam kebaikan. Yaitu madu memiliki banyak kebaikan sehingga banyak sekali fungsi dan khasiatnya. Baik untuk konsumsi makan, minuman dan obat. Walaupun lebah hinggap dibunga akan tetapi lebah tidak pernah merusak bahkan ranting yang dihinggapinya pun tidak dipatahkan olehnya. Selain itu lebah merupakan hewan yang suka bekerja keras dan lebah tidak pernah menyerang makhluk lain kecuali mereka merasa terancam.
Dalam al-Quran pun dijelasakan bahwa lebah diibaratkan seperti orang mukmin yang selalu memakan yang halal dan sesuai syariat Islam. Orang mukmin selalu mencari dan mendapatkan sesuatu yang dinginkan nya secara baik dan halal. Karena dengan demikian sesuatu yang didapatkannya akan menjadi berkah bagi dirinya serta diri orang mukmin merasa senang, bahagia dan tentram dalam menjalani kehidupannya. Selain itu, dalam mendapatkan ilmu seorang mukmin selalu berbagi ilmu kepada orang lain, sehingga seorang muslim bisa bermanfaat bagi lingkungannya. Sehingga kita akan menjadi muslim yang produktif dengan kebajikan dan kebenaran. Rasulullah Muhammad bersabda: “Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain”.
Sama halnya lebah yang tidak suka merusak, seorang mukminpun tidak boleh merusak apapun, bahkan harusnya memberikan perbaikan, perbaikan aqidah, akhlak, ibadah, melalui dakwah. mengubah segala bentuk kedzaliman dan merubahnya menjadi kebahagiaan. Manusia diciptakan Allah itu untuk untuk mengolah segala isi bumi dan kenikmatanya, namun ia haruslah bersikap adil dan baik serta tidak membuat kerusakan. Sebagaimana lebah, yang dimana ia mengambil nikmat dari sari bunga tanpa merusak bunga tersebut. Diibaratkan manusia itu lebah dan bunga itu ialah bumi. Maka dari itu hendaklah ia mengambil manfaat yang halal lagi baik dan penuh manfaat dari bumi namun hendaknya ia tiada berbuat kerusakan atas bumi dan segala isinya. Karena salah seorang sikap mukmin adalah orang yang taat kepada tuhan-Nya.
6.       Aspek Tarbawi
Dari hadits diatas dapat kita ambil pelajaran, bahwa kita sebagai umat muslim harus bersikap yang baik dan sesuai syariat agama antara lain:
a.       Hendaknya kita belajar dari kehidupan lebah dan orang mukmin. Lebah suka mengambil yang baik dan mengeluarkan yang baik pula, dan begitu pula orang mukmin. Jika kita dapat belajar dari mereka maka hidup kita menjadi senang dan bahagia.
b.      Kita harus mengambil dan memakan makanan yang halal dan bersih. Jika kita mengkonsumsi yang bersih lagi halal, maka kita akan sehat dan kuat dalam menjadi kehidupan sehari- hari.
c.       Harusnya kita tidak saling mengganggu dan  harus mempunyai hubungan solidaritas yang tinggi dengan saudara seiman. Akan tetapi, manakala ada pihak-pihak yang akan mengganggu tatanan kehidupan Islam dan akidah Islam, seorang mukmin akan tergugah hatinya untuk membela dan menegakan akidah Islam. Siap berperang di jalan Allah
d.      Hendaknya seorang mukmin memberikan kebaikan kepada orang lain manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Seorang mukmin harus bisa merawat serta menjaga lingkungannya. Membuat lingkungan sekitar menjadi indah, tidak merusak dan mengganggunya.  Selain itu, juga berbuat baik kepada manusia dan tidak membeda-bedakan serta bersikap adil. 















PENUTUP
Semua mahkluk hidup yang Allah ciptakan itu mempunyai banyak manfaat bagi mahkluk yang lainnya. Seperti halnya flora dan fauna yang ternyata mempunyai banyak manfaat bagi manusia. Flora dapat bermanfaat bagi manusia untuk pengobatan, misalnya saja tumbuhan habatussauda yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Dengan begitu habatussauda itu mempunyai peran penting dalam kesehatan manusia.
Selain itu,  Dari flora maupun fauna dapat dijadikan contoh bagi kehidupan manusia. Misalnya fauna seperti halnya lebah yang dapat disamakan seperti orang mukmin. Orang mukmin merupakan orang yang bersikap dan berperilaku sesuai dengan syariat Islam. Selalu memakan-makanan yang halal dan bergizi, begitu juga lebah yang selalu hinggap dalam sesuatu yang bersih dan baik serta tidak suka merusak. Dengan demikian dapat simpulkan bahwa flora dan fauna mempunyai manfaat bagi manusia. Untuk itu kita semua  sebagai manusia yang baik harus selalu menjaga dan melestarikan apa yang ada dalam lingkungan kita, khususnya flora dan fauna yang bermanfaat bagi kita.









DAFTAR PUSTAKA


Al-Maliki, Muhammad Alawi. 2006. Ilmu Ushul Hadits. Yogyakarta: Pustaka PelajarIbnu Hajar

Al Hafizh, Al Imam  dan Al Asqalani. 2008. Fathul Baahri. Jakarta: Pustaka Azzam

Hamid, Abdul. 2009. Musnad Imam Ahmad. Jakarta: Pustaka Azzam
Mitsu, Musthafa Dieb Al-Bugha Syaikh Muhyiddin. 2002.  Al-Wafi Syarah Hadits Arba’in Imam An-Nawawi. Jakarta: Pustaka Al-Kausar



[1] Muhammad Alawi Al-Maliki, Ilmu Ushul Hadits, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006)hlm. 187
[2] Ibid, hlm. 188-189
[3] Ibnu Hajar Al Asqalani dan Al Imam Al Hafizh, Fathul Baahri, ( Jakarta: Pustaka Azzam, 2008 )hlm. 136-138
[4] Ibid hlm. 139
[5] Abdul Hamid, Musnad Imam Ahmad, ( Jakarta: Pustaka Azzam, 2009 )hlm. 514
[6] Musthafa Dieb Al-Bugha Syaikh Muhyiddin Mitsu, Al-Wafi Syarah Hadits Arba’in Imam An-Nawawi, ( Jakarta: Pustaka Al-Kausar, 2002 ) hlm. 472

24 komentar:

  1. assalamualaikum wr wb
    milzamah 2021111126
    bisa dijelaskan gandungan apa saja yang ada didalam jinten hitam itu. Sampai-sampai sangat bermanfaat sekali.jelaskan
    terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr.wb.
      Lansung saja mb ya,,, kandungan dalam habatussauda atau yang sering disebut jinten hitan itu antara lain :
      1. Oleat(Omega9),Linoleat(Omega6),Linolenat(Omega3)
      2. Minyak-minyak volatile atau minyak esensial
      3. Fitosterol
      4. Alkaliod ( Nigelleine dan Nigellaminen oxide
      5. Asam-asam Amino
      Dari kandungan-kandungan habatussauda diatas maka habatussauda mempunyai banyak manfaat seperti:
      1. Menguatkan sistem kekebalan
      2. Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan Kewaspadaan
      3. Meningkatkan Bioaktifitas Hormon
      4. Menetralkan Racun dalam Tubuh
      5. Mengatasi gangguan Tidur dan Stress
      6. Anti Histamin
      7. Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri
      8. Melancarkan Air Susu Ibu
      9. Tambahan Nutrisi Pada Ibu Hamil dan Balita
      10. Anti Tumor
      11. Nutrisi bagi Manusia
      http://www.fimadani.com/habbatussauda-obat-segala-penyakit/ Diakses 5 April 2013 pukul 13.36

      Hapus
  2. nim 2021111360

    Bagaimana cara menumbuhkan motivasi untuk memelihara dan menjaga flora dan fauna, padahal saya sendiri tidak suka tanaman????????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara menumbuhkan motivasi untuk memelihara dan menjaga flora dan fauna, padahal kita tidak suka dengan kedua nya adalah pertama kita itu harus sadar bahwa kita semua tidak bisa hidup tanpa adanya flora fauna. Mengapa demikian, karena Allah menciptakan mahkluk hidup antara lain manusia, hewan serta tumbuhan itu mempunyai hubungan yang erat kaitannya. Maka untuk kita-kita yang tidak suka dengan flora dan fauna pada intinya kita itu harus sadar bahwa keduanya itu penting bagi kelangsungan hidup kita. Maka dengan menanamkan hal semacam itu maka kita akan selalu termotivasi untuk menjaga dan melestarikan flora serta fauna. Dan tidak tega untuk merusaknya.

      Hapus
  3. Desi atinasikhah 2021111343
    Assalamu'alaikum wr.wb.
    dari aspek tarbawi hadits yg kedua dijelskan bhwa apabila ada yg mengganggu tatanan islam dan akidah kita sebagai seorang muslim harus tergugah hati nya untuk membela dan menegakkan akidah. yang saya tanyakan gangguan yang seperti apa yang sampai kita perlu berperang menegakkan akidah dan membela agama?
    terimakasih.
    wassalamu'alaikum wr.wb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr.wb
      Terima kasih atas pertanyaannya, orang mukmin itu harus seperti lebah. Lebah akan menyerang manakalah merasa dirinya dan komunitasnya terganggu. Seorang mu’min hendaknya memiliki kepekaan dan solidaritas yang tinggi sebagai saudara seiman. Manakala ada pihak-pihak yang akan mengganggu tatanan kehidupan Islam dan akidah Islam, seorang mu’min akan tergugah hatinya untuk membela dan menegakan akidah Islam. Nah yang anda tanyakan adalah gangguan seperti apa yang sampai kita perlu berperang menegakkan aqidah dan membela agama Islam. Menurut saya, menegakkan aqidah dan membela agama itu sangatlah penting karena keduanya mempunyai kedudukan yang besar dalam kehidupan. Apabila aqidah kita baik maka agama kita akan baik pula. Oleh karena itu, kita harus membela dan menegakkan keduanya. Dan apabila jika ada orang yang mengganggu akidah adan agama kita seperti merehkan agama yang kita anut serta mencoreng aqidah yang ada didalamnya, maka kita sebagai umat Islam harus membela dan menegakkannya agar tidak ada orang yang berani mengganggu akidah dan agama kita. Walaupun itu berupa perang. Dan jika kita mati dalam perang untuk menegakkan akidah dan membela agama , maka kita akan tergolong orang yang mati syahid. Akan tetapi jika bias diselesaikan dengan cara mufakat dan saling menghargai bisa, maka lebih baik dengan jalan tersebut terlebih dahulu. Namun, jika jalan semacam itu tidak berhasil maka kita boleh melakukan perang dalam menegakkan aqidah dan membela agama Islam.

      Hapus
  4. assalamu'alaikum..


    pada kenyataannya, di Indonesia ini banyak orang-orang yang merusak flora dan fauna, banyak pohon-pohon di tebangi untuk di jadikan sebagai perumahan,banyak pemburu liar,bagaimana tanggapan pemakalah mengenai tindakan orang-orang tersebut.
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr.wb
      Menurut saya tindakan orang-orang tersebut jelas tidak baik dan tidak patut untuk di tiru karena perbuatan tersebut itu bukan malah menguntungkan akan tetapi malah merugikan banyak orang. Memang secara tidak langsung sangat bermanfaat bagi orang-orang yang melakukan tebang liar tersebut.akan tetapi jika dilihat dari resikonya maka akan lebih merugikan untuk banyak orang. Misalnya saja, terjadinya erosi yang menyebabkan banjir dan longsor yang membuat banyak orang menjadi korban atas ulah beberapa orang yang tidak melestarikan flora malah merusaknya. Untuk itu, kita sebagai generasi
      penerus bangsa kita harus bisa memberikan dorongan-dorongan kepada orang-orang yang berbuat seperti itu agar orang-orang semacam itu akan sadar betapa pentingnya menjaga dan melestarikan flora, dan tidak melakukan hal semacam itu akan tetapi malah menjaga dan melestarikan flora dan fauna yang ada dalam lingkungan sekitarnya.

      Hapus
    2. dorongan-dorongan yang bagaimana dan berbentuk apa yang anda maksud? apakah berbentuk nasehat (masukan) atau tindakan,
      karena melihat apa yang terjadi sekarang,jika seusia kita memberi nasehat kepada orang tersebut.kita malah diremehkan, kadang di bilang "masih kecil kamu tahu apa si? masih kecil sudah ikut-ikutan"

      Hapus
    3. maaf mbak, pertnyaan anda itu bukan termasuk materi saya, namun saya akan mencoba menjawabnya. menurut saya yang namanya dorongan ataupun motivasi itu biasanya berasal dari mana saja yang juga bias berbentuk seperti masukan, tindakan dan lain-lain. kalau kita menasehati orang dewasa kok diremehkan mungkin karena pendapat anda kurang sesuai dengan yang orang tua itu harapkan, dan kita harus sadar juga mb,,,jika pendapat kita tidak diterima kita lapang dada mb....

      Hapus
  5. Naila Chusniyyati
    2021 111 264
    A
    Assalamu'alakum mbak Fitri. . .
    Apakah semua fauna dan flora bermanfaat bagi manusia?
    Munurut pemakalah bagaimana caranya agar flora dan fauna tetap terjaga dan lestrai walaupun terus-menerus dimanfaatkan manusia?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam mb naila....:)
      langsung saja mb ya,,,,
      Allah SWT menciptakan makhluknya itu pasti mempunyai manfaat seperti halnya flora dan fauna. Karena pada kenyataannya semua flora dan fauna itu kebanyakan mempunyai manfaat yang banyak bagi manusia. Seperti yang diterangkan pada hadist diatas yaitu flora ( habatussauda ) yang mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan manusia seperti untuk penyembuh berbagai penyakit dan lain sebagainya. Selanjutnya cara agar flora dan fauna tetap terjaga dan lestari walaupun terus menerus dimanfaatkan oleh manusia. Caranya yaitu kita sebagai manusia itu harus mempunyai kesadaran pada diri kita . Maksudnya kita dalam mengambil flora dan fauna itu secukupnya saja jangan berlebih-lebihan. Karena jika mengambil berlebih-lebihan tidak sesuai dengan kebutuhan maka kita itu akan bertingkah laku seperti setan. Dan setan pun akan merasa senang dengan hal yang kita lakukan. Maka dari iti, kita sebagai seorang mukmin harus mempunyai rasa kesadaran diri yang tinggi agar dalam bertingkah laku dan mengambil keputusan kita tidak salah dan tidak mengikuti kata hati setan.
      trima kasih.....

      Hapus
  6. Ummu Hanik
    2021 111 014

    Assalamu'alaikum..
    Yang saya tanyakan apa maksud dari "hewan atau fauna dapat kita jadikan tolak ukur dalam berperilaku." Bukannya manusia itu lebih sempurna dibandingkan makhluk-makhluk lain ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam
      Menurut saya, hewan yang dapat kita jadikan tolak ukur dalam berperilaku adalah hewan atau fauna yang mempunyai banyak manfaat bagi manusia misalnya saja lebah. Dari situ, maka kita sebagai manusia akan merasa bisa bertingkah laku seperti lebah yang selalu memilih tempat yang bersih, tidak merusak madu walaupun memakannya atau menghisapnya dan lain-lain. Nah kita sebagai manusia yaitu makhluk yang sempurna dari makhluk-makhluk yang lainnya, maka kita harus malu pada diri kita sendiri apabila berbuat sesuatau yang tidak baik. Hewan yang posisi nya lebih rendah dari manusia saja bisa apalagi manusia yaitu mahkluk yang lebih baik dari hewan. Maka kita dalam bersikap boleh melihat kehidupan hewan yang bermanfaat.

      Hapus
  7. assalamualaikum

    setiap flora dan fauna kan selalu ada manfaat nya. menurut pemakalah, apa cie manfaat dari binatang babi bagi umat manusia khusus nya umat islam????
    trimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr.wb....
      Iya mbak setiap flora dan fauna itu memang mempunyai manfaatnya sesuai dengan jenisnya. Nah yang anda tanyakan apakah binatang babi itu mempunyai manfaat bagi umat Islam. Babi binatang yang haram hukumnya menurut umat Islam ini mempunyai manfaat bagi kehidupan. Menurut para peneliti, beberapa peneliti akan mengupayakan untuk menambahkan
      bahan lendir dalam susu bayi. Lendir yang akan ditambahkan ini diperoleh dari perut babi. Karena lendir babi dapat membantu memperkuat sistem pertahanan tubuh. Jadi menurut pakar biologi binatang babi mempunyai manfaat bagi kehidupan khususnya di dunia medis. Akan tetapi menurut pandangan Islam babi itu haram untuk dimakan karena dalam daging babi mengandung virus dan bakteri. Setiap yang di ajarkan oleh agama Islam itu semua masuk akal, setiap yang diharamkan berarti dalam agama kita memiliki mudhorat atau keburukan, seperti halnya yang kita bahas kali ini tentang haramnya mengkonsumsi daging babi, berarti babi itu memiliki mudhorat bagi kita yang mengkonsumsi dan menularkan banyak penyakit.
      Allah berfirman :
      حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ
      Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi
      Dengan adanya hal semacam itu, dapat saya simpulkan bahwa menurut pandangan Islam babi itu tidak ada manfaatnya bagi manusia.

      Hapus
  8. Assalamu'alaikum Wr. Wb. . .
    Nama: Dewi Nurlita K.
    Nim : 2021 111 036
    Dalam aspek tarbawi dijelaskan bahwa kita harus senantiasa menjaga dan melestarikan tumbuhan dan hewan yang bermanfaat bagi manusia. Lantas bagaimana dengan tumbuhan dan hewan yang kurang bermanfaat?? Apakah kita juga tetap harus merawatnya dan melestarikannya??
    Jazakumullah Katsiron
    Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita memang harus selalu menjaga dan melestarikan tumbuhan dan binatang apalagi dengan tumbuhan dan binatang yang bermanfaat bagi kita semua. Nah yang anda tanyakan apakah kita juga harus melestarikan dan menjaga flora dan fauna yang kurang bermanfaat. Pada dasarnya semua flora dan fauna itu bermanfaat bagi semua mahkluk ciptakan Allah. Karena semua yang Allah ciptakan itu pasti mempunyai manfaat bagi semua makhluknya. Utntuk itu kita sebagai mahkluk yang paling sempurna diantara mahkluk yang lainnya, maka kita harus senantiasa menjaga dan melesatarikan flora dan fauna walaupun pada kenyataannya flora dan fauan itu mungkin ada yang kurang bermanfaat bagi kita akan tetapi flora dan fauna tersebut akan mempunyai manfaat yang banyak bagi makhluk lainnya atau bagi jenisnya masing-masing.

      Hapus
  9. Dzikrotul khasanah (2021 111 262)
    bagaimana caranya menumbuhkan sikap cinta terhadap flora dan fauna, serta bagaimana agar kita bisa bersikap baik seperti yang dicontohkan lebah?
    terimakasih....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara menumbuhkan sikap cinta terhadap flora dan fauna adalah kita tanamkan pada diri kita itu rasa cinta dan suka terhadap flora dan fauna yang ada dalam lingkungan. Dengan rasa cinta tersebut, maka kita akan selalu menjaga dan melestarikan flora dan fauna.
      Selanjutnya, Agar kita bisa bersikap seperti yang dicontohkan lebah yaitu kita harus mencontoh dan meniru tindak tanduk yang dilakukan oleh lebah, misalnya
      1. Lebah senantiasa memakan makanan yang bersih, kita tahu bahwa lebah mencari makanan dari sumber makanan pilihan yaitu sari-sari bunga, bunga adalah symbol keindahan. Maka pelajaran yang dapat kita ambil adalah hendaknya seorang Mu’min hanya memakan makanan yang halal dan baik, sebagaimana yang Allah perintahkan di dalam surat Al-baqoroh ayat 168 :
      Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.

      Sebagai seorang mu’min janganlah kita menganggap remeh makanan yang kita makan, “ah hanya makanan”. karena makananlah yang akan memfungsikan seluruh organ tubuh kita, manakala makan yang kita makan itu tidak halal cara mendapatkannya dan tidak halal jenisnya serta tidak baik jenisnya maka fungsi tubuh kitapun tidak akan baik dan cebderung melakukan hal-hal yang tidak baik. Dan manakala makanan yang kita makan halal dari jenis dan cara memperolehnya, maka makanan itu akan membawa perilaku yang baik pula pada tubuh kita.

      2. Lebah mengeluarkan sesuatu yang bersih dan bermanfaat, yaitu madu. Kita tahu bahwa madu merupakan obat bagi segala macam penyakit yang Allah ciptakan langsung yang diproduksi pada perut lebah. Pelajaran yang dapat diambil dari lebah ini, hendaknya segala sesuatu yang keluar dari mulut seorang Mu’min hanyalah sesuatu yang dapat memberikan manfaat bagi manusia lainnya dan menjadi obat kesusahan bagai manusia lainya.

      3. Lebah senantiasa hinggap ditempat yang bersih dan tidak merusak setiap tempat yang dihinggapinya. Pelajaran yang dapat kita ambil dari hal ini adalah hendaknya seorang Mu’min senantiasa berperilaku hidup bersih dan menjaga kesucian. Bersih badan, bersih pakaian, bersih tempat tinggal, dan senantiasa menjaga wudhu. Dan dimanapun ia tinggal tidak merusak tatanan kehidupan lingkungannya, senantiasa menjaga alam lingkungan, senantiasa menjaga hubungan bertetangga dan menjaga tali silaturrahmi.

      4. Lebah akan menyerang manakalah merasa dirinya dan komunitasnya terganggu. Seorang mu’min hendaknya memiliki kepekaan dan solidaritas yang tinggi sebagai saudara seiman. Manakala ada pihak-pihak yang akan mengganggu tatanan kehidupan islam dan akidah islam, seorang mu’min akan tergugah hatinya untuk membela dan menegakan akidah islam. Ikhwatu Iman Rahimakumullah, demikianlah hendaknya sikap dan perilaku kehidupan seorang mu’min yang telah Rasulullah gambarkan seperti lebah, dan pola kehidupan seperti ini telah Rasulullah terapkan dalam kehidupan di Madinah Al-munawwaroh.

      http://zainabiyah.org/ke-islaman/108-pola-hidup-lebah-bagi-kehidupan-mumin.html di akses tanggal 5 April 2013 pukul 13.45

      Hapus
  10. SITI SURAHMI 2021 111 260

    Assalamualaikum mba'fitri

    dalam aspek tarbawi di jelaskan, bahwa Habatussauda dapat menyembuhkan berbagai penyakit kecuali kematian, karena kematian merupakan kehendak Allah. mohon maaf sebelumnya, apakah seseorang yang menderita penyakit HIV/AIDS dapat disembuhkan apabila mengkonsumsi Habatussauda?

    BalasHapus
  11. Walaikumsalam mb rahmiiiii.....
    sebelum saya menjawab apakah AIDS dapat disemuhkan dengan mengkonsumsi habatussauda maka sebelumnya saya akan memaparkan kandungan habatussauda antara lain Habbatussauda memiliki kandungan yang kaya akan Nutrisi Monosakarida (molekul gula tunggal) yang membentuk glukosa rhamnose, xylose dan polisakarida yang juga menjadi sumber serat yang sangat baik bagi seseorang yang sedang menjalani program diet. Selain itu mengandung 15 asam amino yang membentuk protein, 8 asam amino essensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena tubuh tidak memiliki cukup asam amino essesnsial sehingga memerlukan asam amino essensial tambahan dari suplemen atau sumber makanan. Kandungan Arginin selain itu di dalam Arginin ditemukan pula kandungan seperti karotin yang diubah menjadi sumber vitamin A oleh liver dan sangat baik untuk masa pertumbuhan. nah dari kandungan-kandungan tersebbut, habatussauda kegunaanya sebagai 1. Anti inflamasi untuk mengobati perih dan radang tenggorokan.
    2. Anti Artritic untuk membantu mengobati reumatik.
    3. Anti Analgesic untuk membantu meringankan sakit gigi dan sakit kepala (migran).
    4. Meningkatkan kinerja hormon untuk melancarkan menstruasi dan meningkatkan produktivitas dari ASI
    5. Antiseptic untuk mengatasi dan mengobati bau mulut.
    6. Antiphyretic untuk membantu menurunkan demam
    7. Antivirus untuk membantu mencegah dan mengobati flu dan penyakit lain yang disebabkan oleh virus (Thypus,DBD, Hepatitis, HIV/AIDS, Flu Burung, dsb)
    8. Dematology dapat dimanfaatkan untuk mengobati jerawat dan eksim (penyakit kulit).
    9. Urinary tract untuk mengatasi dan mengobati saluran kemih dan batu ginjal.
    10. Antibody sebagai benteng untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit atau menjadi pelindung kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh tidak cepat mengalami penurunan.
    11. Gastro intestinal tract untuk mengatasi dan mengobati rasa mabuk, diare, kejang, konstipasi dan empedu.
    12. Untuk mengobati penyakit asam lambung (maag).
    13. Untuk melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh
    14. Nematocidal untuk membasmi cacing pita.
    15. Respiratory tract untuk mengobati sesak nafas (asma).
    16. Meningkatkan kinerja dan fungsi jantung.
    dengan adanya uraian tersebut, maka orang yang sakit AIDS Insya Allah dapat terobati dengan habatussauda...
    terima kasih.....
    http://www.manfaathabbatussauda.org/ diakses 7 april 2013 jam 12.26

    BalasHapus
  12. riskul khasanah
    2021111022
    A
    setiap hewan dan tumbuhan memiliki manfaat dan mudharat jika hewan itu sendiri lebih banyak mudharatnya apakah hewan/tumbuhan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan patut dikonsumsi.

    BalasHapus
  13. mohamad sukron
    2021111011
    assalamualaikum,wr,wb
    akhir-akhir ini sering kita lihat fenomena yang terjadi banyak sekali kerusakan di bumi ini,apakah itu semua salah manusia karena tidak menjaga alam sekitar(flora dan fauna)bagaimana pendapat pemakalah tentang ini? dan menurut pemakalah aspek tarbawi apa yang paling baik dari menjaga flora dan fauna dan juga kiat-kiat apa supaya kita bisa suka menjaga flora dan fauna

    BalasHapus